KM Balama GT 27 Hilang Kontak di Perairan Luwuk-Taliabu, Tim SAR Dikerahkan
KM Balama GT 27 dilaporkan mengalami kerusakan mesin hingga hilang kontak saat berlayar dari Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, menuju Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara. Menyusul laporan tersebut, tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari keberadaan kapal beserta orang-orang yang berada di dalamnya.
Kapal motor tersebut diketahui berangkat dari Pelabuhan Rakyat di Luwuk Banggai pada Sabtu sekitar pukul 01.00 WITA. Kapal itu dijadwalkan menuju Jorjoga, wilayah Kabupaten Pulau Taliabu. Namun, dalam perjalanan, KM Balama mengalami gangguan pada bagian mesin sehingga tidak dapat melanjutkan pelayaran.
Basarnas Palu menyebut terdapat tiga orang di atas kapal tersebut. Hingga operasi pencarian dilakukan, komunikasi dengan KM Balama dilaporkan terputus. Kondisi ini mendorong tim SAR untuk segera bergerak menuju wilayah yang diperkirakan menjadi lokasi kejadian.
KM Balama Mengalami Kerusakan pada Bagian As
Basarnas Palu, Muh Rizal, membenarkan laporan mengenai kerusakan mesin dan hilangnya kontak dengan KM Balama GT 27. Menurutnya, kerusakan terjadi pada bagian as kapal. Gangguan tersebut menyebabkan kapal tidak mampu melanjutkan perjalanan menuju tujuan.
“Iya, kapal tersebut dilaporkan kerusakan mesin dan hilang kontak. Ada tiga orang di atas kapal tersebut,” kata Muh Rizal, Sabtu (12/9).
Setelah kapal mengalami kerusakan, komunikasi dengan KM Balama dilaporkan terputus. Tidak tersambungnya komunikasi membuat informasi mengenai posisi terakhir dan kondisi kapal belum dapat diketahui secara pasti. Karena itu, pencarian segera dilakukan oleh unsur SAR di wilayah tersebut.
Tim SAR Bergerak dari Luwuk
Tim Rescue Pos SAR Luwuk bersama anak buah kapal (ABK) KN SAR Bhisma dikerahkan untuk mencari KM Balama. Tim menggunakan KN SAR Bhisma menuju lokasi kejadian yang berada di perairan antara Luwuk dan Taliabu.
Perjalanan menuju area pencarian diperkirakan memerlukan waktu sekitar tiga jam. Tim SAR bergerak berdasarkan informasi awal mengenai rute pelayaran KM Balama, yakni dari Pelabuhan Rakyat di Luwuk Banggai menuju Jorjoga, Kabupaten Pulau Taliabu.
Operasi Pencarian Berlangsung
Operasi pencarian dilakukan untuk menemukan kapal serta tiga orang yang berada di dalamnya. Tim SAR gabungan masih berupaya menelusuri perairan antara Luwuk dan Taliabu. Pencarian dilakukan setelah adanya laporan kerusakan mesin dan hilangnya komunikasi dengan kapal.
Basarnas menyatakan perkembangan mengenai operasi pencarian akan disampaikan apabila terdapat informasi lebih lanjut. Untuk sementara, tim masih menjalankan penyisiran menuju lokasi yang telah ditentukan berdasarkan laporan awal.
Kondisi Cuaca di Lokasi Pencarian
Berdasarkan laporan yang diterima, kondisi cuaca di sekitar lokasi kejadian terpantau berawan. Tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1 meter. Sementara itu, kecepatan angin berkisar antara 7 hingga 20 knot.
Angin di wilayah tersebut dilaporkan bertiup dari arah tenggara. Informasi mengenai cuaca dan kondisi laut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi pencarian, terutama karena tim harus bergerak di wilayah perairan antara Luwuk dan Taliabu.
Kesimpulan
KM Balama GT 27 mengalami kerusakan pada bagian as saat berlayar dari Luwuk Banggai menuju Jorjoga, Kabupaten Pulau Taliabu. Setelah kerusakan terjadi, kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan dan komunikasi dengan kapal terputus. Tiga orang dilaporkan berada di atas kapal tersebut.
Tim SAR gabungan dari Pos SAR Luwuk bersama ABK KN SAR Bhisma telah bergerak menuju lokasi kejadian dengan waktu tempuh sekitar tiga jam. Pencarian masih berlangsung di tengah kondisi cuaca berawan, gelombang 0,5 hingga 1 meter, serta angin dari arah tenggara dengan kecepatan 7-20 knot. Perkembangan berikutnya akan disampaikan setelah tim memperoleh informasi terbaru dari lokasi pencarian.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment