Pelita Air Tak Alihkan Penerbangan ke Kertajati Imbas Penutupan Bandara Soekarno-Hatta

Pelita Air tidak berencana mengalihkan penerbangan maupun penumpang ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, setelah Bandara Soekarno-Hatta ditutup sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Maskapai tersebut memilih menunggu hingga Bandara Soekarno-Hatta dinyatakan kembali aman dan dapat beroperasi.

Direktur Utama PT Pelita Air Faik Fahmi mengatakan, keputusan untuk tidak memindahkan penerbangan ke Kertajati diambil dengan mempertimbangkan aspek keselamatan dan kepastian operasional. Pelita Air saat ini memprioritaskan penjadwalan kembali penerbangan secara aman serta teratur setelah Bandara Soekarno-Hatta kembali dibuka.

Pelita Air Menunggu Kepastian Operasional Soekarno-Hatta

Faik Fahmi menyampaikan bahwa Pelita Air belum memiliki rencana untuk mengalihkan penerbangan maupun penumpang dengan tujuan Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kertajati. Menurut dia, langkah utama yang dilakukan maskapai adalah menunggu perkembangan kondisi bandara serta keputusan dari otoritas penerbangan.

Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta masih berlangsung hingga pukul 18.00 WIB. Dalam situasi tersebut, Pelita Air terus berkoordinasi dengan pihak bandara dan otoritas penerbangan. Maskapai juga memantau perkembangan kondisi serta Notice to Airmen (NOTAM) yang berlaku.

“Untuk saat ini, Pelita Air belum memiliki rencana mengalihkan penerbangan maupun penumpang dengan tujuan Soekarno-Hatta ke Bandara Kertajati. Kami memprioritaskan penjadwalan kembali penerbangan secara aman dan teratur setelah Bandara Soekarno-Hatta dinyatakan dapat kembali beroperasi,” ujar Faik Fahmi dalam keterangan tertulis, Senin (7/9).

26 Penerbangan Dibatalkan, 4.200 Penumpang Terdampak

Hingga pukul 12.00 WIB, sebanyak 26 penerbangan Pelita Air dari dan menuju Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan. Pembatalan tersebut berdampak terhadap sekitar 4.200 penumpang.

Gangguan operasional tidak hanya berupa pembatalan penerbangan. Pelita Air juga melakukan penyesuaian terhadap sejumlah penerbangan lain yang terdampak secara berantai. Kondisi ini terjadi karena pesawat dan rotasi penerbangan tertahan di Bandara Soekarno-Hatta.

Faik mengatakan, pihaknya terus mengatur ulang rotasi pesawat untuk mengurangi dampak terhadap keseluruhan jaringan penerbangan Pelita Air. Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan operasional dan kemungkinan pembukaan kembali Bandara Soekarno-Hatta.

“Jumlah dan rute yang terdampak dapat berubah sesuai perkembangan operasional dan pembukaan kembali bandara,” katanya.

Penumpang Bisa Ubah Jadwal atau Meminta Pengembalian Dana

Untuk membantu penumpang yang terdampak, Pelita Air menyediakan sejumlah pilihan layanan. Penumpang dapat melakukan perubahan jadwal penerbangan tanpa dikenakan biaya tambahan. Selain itu, maskapai juga memberikan opsi pengembalian dana secara penuh.

Kontak Layanan Pelita Air

Penumpang dapat menghubungi Contact Center resmi Pelita Air melalui layanan WhatsApp Chat di nomor 0811 7110 800. Sementara itu, penumpang yang sudah berada di bandara akan mendapatkan bantuan secara langsung dari petugas Pelita Air.

Maskapai memahami bahwa pembatalan dan perubahan penerbangan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang. Namun, Pelita Air menegaskan bahwa penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta merupakan langkah penting untuk memastikan keselamatan penerbangan.

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama

Pelita Air menyatakan keselamatan penumpang dan awak pesawat tetap menjadi prioritas utama dalam menghadapi gangguan operasional ini. Karena itu, maskapai memilih menunggu hingga kondisi Bandara Soekarno-Hatta dinyatakan aman untuk beroperasi, alih-alih langsung mengalihkan penerbangan ke Bandara Kertajati.

Ke depan, Pelita Air akan terus menyampaikan informasi terbaru kepada penumpang dan memulihkan operasional secara bertahap setelah kondisi memungkinkan. Jumlah penerbangan serta rute yang terdampak masih dapat berubah mengikuti perkembangan penutupan bandara dan keputusan otoritas penerbangan.

Kesimpulan

Pelita Air tidak mengalihkan penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta ke Bandara Kertajati setelah penutupan sementara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Hingga pukul 12.00 WIB, sebanyak 26 penerbangan dibatalkan dan berdampak terhadap sekitar 4.200 penumpang.

Maskapai memilih memprioritaskan keselamatan dengan menunggu kepastian pembukaan kembali Bandara Soekarno-Hatta. Bagi penumpang terdampak, Pelita Air menyediakan pilihan perubahan jadwal tanpa biaya tambahan maupun pengembalian dana penuh. Pemulihan operasional akan dilakukan secara bertahap sesuai perkembangan kondisi bandara dan informasi resmi dari otoritas penerbangan.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment