Gaji John Ternus sebagai CEO Baru Apple Capai US$58 Juta per Tahun
John Ternus resmi menjabat sebagai CEO Apple pada Selasa (1/9), menggantikan Tim Cook yang kini berperan sebagai ketua eksekutif perusahaan. Pergantian kepemimpinan ini turut menjadi perhatian karena besaran kompensasi yang akan diterima Ternus diperkirakan mencapai puluhan juta dolar AS setiap tahun.
Berdasarkan dokumen terbaru yang disampaikan Apple kepada Securities and Exchange Commission (SEC), CEO baru tersebut akan memperoleh paket kompensasi dengan nilai target hingga US$58 juta atau sekitar Rp890 miliar per tahun. Paket tersebut terdiri atas gaji pokok, bonus saham terbatas, serta bonus saham tahunan yang pencairannya bergantung pada sejumlah ketentuan.
Rincian Gaji John Ternus sebagai CEO Apple
Dalam dokumen SEC, Apple menetapkan gaji pokok tahunan John Ternus sebesar US$3 juta. Angka tersebut menjadi bagian dari total paket kompensasi yang nilainya jauh lebih besar karena mencakup pemberian saham dan bonus berdasarkan kinerja.
Mengutip The Wrap, Ternus juga akan menerima restricted stock units (RSU) satu kali. Pemberian RSU itu diprorata dengan nilai target sebesar US$2,5 juta untuk masa baktinya sebagai CEO pada tahun fiskal 2026. RSU merupakan bentuk kompensasi berupa unit saham terbatas yang diberikan perusahaan kepada eksekutif berdasarkan ketentuan tertentu.
Bonus Saham Tahunan Mulai Tahun Fiskal 2027
Memasuki tahun fiskal 2027, Ternus dijadwalkan memperoleh bonus saham tahunan dengan nilai target US$55 juta. Bonus tersebut akan terbagi menjadi saham berbasis kinerja dan saham berbasis waktu.
Sekitar 75 persen dari bonus saham tahunan itu akan diberikan dalam bentuk saham berbasis kinerja. Pencairannya akan bergantung pada total keuntungan yang diperoleh pemegang saham Apple jika dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan lain yang tercatat dalam indeks S&P 500.
Sementara itu, 25 persen sisanya akan diberikan dalam bentuk saham berbasis waktu. Bagian ini akan dicairkan setiap enam bulan dengan porsi yang sama, yaitu 12,5 persen, selama empat tahun. Dengan skema tersebut, sebagian besar kompensasi Ternus akan berkaitan dengan performa Apple dan periode masa baktinya di perusahaan.
Perbandingan dengan Kompensasi Tim Cook
Besaran kompensasi John Ternus berbeda dari paket yang akan diterima Tim Cook setelah tidak lagi menjabat sebagai CEO. Sebagai ketua eksekutif Apple, Cook akan memperoleh gaji tahunan sebesar US$2 juta.
Selain gaji pokok, Cook juga akan menerima bonus saham tahunan dengan nilai target US$45 juta pada tahun fiskal 2027. Setengah dari bonus tersebut berupa saham berbasis kinerja, sedangkan separuh lainnya merupakan saham berbasis waktu.
Apabila Cook pensiun pada atau setelah satu tahun sejak tanggal pemberian saham, bonus tersebut tetap dapat dicairkan. Pencairan bagian saham berbasis kinerja tetap bergantung pada pencapaian target yang telah ditentukan. Adapun saham berbasis waktu akan diselesaikan mengikuti jadwal pencairan awalnya.
Perjalanan Tim Cook Selama Memimpin Apple
Transisi ini menandai berakhirnya perjalanan 15 tahun Tim Cook sebagai CEO Apple. Cook ditunjuk langsung oleh salah satu pendiri Apple, Steve Jobs, untuk menggantikannya.
Di bawah kepemimpinan Cook, Apple memperluas jajaran produknya dengan meluncurkan sejumlah perangkat, termasuk Apple Watch, AirPods, dan headset Vision Pro. Apple juga memperluas bisnisnya melalui layanan tambahan, salah satunya Apple TV yang hadir pada 2019.
Sementara itu, besaran gaji Ternus ketika masih menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering tidak diketahui secara pasti. Namun, Bloomberg melaporkan bahwa seseorang di tingkat jabatan tersebut umumnya menerima sekitar US$25 juta per tahun. Nilai itu biasanya mencakup gaji, saham, dan bonus.
Tantangan John Ternus sebagai CEO Baru Apple
Ternus mengambil alih posisi CEO ketika Apple menghadapi perkembangan pesat di bidang kecerdasan buatan serta persaingan ketat dengan perusahaan seperti OpenAI. Dalam posisi barunya, ia akan bertugas mengarahkan masa depan Apple, termasuk kiprah perusahaan di industri hiburan.
Besarnya paket kompensasi yang diterima Ternus menunjukkan adanya perhatian terhadap kinerja dan keberlanjutan kepemimpinannya di Apple. Namun, pencairan sebagian besar bonus tersebut tetap bergantung pada performa perusahaan serta pemenuhan jadwal yang telah ditetapkan.
Kesimpulan
John Ternus diperkirakan menerima paket kompensasi senilai US$58 juta per tahun sebagai CEO baru Apple. Nilai tersebut terdiri atas gaji pokok US$3 juta, RSU satu kali senilai target US$2,5 juta untuk tahun fiskal 2026, serta bonus saham tahunan US$55 juta mulai tahun fiskal 2027.
Dengan skema bonus yang sebagian besar berbasis kinerja, kompensasi Ternus akan sangat berkaitan dengan perkembangan dan hasil yang dicapai Apple. Ke depan, kepemimpinannya akan diuji oleh perkembangan kecerdasan buatan, persaingan industri, serta upaya mengarahkan masa depan Apple di bidang hiburan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment