Hari Keenam Pencarian, Tim SAR Temukan Life Jacket, Terpal, dan Galon di Selat Sunda

Tim SAR gabungan menemukan sejumlah benda berupa life jacket, terpal, dan galon dalam pencarian rombongan jurnalis serta tiga awak kapal yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau. Temuan tersebut diperoleh pada hari keenam operasi pencarian di wilayah perairan Selat Sunda.

Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, mengatakan seluruh objek yang ditemukan akan diserahkan kepada pihak kepolisian. Penyerahan itu dilakukan agar benda-benda tersebut dapat ditindaklanjuti lebih lanjut sesuai kebutuhan penyelidikan.

“Objek-objek tersebut akan kami serahkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti lebih lanjut,” ujar Al Amrad pada Minggu (13/9).

Operasi Pencarian Melibatkan Sejumlah Armada

Pencarian pada hari keenam berlangsung dengan melibatkan armada dari sejumlah unsur. Tim SAR mengerahkan tiga unit KRI, satu unit KAL, satu unit kapal polisi perairan atau KP Polair, serta tiga unit armada Basarnas yang berasal dari Banten, Jakarta, dan Lampung.

Selain armada resmi, proses pencarian juga didukung oleh dua unit speed boat milik masyarakat. Seluruh armada tersebut menyisir sejumlah titik di sekitar perairan Selat Sunda, termasuk wilayah dekat Pulau Sangiang, Teluk Belimbing, Pulau Sebesi, hingga Pulau Rakata.

Dalam operasi tersebut, kondisi cuaca dilaporkan cerah berawan hingga berkabut. Jarak pandang di area pencarian berada pada kisaran 1 hingga 1,5 nautical mile atau mil laut. Sementara itu, tinggi gelombang rata-rata tercatat antara 0 hingga 1,5 meter.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Selain kondisi laut dan jarak pandang, tim juga memantau aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berada di sekitar lokasi pencarian. Berdasarkan keterangan Basarnas Banten, aktivitas gunung tersebut berada pada Level III.

Meski demikian, pada saat pencarian berlangsung tidak terjadi erupsi. Kondisi tersebut menjadi bagian dari informasi yang disampaikan dalam laporan operasi hari keenam pencarian.

Rangkaian Penemuan Benda di Lokasi Pencarian

Temuan KRI Gilimanuk

Benda pertama ditemukan oleh KRI Gilimanuk di sekitar perairan sebelah selatan Pulau Sangiang. Pada sekitar pukul 08.50 WIB, armada tersebut menemukan life jacket dan terpal.

KRI Gilimanuk kemudian melanjutkan kegiatan pencarian selama kurang lebih sembilan jam. Temuan itu menjadi salah satu informasi penting yang dicatat dalam operasi pencarian rombongan jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak.

Life Jacket Ditemukan KAL Anyer

Penemuan berikutnya dilakukan oleh KAL Anyer. Saat menyisir kawasan sekitar Teluk Belimbing, Lampung, armada tersebut menemukan satu buah life jacket pada pukul 09.45 WIB.

Benda tersebut turut diamankan sebagai bagian dari hasil pencarian dan akan diserahkan kepada kepolisian untuk mendapatkan tindak lanjut lebih lanjut.

RIB 02 Lampung Menemukan Terpal dan Galon

RIB 02 Lampung yang berada di Sebesi juga menemukan sejumlah benda saat melakukan penyisiran. Dalam patroli di sekitar perairan antara Pulau Sebesi dan Pulau Sangiang, tim menemukan terpal dan galon sekitar pukul 10.15 WIB.

Temuan tersebut diperoleh ketika RIB 02 Lampung melakukan patroli di area perairan sekitar pulau. Seluruh benda yang ditemukan menjadi bagian dari material yang dikumpulkan selama proses pencarian berlangsung.

Life Jacket Oranye di Pulau Rakata

Selain KRI Gilimanuk, KAL Anyer, dan RIB 02 Lampung, KN Bima juga menemukan sebuah life jacket. Benda berwarna oranye itu ditemukan di Pulau Rakata pada pukul 09.58 WIB.

Dengan demikian, pada hari keenam pencarian, tim SAR gabungan menemukan beberapa benda yang tersebar di sejumlah titik perairan dan pulau di sekitar Selat Sunda.

Temuan Diserahkan kepada Kepolisian

Basarnas Banten menyatakan bahwa seluruh objek yang ditemukan akan diserahkan kepada kepolisian. Langkah tersebut dilakukan agar temuan berupa life jacket, terpal, dan galon dapat diperiksa serta ditindaklanjuti lebih lanjut.

Kesimpulan

Hari keenam pencarian rombongan jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau menghasilkan sejumlah temuan penting. Tim SAR gabungan menemukan beberapa life jacket, terpal, dan galon di sekitar Pulau Sangiang, Teluk Belimbing, Pulau Sebesi, serta Pulau Rakata.

Operasi pencarian dilakukan dengan dukungan berbagai armada, di tengah kondisi cuaca cerah berawan hingga berkabut dan gelombang setinggi 0 hingga 1,5 meter. Aktivitas Gunung Anak Krakatau berada pada Level III, namun tidak terdapat erupsi selama pencarian. Selanjutnya, benda-benda yang ditemukan akan diserahkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment