Debut Gemilang di UFC Shanghai, Bilal Hasan Raih Bonus US$100 Ribu
Petarung Indonesia, Bilal Hasan, mencatatkan debut mengesankan di ajang UFC Shanghai. Bertanding di SPD Bank Oriental Sports Center, Shanghai, Bilal berhasil mengalahkan Nilson Rojas melalui kemenangan knockout (KO) pada ronde kedua. Hasil tersebut tidak hanya memperkuat namanya di panggung UFC, tetapi juga membuatnya menerima bonus sebesar US$100 ribu atau sekitar Rp1,774 miliar.
Bilal Hasan, yang dikenal dengan julukan “Indoninja”, memperlihatkan performa agresif sejak awal pertandingan. Ia mengandalkan gaya bertarung standup fighting dengan memadukan serangan kaki dan pukulan. Strategi tersebut membuat Rojas kesulitan mengembangkan permainan selama duel berlangsung.
Bilal Hasan Tampil Agresif Sejak Ronde Pertama
Sejak ronde pertama, Bilal Hasan langsung mengambil inisiatif serangan. Petarung Indonesia itu tampil percaya diri dengan terus menekan lawannya melalui kombinasi tendangan dan pukulan. Gaya bertarung tersebut menjadi salah satu kekuatan utama Bilal dalam menghadapi Rojas.
Dengan latar belakang taekwondo, Bilal memiliki kemampuan serangan kaki yang menjadi andalannya. Ia memanfaatkan kekuatan dan kelincahan kakinya untuk menjaga jarak sekaligus membuka celah pada pertahanan Rojas. Serangan-serangan tersebut dipadukan dengan pukulan yang membuat penampilan Bilal semakin efektif.
Meski dikenal memiliki tendangan kuat, Bilal juga menunjukkan kualitas dalam pertarungan jarak dekat. Pukulan straight kanan menjadi senjata penentu dalam duel tersebut. Serangan itu membuat Nilson Rojas tersungkur di atas kanvas dan memastikan Bilal meraih kemenangan KO pada ronde kedua.
Pukulan Bilal Kembali Menjadi Penentu
Kemenangan atas Nilson Rojas bukan kali pertama pukulan Bilal Hasan menjadi sorotan. Sebelumnya, Mridul Saikia dari India juga merasakan kekuatan serangan Bilal ketika keduanya bertarung untuk memperebutkan tiket menuju UFC.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa Bilal tidak hanya mengandalkan kemampuan taekwondo dan serangan kaki. Ia juga mempunyai kemampuan striking yang berbahaya, terutama melalui pukulan tangan kanannya. Perpaduan antara tendangan dan pukulan membuat gaya bertarung Bilal sulit ditebak oleh lawan.
Bilal Hasan Masuk Daftar Penerima Bonus
Penampilan impresif dalam debutnya membuat Bilal Hasan memperoleh bonus UFC sebesar US$100 ribu atau sekitar Rp1,774 miliar. Bonus tersebut diberikan kepada empat petarung yang tampil di Shanghai Oriental Sports Center, China.
MMA Junkie melaporkan bahwa salah satu penerima bonus tetap mendapatkan penghargaan meskipun mengalami kekalahan. Petarung tersebut memperoleh bonus dalam kategori “Fight of the Night”. Dengan demikian, penghargaan tidak hanya diberikan berdasarkan hasil kemenangan, tetapi juga mempertimbangkan penampilan dalam pertarungan.
Selain empat petarung yang menerima bonus US$100 ribu, terdapat lima petarung lain yang mendapatkan tambahan hadiah sebesar US$25 ribu. Bonus tersebut diberikan kepada para pemenang melalui penyelesaian pertarungan yang tidak termasuk dalam kategori penerima bonus utama.
Daftar Penerima Bonus US$100 Ribu
Empat petarung yang mendapatkan bonus US$100 ribu adalah Bilal Hasan dari kelas terbang, Song Yadong yang mengalahkan Umar Nurmagomedov di kelas bantam, Liu Ce, serta Levi Rodrigues Jr di kelas ringan berat.
Levi Rodrigues Jr tetap menerima bonus meskipun kalah dari Liu Ce. Hal tersebut menunjukkan bahwa penampilan dalam pertarungan turut menjadi pertimbangan dalam pemberian penghargaan.
Petarung yang Mendapat Bonus US$25 Ribu
Sementara itu, lima petarung yang memperoleh bonus US$25 ribu adalah Denise Gomes, Kai Asakura, Rei Tsuruya, Francesco Nuzzi, dan Hector Santiago. Seluruhnya merupakan pemenang dari babak preliminary.
Awal Positif Bilal Hasan di UFC
Debut dengan kemenangan KO dan bonus besar menjadi awal positif bagi perjalanan Bilal Hasan di UFC. Performa yang ditunjukkannya di Shanghai memperlihatkan kemampuan menyerang melalui kombinasi tendangan serta pukulan yang efektif.
Kemenangan atas Nilson Rojas sekaligus menjadi modal penting bagi Bilal untuk menghadapi tantangan berikutnya. Jika mampu mempertahankan konsistensi, mengembangkan kemampuan, dan terus menampilkan gaya bertarung agresif, petarung berjuluk Indoninja tersebut berpeluang semakin diperhitungkan di UFC.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment