Billy Joel Jalani Operasi Otak, Gejala Hydrocephalus Mulai Membaik
Billy Joel mengungkapkan bahwa dirinya telah menjalani operasi otak setelah didiagnosis mengalami normal pressure hydrocephalus pada 2025. Musisi legendaris tersebut mengatakan operasi itu membantu meredakan sejumlah gejala yang mengganggu keseimbangan, daya ingat, serta kemampuannya dalam beraktivitas.
Dalam siaran di kanal SiriusXM khusus Billy Joel yang diberitakan Variety pada Rabu (9/9), penyanyi berusia 77 tahun itu menyampaikan bahwa kondisi kesehatannya kini berangsur membaik. Ia juga meminta publik untuk tidak terlalu mengkhawatirkan keadaannya.
Billy Joel Jalani Operasi untuk Mengatasi Gangguan Keseimbangan
Billy Joel menjelaskan bahwa salah satu alasan utama dirinya menjalani operasi adalah gangguan keseimbangan. Ia menggambarkan sensasi yang dirasakan seperti sedang bergoyang di atas perahu.
“Operasi itu [dilakukan karena] keseimbangan saya tidak baik. Saya merasakan sensasi seperti sedang bergoyang di atas perahu,” kata Billy Joel dalam siaran tersebut.
Pada Mei 2025, Billy Joel didiagnosis menderita normal pressure hydrocephalus. Kondisi tersebut terjadi ketika cairan serebrospinal menumpuk di dalam tengkorak dan memberikan tekanan terhadap otak.
Diagnosis itu berdampak pada aktivitas profesionalnya. Billy Joel membatalkan sejumlah konser dan mengatakan bahwa dirinya diminta untuk tidak tampil sampai kondisi kesehatannya pulih. Ia juga sempat tampil pada Januari 2026 dalam sebuah sesi penghormatan, tetapi secara umum dokter meminta agar dirinya tidak menghadapi terlalu banyak tekanan maupun stres.
Saluran Pembuangan Cairan Membantu Pemulihan
Menurut Billy Joel, dokter sarafnya menyampaikan bahwa kondisi tersebut berpotensi memburuk. Karena itu, ia disarankan untuk memasang saluran pembuangan cairan di otak.
Keputusan tersebut diambil setelah Billy Joel merasa kesulitan membedakan gejala yang muncul akibat faktor usia dan dampak dari kondisi medis yang dialaminya. Ia juga mengaku khawatir terhadap kemungkinan kehilangan kemampuan berpikirnya.
“Saya tidak ingin kehilangan akal sehat saya. Sulit untuk membedakan mana yang merupakan dampak usia dan mana yang akibat kondisi medis tertentu,” ujar Billy Joel, seperti diberitakan Variety.
Setelah saluran tersebut dipasang, Billy Joel mengatakan terdapat perubahan positif dalam kondisi kesehatannya. Daya ingatnya membaik, keseimbangannya sedikit meningkat, dan kemampuan untuk menjalani aktivitas sehari-hari juga menjadi lebih baik.
“Jadi, mereka memasang saluran di otak saya dan hasilnya benar-benar memperbaiki keadaan. Daya ingat saya membaik, keseimbangan saya sedikit lebih baik, dan kemampuan saya untuk beraktivitas pun meningkat,” tuturnya.
Pengaruh Aktivitas Bermusik terhadap Kondisi Tubuh
Billy Joel juga menyinggung pekerjaannya sebagai musisi rock and roll. Menurutnya, aktivitas tampil dengan suara musik yang sangat keras membuat tubuhnya mengalami kondisi yang ia samakan dengan gegar otak setiap kali tampil.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa dirinya berada dalam kondisi yang baik. Pernyataan tersebut disampaikan untuk menenangkan para penggemar yang mungkin merasa khawatir setelah mengetahui dirinya menjalani operasi otak.
“Saya baik-baik saja. Saya ingin orang-orang tahu, jangan khawatirkan saya. Saya masih di sini,” ujar Billy Joel.
Perjalanan Karier Billy Joel
Billy Joel lahir dengan nama William Martin Joel pada 9 Mei 1949. Ia dikenal sebagai salah satu musisi paling berpengaruh dalam sejarah musik pop dan rock. Sejak mulai aktif pada 1965, Joel telah menjual lebih dari 160 juta rekaman di seluruh dunia.
Dalam rentang 1971 hingga 1993, Billy Joel merilis 12 album studio yang seluruh lagunya ia tulis sendiri. Album-album tersebut mencakup karya dalam genre pop dan rock. Pada 2001, ia juga merilis satu album studio khusus yang berisi komposisi musik klasik.
Sepanjang kariernya, Billy Joel mencetak 33 lagu yang masuk dalam daftar Top 40 di Amerika Serikat. Tiga di antaranya, yakni It’s Still Rock and Roll to Me, Tell Her About It, dan We Didn’t Start the Fire, berhasil menduduki posisi puncak Billboard Hot 100.
Prestasinya turut diakui melalui penghargaan Grammy. Billy Joel memperoleh 23 nominasi Grammy Awards dan memenangkan lima di antaranya. Salah satu penghargaan tersebut adalah Album of the Year untuk album 52nd Street.
Kesimpulan
Operasi otak yang dijalani Billy Joel membantu mengurangi sejumlah gejala normal pressure hydrocephalus yang didiagnosis pada 2025. Ia melaporkan adanya perbaikan pada daya ingat, keseimbangan, dan kemampuan beraktivitas, meskipun dokter tetap memintanya menghindari tekanan serta stres berlebihan.
Dengan kondisi yang disebut semakin membaik, Billy Joel berusaha meyakinkan publik bahwa dirinya tetap baik-baik saja. Ke depan, pemulihan kesehatan dan arahan dokter akan menjadi hal penting bagi musisi legendaris tersebut dalam menjalani aktivitasnya.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment