Pertamina Tambah Nozzle di 12 SPBU Makassar untuk Kurangi Antrean BBM
PT Pertamina Patra Niaga menambah jumlah nozzle di 12 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas tingginya permintaan bahan bakar minyak (BBM) sekaligus upaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Selain menambah nozzle, Pertamina Patra Niaga juga melakukan penyesuaian konfigurasi kapasitas layanan di sejumlah SPBU. Penyesuaian tersebut diterapkan dengan mempertimbangkan kondisi operasional dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Penambahan Nozzle untuk Tingkatkan Kapasitas Layanan
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, mengatakan penambahan nozzle BBM Subsidi di 12 SPBU Makassar menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan. Dengan kapasitas pengisian yang disesuaikan, proses pengisian BBM diharapkan dapat berlangsung lebih cepat.
Menurut Kitty, penyesuaian konfigurasi dilakukan berdasarkan kondisi aktual di masing-masing SPBU. Kebijakan ini ditujukan untuk mendukung kelancaran masyarakat dalam memperoleh BBM, sekaligus membantu mengurangi waktu antrean di area pengisian.
“Kami terus melakukan evaluasi dan tindak lanjut berdasarkan kondisi aktual di lapangan. Penyesuaian konfigurasi kapasitas dan penambahan nozzle BBM Subsidi di 12 SPBU Makassar merupakan salah satu langkah yang kami lakukan untuk mengoptimalkan kapasitas pelayanan dan mendukung kelancaran masyarakat dalam mendapatkan BBM,” kata Kitty.
25 SPBU Beroperasi Selama 24 Jam
Upaya peningkatan pelayanan tersebut melengkapi langkah sebelumnya, yakni menambah jumlah SPBU yang beroperasi selama 24 jam menjadi total 25 SPBU di Kota Makassar.
Pengoperasian SPBU selama 24 jam dilakukan untuk memperluas waktu pelayanan. Dengan demikian, masyarakat memiliki alternatif waktu yang lebih panjang untuk mendapatkan BBM, tidak hanya pada jam operasional tertentu.
Pertamina Patra Niaga terus mengevaluasi kondisi operasional di lapangan untuk memastikan berbagai penyesuaian dapat dilakukan sesuai kebutuhan. Evaluasi tersebut mencakup kapasitas pengisian, jam operasional, pelayanan, serta ketersediaan dan penyaluran BBM di setiap SPBU.
Distribusi BBM Disesuaikan dengan Kebutuhan
Selain menyesuaikan konfigurasi kapasitas SPBU dan menambah jam operasional, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat monitoring stok dan penyaluran BBM di wilayah Makassar.
Penyaluran BBM dilakukan secara dinamis dengan mempertimbangkan kebutuhan di masing-masing SPBU. Melalui pemantauan tersebut, distribusi dapat terus disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menjaga kelancaran pasokan dan pelayanan BBM bagi masyarakat. Pertamina Patra Niaga memastikan tindak lanjut akan terus dilakukan seiring perkembangan kebutuhan masyarakat di Kota Makassar.
Imbauan kepada Masyarakat
Pertamina mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Imbauan ini disampaikan seiring dengan berbagai langkah optimalisasi pelayanan dan distribusi yang dilakukan di sejumlah SPBU Makassar.
Masyarakat yang membutuhkan informasi maupun layanan lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.
Kesimpulan
Penambahan nozzle di 12 SPBU Makassar, penyesuaian kapasitas layanan, serta pengoperasian 25 SPBU selama 24 jam merupakan rangkaian langkah Pertamina Patra Niaga untuk merespons tingginya kebutuhan BBM. Perusahaan juga memperkuat pemantauan stok dan menyesuaikan distribusi berdasarkan kondisi setiap SPBU.
Ke depan, evaluasi operasional dan penyesuaian pelayanan akan terus dilakukan sesuai perkembangan kebutuhan masyarakat. Optimalisasi kapasitas, jam operasional, dan distribusi diharapkan dapat mendukung proses pengisian BBM yang lebih lancar serta membantu mengurangi waktu antrean di SPBU Kota Makassar.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment