Andre Rosiade Kritik John Herdman Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026

Andre Rosiade menyampaikan kritik terhadap pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, setelah skuad Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. Menurut Andre, Herdman tetap perlu mendapatkan ruang untuk dikritik karena hasil yang diraih tim belum sesuai harapan.

Andre yang dikenal sebagai Bos Semen Padang menilai kegagalan tersebut patut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh elemen Timnas Indonesia. Ia menyoroti sejumlah aspek, termasuk kondisi fisik pemain ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Andre Rosiade Nilai John Herdman Wajar Dikritik

Andre menegaskan bahwa kritik terhadap John Herdman tidak semestinya dianggap sebagai upaya untuk menjatuhkan pelatih asal Kanada tersebut. Ia menyebut Herdman merupakan manusia biasa yang bisa mendapatkan penilaian atas kinerjanya, terutama setelah Timnas Indonesia gagal mencapai semifinal Piala AFF 2026.

“John Herdman harus diberikan ruang untuk dikritik. Ya, karena John Herdman kan manusia biasa. Karena dia menurut saya sudah menikmati bulan madu. Wajar kalau ada yang mengkritik John Herdman. Karena dengan pemain yang begitu banyak naturalisasi, kita malah kalah,” kata Andre seperti dikutip dari Antara.

Pernyataan tersebut disampaikan Andre setelah Rizky Ridho dan kawan-kawan tidak mampu melanjutkan perjalanan di Piala AFF 2026. Andre menilai hasil itu perlu diperhatikan, terlebih Timnas Indonesia diperkuat banyak pemain naturalisasi.

Kondisi Fisik Pemain Jadi Sorotan

Selain hasil pertandingan, Andre juga menyoroti kondisi fisik para pemain Timnas Indonesia. Ia membandingkan penampilan skuad Garuda ketika berada di bawah arahan John Herdman dengan periode saat masih dilatih Shin Tae Yong.

Pemain Dinilai Cepat Kehabisan Tenaga

Menurut Andre, para pemain Timnas Indonesia terlihat lebih cepat kehabisan tenaga ketika pertandingan memasuki menit ke-60. Ia menyampaikan pandangan tersebut sebagai penonton sepak bola dan menegaskan bahwa kritiknya bukan bentuk pembelaan terhadap Shin Tae Yong.

“Mohon maaf ya, saya ini penonton bola, saya enggak bela Shin Tae Yong. Tapi faktanya, di zaman John Herdman menit 60, itu pemain kita udah ngos-ngosan,” ujar Andre.

Penilaian mengenai kebugaran pemain menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh tim kepelatihan. Kondisi fisik sangat berpengaruh terhadap kemampuan sebuah tim dalam mempertahankan intensitas permainan hingga pertandingan berakhir. Namun, Andre menempatkan persoalan tersebut sebagai bagian dari evaluasi, bukan sebagai alasan untuk menghakimi Herdman.

Kritik Diharapkan Membantu Timnas Indonesia Berkembang

Andre menjelaskan bahwa kritik yang ia sampaikan bertujuan agar John Herdman dapat membangun Timnas Indonesia menjadi lebih kuat. Ia berharap masukan dari berbagai pihak bisa digunakan untuk memperbaiki performa skuad Merah Putih pada pertandingan-pertandingan berikutnya.

Dengan demikian, kritik tersebut tidak diarahkan untuk menggantikan posisi Herdman atau meragukan seluruh pekerjaannya sebagai pelatih. Andre justru menilai Herdman perlu mendapatkan evaluasi secara terbuka agar kekurangan tim dapat segera dibenahi.

Kegagalan di Piala AFF 2026 menjadi momentum bagi Timnas Indonesia untuk melakukan pembenahan. Evaluasi dapat mencakup penampilan tim, kemampuan menjaga stamina, serta efektivitas permainan ketika menghadapi tekanan pertandingan.

Timnas Indonesia Bersiap Menghadapi FIFA ASEAN Cup

Setelah tampil di Piala AFF 2026, John Herdman dan Timnas Indonesia dijadwalkan kembali menjalani pertandingan dalam ajang FIFA ASEAN Cup. Turnamen tersebut akan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober.

Herdman menegaskan bahwa target yang harus dikejar Timnas Indonesia adalah menjadi juara. Ia menyampaikan ambisi tersebut dengan tegas ketika membahas sasaran yang pantas dituju skuad Garuda dalam ajang internasional tersebut.

“Ya harusnya kita harus juara, nggak ada cerita nggak juara,” tutur Herdman.

Kesimpulan

Kritik Andre Rosiade terhadap John Herdman muncul setelah Timnas Indonesia gagal menembus semifinal Piala AFF 2026. Andre menyoroti hasil pertandingan, banyaknya pemain naturalisasi, serta kondisi fisik skuad Garuda yang dinilai menurun sejak menit ke-60.

Meski demikian, Andre menegaskan bahwa kritik tersebut bukan untuk menjatuhkan Herdman. Ia berharap pelatih Timnas Indonesia itu dapat menjadikan masukan yang ada sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat tim. Tantangan berikutnya menanti di FIFA ASEAN Cup pada 24 September hingga 4 Oktober, dengan target juara yang telah disampaikan Herdman.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment