Perjalanan Mitsubishi Pajero dari Generasi Pertama hingga Bangkit Kembali pada 2026

Mitsubishi Pajero merupakan salah satu SUV yang memiliki perjalanan panjang dalam industri otomotif dunia. Diperkenalkan pertama kali pada 1982, kendaraan ini terus mengalami pengembangan dari sisi desain, teknologi, performa, dan kenyamanan. Pajero juga dikenal sebagai SUV tangguh berkat kemampuannya melintasi berbagai medan serta keterlibatan Mitsubishi dalam ajang kompetisi seperti reli Dakar.

Bagi Mitsubishi, kompetisi tidak hanya menjadi sarana untuk menguji kemampuan kendaraan, tetapi juga berperan penting dalam membangun citra Pajero sebagai SUV yang kuat dan andal. Selama lebih dari empat dekade, Pajero telah hadir dalam sejumlah generasi sebelum akhirnya produksinya dihentikan pada 2021. Namun, setelah menjalani masa jeda, nama besar Pajero kembali dihidupkan pada 2026.

Generasi Pertama Pajero Meluncur pada 1982

Generasi pertama Mitsubishi Pajero diperkenalkan pada 1982. Pada masa tersebut, permintaan terhadap kendaraan berpenggerak empat roda atau 4 Wheel Drive (4WD) sedang tinggi. Pajero, yang juga dikenal dengan nama Shogun, hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen terhadap SUV dengan kemampuan berkendara di berbagai kondisi jalan.

Pengembangan terhadap generasi pertama terus dilakukan. Setahun setelah peluncuran, Mitsubishi memperkenalkan Pajero dengan bodi yang lebih panjang. Kemudian, pada 1985, kendaraan ini mendapatkan pilihan transmisi otomatis Mitsubishi.

Perkembangan berikutnya terjadi pada 1988 melalui penggunaan mesin bensin V6 serta mesin diesel turbo intercooler. Kehadiran pilihan mesin tersebut memperluas kemampuan Pajero sekaligus memperkuat posisinya sebagai SUV yang menawarkan performa dan daya jelajah.

Generasi Kedua Membawa Teknologi Super Select 4WD

Mitsubishi meluncurkan generasi kedua Pajero pada Januari 1991. Dibandingkan pendahulunya, generasi ini hadir dengan penyempurnaan di sejumlah bagian. Pajero generasi kedua tersedia dalam empat tipe bodi, yakni atap logam, atap tengah, atap kick-up, dan J-top.

Untuk sektor mesin, Mitsubishi menawarkan mesin 3.0L V6 dan 2.5L intercooled diesel turbo. Kedua mesin tersebut dapat dipadukan dengan transmisi manual lima kecepatan atau transmisi otomatis empat kecepatan.

Salah satu teknologi penting yang diperkenalkan pada generasi ini adalah Super Select 4WD. Fitur tersebut memungkinkan pengemudi memilih mode 2WD atau 4WD ketika kendaraan melaju pada kecepatan di bawah 100 kilometer per jam.

Pajero Evolution untuk Kebutuhan Reli Dakar

Pada September 1997, Mitsubishi memperkenalkan Pajero Evolution. Model ini hadir sebagai tanggapan terhadap perubahan persyaratan keikutsertaan dalam Paris-Dakar Rally.

Pajero Evolution dibekali mesin 3.5L V6 GDI MIVEC. Kendaraan tersebut memiliki performa lebih tinggi, bodi yang lebih solid namun tetap ringan, serta suspensi serbaindependen. Pengembangan ini menunjukkan bagaimana pengalaman Mitsubishi di dunia kompetisi turut memengaruhi teknologi yang digunakan pada Pajero.

Generasi Ketiga Menggunakan Konstruksi Monokok

Generasi ketiga Pajero diperkenalkan pada September 1999. Perubahan terbesar pada generasi ini terletak pada konstruksi kendaraan. Mitsubishi mengganti konstruksi rangka dan bodi yang sebelumnya terpisah dengan konstruksi monokok.

Pajero generasi ketiga menggunakan mesin 3.5L V6 GDI. Selain itu, tersedia pilihan mesin diesel baru berkapasitas 3.2L Di-D dengan teknologi diesel direct-injection. Seluruh pilihan tersebut dipadukan dengan sistem Super Select 4WD.

Generasi Keempat Bertahan hingga 2021

Generasi keempat Mitsubishi Pajero muncul pada 2006. Model ini mendapat manfaat dari teknologi dan pengalaman Mitsubishi selama mengikuti reli Dakar. Pajero generasi keempat tetap mempertahankan suspensi serbaindependen serta sistem penggerak Super Select 4WD-II atau SS4-II yang sebelumnya diperkenalkan pada generasi ketiga.

Mitsubishi juga menyematkan sejumlah teknologi baru, termasuk sistem Active Stability & Traction Control (ASTC) yang telah disempurnakan. Selain itu, tersedia differential lock belakang baru. Penggunaan lebih banyak lapisan pelat baja turut dilakukan untuk meningkatkan daya tahan dan keandalan kendaraan.

Produksi Pajero Dihentikan pada 2021

Pada 2021, Mitsubishi mengumumkan penghentian produksi Pajero. Keputusan tersebut menjadi akhir dari perjalanan generasi keempat sekaligus menandai berhentinya produksi SUV legendaris itu setelah hadir selama puluhan tahun.

Pabrik Mitsubishi di Sakahogi, Prefektur Gifu, Jepang, yang juga memproduksi Pajero, Delica, dan Outlander, kemudian ditutup sepenuhnya pada 2023. Penghentian operasional tersebut dikabarkan berkaitan dengan permintaan terhadap model-model yang diproduksi di fasilitas tersebut yang tidak memuaskan.

Sekitar 900 pekerja dari pabrik itu disebut dialokasikan ke pabrik Mitsubishi lainnya di Jepang. Sebelumnya, fasilitas Sakahogi mampu memproduksi hingga 130 ribu unit kendaraan per tahun. Namun, kapasitas produksinya telah berkurang lebih dari setengah sejak tahun fiskal 2019.

Pajero Bangkit Kembali pada 2026

Lima tahun setelah produksinya dihentikan, Mitsubishi membangkitkan kembali Pajero pada 2026. Kelahiran kembali ini menandai kembalinya SUV besar legendaris tersebut setelah mengalami masa jeda sejak 2021. Pajero anyar juga diposisikan untuk menantang rival utamanya, Toyota Land Cruiser.

Pajero generasi kelima hadir dengan tampilan yang berbeda dari generasi sebelumnya. SUV ini mengusung bahasa desain futuristis yang menyerupai sejumlah model modern Mitsubishi. Secara sekilas, desainnya mengingatkan pada Mitsubishi Destinator yang telah dirilis di Indonesia, meskipun Pajero baru memiliki dimensi yang berbeda jauh.

Selain desain, sejumlah fitur modern turut disematkan pada Pajero anyar. Mobil tersebut telah diproduksi dan diluncurkan untuk pertama kalinya di Thailand. Setelah itu, Mitsubishi berencana memasarkannya di Jepang dan Australia.

Pada tahun-tahun berikutnya, Pajero baru dijadwalkan hadir di sekitar 100 negara. Wilayah pemasarannya mencakup negara-negara ASEAN, Amerika Tengah dan Selatan, serta Timur Tengah. Dengan rencana tersebut, peluang kehadiran Pajero generasi terbaru di Indonesia tetap terbuka.

Kesimpulan

Perjalanan Mitsubishi Pajero menunjukkan konsistensi pengembangan SUV dari generasi ke generasi. Dimulai dari generasi pertama pada 1982, Pajero berkembang melalui peningkatan mesin, sistem penggerak 4WD, konstruksi bodi, hingga teknologi keselamatan dan pengendalian.

Setelah produksinya dihentikan pada 2021, Pajero kembali hadir pada 2026 dengan desain yang lebih futuristis dan fitur modern. Peluncuran awal di Thailand serta rencana ekspansi ke berbagai negara membuat masa depan Pajero kembali menjadi perhatian. Jika rencana pemasaran terus berjalan sesuai agenda, bukan tidak mungkin SUV legendaris ini juga menyapa konsumen Indonesia.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment