113 Korban Kapal Virgo Transport 8 Dievakuasi, 6 Meninggal Dunia
Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) mencatat sebanyak 113 korban kapal Virgo Transport 8 berhasil dievakuasi setelah kapal tersebut hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) dini hari. Dari jumlah tersebut, enam korban dinyatakan meninggal dunia.
Data tersebut disampaikan Kepala Basarnas Mohammad Syafii berdasarkan perkembangan operasi hingga pukul 17.00 WITA, Minggu. Evakuasi dilakukan dengan bantuan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian. Para korban saat itu masih dalam proses perjalanan menuju pelabuhan di Banjarmasin.
Empat Kapal Membantu Proses Evakuasi
Mohammad Syafii menjelaskan, terdapat empat kapal yang telah membantu mengevakuasi korban kapal Virgo Transport 8. Kapal pertama yang terlibat adalah TB Mauhau IX. Kapal tersebut mengevakuasi 16 korban, terdiri atas 14 orang selamat, satu korban mengalami cedera berat, dan satu orang meninggal dunia.
Selain TB Mauhau IX, kapal MV Haida juga berhasil menyelamatkan 69 orang. Seluruh korban yang dievakuasi oleh kapal tersebut dilaporkan dalam kondisi selamat. Kapal berikutnya, KM Cahaya Bahari, mengangkut 22 korban yang juga dinyatakan selamat.
Rincian Korban yang Berhasil Dievakuasi
Kapal lain yang ikut membantu operasi adalah TB TCP. Kapal tersebut mengevakuasi enam korban, dengan rincian satu orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
- TB Mauhau IX: 16 korban, terdiri atas 14 selamat, satu cedera berat, dan satu meninggal dunia.
- MV Haida: 69 korban selamat.
- KM Cahaya Bahari: 22 korban selamat.
- TB TCP: enam korban, terdiri atas satu selamat dan lima meninggal dunia.
Jika seluruh data tersebut dijumlahkan, total korban yang telah dievakuasi hingga Minggu sore mencapai 113 orang. Jumlah itu mencakup 107 korban selamat, satu korban dengan cedera berat, serta enam korban yang meninggal dunia.
Tim Masih Mencari 140 Korban Lain
Berdasarkan data sementara Basarnas, kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang. Dengan 113 korban yang telah dievakuasi, masih terdapat 140 korban lain yang harus dicari oleh tim penyelamat.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak. Basarnas terus mengoordinasikan upaya tersebut setelah menerima laporan mengenai kapal yang hilang kontak di Laut Jawa.
Mohammad Syafii juga menyampaikan bahwa sejumlah kapal yang membawa korban hasil evakuasi masih dalam perjalanan menuju pelabuhan di Banjarmasin. Kapal MV Haida diperkirakan menjadi kapal pertama yang tiba di pelabuhan karena membawa 69 korban selamat.
“Dan diperkirakan kapal pertama adalah MV Haida, membawa 69 orang. Insya Allah, mudah-mudahan dalam satu jam ke depan sudah bisa bersandar,” ujar Syafii dalam konferensi pers, Minggu.
Kronologi Kapal Virgo Transport 8 Hilang Kontak
Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 setelah sebelumnya menghadapi cuaca buruk dalam perjalanan. Kapal tersebut berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) pukul 10.13 WIB dengan membawa 243 penumpang.
Agen kapal kemudian melaporkan kejadian itu kepada Kantor SAR Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA. Berdasarkan informasi terakhir yang diterima, kapal berada di perairan Laut Jawa, sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin mengerahkan tim penyelamat pada pukul 04.30 WITA. Basarnas juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mendukung proses pencarian, evakuasi, serta penanganan para korban.
Kesimpulan
Hingga Minggu pukul 17.00 WITA, sebanyak 113 korban kapal Virgo Transport 8 telah dievakuasi, termasuk enam orang yang meninggal dunia. Evakuasi dilakukan oleh TB Mauhau IX, MV Haida, KM Cahaya Bahari, dan TB TCP. Dengan total penumpang yang tercatat sebanyak 243 orang, tim penyelamat masih harus mencari 140 korban lainnya. Operasi pencarian dan penyelamatan di Laut Jawa akan terus berlanjut, sementara kapal-kapal yang membawa korban evakuasi bergerak menuju pelabuhan di Banjarmasin.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment