TNI Akan Resmikan Lima Kodam Baru pada HUT Ke-81, Ini Daftar Wilayahnya

JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana meresmikan lima komando daerah militer (kodam) baru pada puncak peringatan HUT ke-81 TNI yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (5/10). Rencana tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas saat menghadiri pembukaan TNI Fair di Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9).

Informasi mengenai peresmian lima kodam baru ini menjadi bagian dari rencana penguatan struktur komando kewilayahan TNI Angkatan Darat (TNI AD). Dengan pembentukan satuan baru tersebut, jumlah kodam di seluruh Indonesia akan bertambah menjadi 26 satuan.

Lima Kodam Baru Akan Diresmikan

Mayjen TNI Muhammad Nas membenarkan adanya rencana peresmian lima kodam baru pada puncak perayaan HUT ke-81 TNI. Namun, ia belum menyampaikan secara rinci lokasi pembangunan kodam tersebut ketika ditanya awak media.

“Rencananya demikian,” kata Muhammad Nas saat memberikan keterangan kepada wartawan dalam pembukaan TNI Fair di kawasan Silang Monas.

Ketika kembali ditanya mengenai wilayah yang akan menjadi lokasi pembentukan lima kodam baru, Kapuspen TNI tersebut memilih belum memberikan penjelasan lebih lanjut. Menurut dia, informasi terkait kodam baru akan disampaikan pada waktu berikutnya.

“Yang akan dibentuk kodam baru nanti akan disampaikan lebih lanjut,” ujarnya singkat.

Daftar Wilayah Pembangunan Kodam Baru

Mengutip informasi dari Antara, lima kodam baru yang akan dibangun TNI AD berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku Utara, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.

Proses pembangunan kodam di lima wilayah tersebut dikabarkan masih berlangsung. Kehadiran satuan komando daerah militer baru diharapkan dapat memperkuat struktur pertahanan dan keamanan sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

Apabila seluruh rencana tersebut terealisasi, TNI AD akan memiliki 26 satuan kodam yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Penambahan kodam menjadi bagian dari pengembangan organisasi dan penataan komando kewilayahan TNI AD.

Pembangunan Kodam NTT Masuk Tahap Ketiga

Salah satu wilayah yang masuk dalam rencana pembangunan kodam baru adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebelumnya menyampaikan bahwa pembangunan Kodam NTT berada dalam tahap ketiga.

Pernyataan tersebut disampaikan Maruli kepada wartawan di Kupang, Senin (12/5), saat meninjau salah satu panti asuhan yang mendapat bantuan renovasi dari TNI AD. Ia menjelaskan, pembangunan kodam dilakukan secara bertahap.

“Pertama kan sudah lima, lalu tahap kedua ada lima lagi dan nantinya NTT masuk tahap ketiga,” kata Maruli.

Maruli belum menjelaskan secara pasti kapan tahap ketiga pembangunan tersebut mulai dikerjakan. Ia menyebut prosesnya masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Namun, ia kembali menegaskan bahwa NTT termasuk dalam tahap ketiga pembangunan kodam.

Realisasi Kodam NTT Disebut pada 2026

Dalam pertemuan terakhir antara Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Pangdam IX/Udayana Mayjen Piek Budyakto, disebutkan bahwa realisasi pembangunan Kodam NTT direncanakan berlangsung pada 2026.

Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Provinsi NTT. Melki Laka Lena menilai kehadiran Kodam NTT dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah dan TNI AD, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah NTT.

“Kehadiran Kodam di NTT tentu akan memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan TNI AD dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung akselerasi pembangunan di seluruh wilayah NTT,” ujar Melki.

Dampak Strategis bagi NTT

Pemprov NTT menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan kodam baru tersebut. Pemerintah daerah juga berkomitmen menjaga koordinasi dengan jajaran TNI dan aparat keamanan agar tercipta iklim pembangunan yang kondusif sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Melki, pembangunan Kodam NTT tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan. Kehadiran satuan baru itu juga dinilai dapat memberikan dampak strategis terhadap pembangunan infrastruktur, distribusi personel, serta penyediaan fasilitas kesehatan.

Salah satu fasilitas yang disebut dalam rencana tersebut adalah pembangunan rumah sakit TNI AD di NTT. Dengan demikian, pembangunan kodam diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, di samping menjalankan tugas pokok dalam menjaga keamanan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kesimpulan

TNI berencana meresmikan lima kodam baru pada puncak HUT ke-81 TNI di Monas. Lima wilayah yang disebut menjadi lokasi pembangunan adalah DIY, NTT, Maluku Utara, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya. Setelah pembentukan tersebut, TNI AD diproyeksikan memiliki 26 kodam di seluruh Indonesia.

Untuk Kodam NTT, pembangunan disebut masuk tahap ketiga dan realisasinya direncanakan pada 2026. Ke depan, pelaksanaan pembangunan dan koordinasi antara TNI AD dengan pemerintah daerah akan menjadi bagian penting untuk memastikan rencana tersebut berjalan serta memberikan dampak positif bagi pertahanan, keamanan, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment