Garuda Pertiwi Lolos ke Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 usai Tekuk Hong Kong 1-0
Garuda Pertiwi memastikan tempat di semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Hong Kong pada laga Grup A di Supersoccer Arena, Selasa (18/8). Gol tunggal Indonesia dicetak Keysa Arabella pada menit kesembilan.
Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Garuda Pertiwi sempat memperoleh hadiah penalti ketika Fadilla dianggap dilanggar Chan Tsz Ching di dalam kotak terlarang. Jazlyn Kayla kemudian disiapkan sebagai eksekutor penalti Indonesia. Namun, keputusan tersebut berubah setelah wasit Yeni Krisdianto meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR).
Berdasarkan tayangan ulang, Fadilla terlihat mendapat tarikan minor dan kakinya tersangkut akibat pergerakan Tsz Ching. Setelah pemeriksaan VAR, wasit membatalkan penalti tersebut sehingga pertandingan kembali dilanjutkan tanpa hadiah tendangan dari titik putih.
Keysa Arabella Buka Keunggulan Indonesia
Garuda Pertiwi tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali menciptakan peluang. Pada menit kesembilan, Indonesia berhasil membuka keunggulan melalui Keysa Arabella.
Gol tersebut berawal dari tendangan bebas yang dilepaskan Jazlyn Kayla. Keysa menerima umpan tersebut dan mengangkat bola melewati adangan kiper Hong Kong, Wong Hiu Yau Hazel. Bola kemudian bersarang di gawang Hong Kong dan membawa Garuda Pertiwi unggul 1-0.
Hong Kong berusaha meningkatkan tempo permainan setelah tertinggal. Pada menit ke-12, Fadilla mendapat kesempatan untuk menggandakan keunggulan Indonesia. Namun, tembakan kaki kanannya masih dapat diamankan Wong Hiu.
Jazlyn juga mencoba mencatatkan namanya di papan skor. Dua menit berselang, ia melepaskan tembakan yang kembali mampu ditangkap kiper Hong Kong. Pertahanan Hong Kong tampil cukup rapi dan disiplin, sehingga serangan Garuda Pertiwi beberapa kali mengalami kebuntuan.
Hong Kong Bertahan dengan Disiplin
Tekanan yang diberikan Hong Kong membuat pemain belakang Indonesia ikut mencoba peruntungan melalui tembakan jarak jauh. Jazlyn melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti, tetapi bola masih bisa ditangkap Wong Hiu.
Pada masa injury time babak pertama, Anya Gabreilla hampir mengalami salah komunikasi dengan Fadilla. Situasi tersebut berujung pada percobaan tembakan dari Anya, tetapi tendangan kaki kanannya masih dapat diblok pemain lawan.
Hingga turun minum, Garuda Pertiwi tetap mempertahankan keunggulan 1-0. Indonesia juga masih mendominasi permainan ketika memasuki babak kedua. Selain produktif dalam membangun serangan, lini belakang Garuda Pertiwi tampil solid sehingga gawang Alleana Ayu relatif minim ancaman.
Indonesia Gagal Menambah Gol
Garuda Pertiwi memperoleh peluang untuk memperlebar jarak pada menit ke-57. Diva Aulia Putri berada dalam posisi satu lawan satu dengan kiper Hong Kong setelah menerima umpan dari sisi kanan. Namun, sepakan Diva masih melambung di atas mistar.
Fadilla kemudian mencoba melepaskan tembakan kaki kanan dari tepi kotak penalti. Akan tetapi, usaha tersebut kembali diamankan oleh Wong Hiu. Hong Kong sempat mendapat peluang pada menit ke-62 melalui Chon Paige Jiyoon. Tembakan jarak jauh Chon belum mengarah ke gawang Alleana Ayu.
Satu menit berselang, Keysa Arabella juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol keduanya. Setelah berhadapan langsung dengan kiper lawan, tendangan kaki kiri Keysa justru membentur kaki Wong Hiu.
Kiper Hong Kong kembali menjadi penghalang bagi Garuda Pertiwi pada menit ke-76. Wong Hiu melakukan penyelamatan penting dengan menepis tembakan kaki kanan Shifana Rizka dari dalam kotak penalti.
Garuda Pertiwi Amankan Tiket Semifinal
Memasuki penghujung pertandingan, tekanan Garuda Pertiwi mulai menurun. Kondisi tersebut dimanfaatkan Hong Kong untuk meningkatkan pressing dan berusaha mencari gol penyama kedudukan.
Meski demikian, pertahanan Indonesia mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan berakhir. Tidak ada tambahan gol yang tercipta setelah gol Keysa Arabella pada babak pertama.
Kemenangan 1-0 atas Hong Kong memastikan Garuda Pertiwi lolos ke semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026. Hasil ini diraih melalui permainan yang efektif, pertahanan disiplin, serta kemampuan Indonesia mempertahankan keunggulan di tengah tekanan lawan pada akhir laga.
Dengan tiket semifinal yang sudah diamankan, Garuda Pertiwi akan menatap fase berikutnya dengan modal kemenangan atas Hong Kong. Tim asuhan Timo Scheunemann perlu mempertahankan soliditas lini belakang dan meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir agar dapat tampil lebih kuat pada pertandingan semifinal.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment