KAI Segera Luncurkan KA Nusantara Explorer, Kereta Mewah untuk Wisata Bukan Perjalanan Reguler
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tengah menyiapkan peluncuran komersial Kereta Api Nusantara Explorer. Kereta mewah yang pernah dijajal Presiden Prabowo Subianto tersebut dirancang sebagai sarana perjalanan wisata, bukan sebagai kereta reguler dengan jadwal dan rute harian.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, Nusantara Explorer akan menyasar penumpang yang ingin menikmati perjalanan wisata dengan konsep berbeda. Kereta ini nantinya dapat digunakan melalui skema penyewaan khusus atau charter, serta paket perjalanan terbuka atau open trip.
KA Nusantara Explorer Tidak Melayani Rute Harian
Anne menegaskan bahwa KA Nusantara Explorer tidak dialokasikan untuk melayani perjalanan reguler seperti kereta api penumpang pada umumnya. Pengoperasiannya akan difokuskan pada kebutuhan perjalanan wisata dengan layanan dan pengalaman yang lebih eksklusif.
“KA Nusantara Explorer kita akan commercial launching ya. Tetapi dapat saya sampaikan itu bukan untuk kereta reguler, melainkan bisa saja open trip atau di-charter mirip seperti kereta-kereta wisata lainnya,” ujar Anne dalam konferensi pers di Stasiun KRL BNI City, Jumat (4/9), seperti dikutip Detikfinance.
Melalui konsep tersebut, masyarakat dapat menikmati perjalanan menggunakan rangkaian kereta yang disiapkan khusus untuk kegiatan wisata. Skema charter memungkinkan kereta digunakan oleh kelompok tertentu, sedangkan open trip dapat menjadi pilihan bagi penumpang yang ingin mengikuti paket perjalanan yang dibuka untuk umum.
Mengusung Konsep Perjalanan Seperti Kapal Pesiar
KA Nusantara Explorer akan menghadirkan pengalaman perjalanan yang memadukan transportasi, akomodasi, kuliner, dan wisata dalam satu rangkaian kegiatan. Penumpang nantinya dapat beristirahat dan menikmati hidangan di dalam kereta, kemudian turun untuk mengunjungi sejumlah destinasi wisata sebelum melanjutkan perjalanan.
Dengan konsep tersebut, penumpang tidak perlu berpindah tempat menginap selama menjalani perjalanan jarak jauh. Kereta ini diproyeksikan memberikan pengalaman yang menyerupai kapal pesiar, tetapi dengan perjalanan yang dilakukan melalui jalur kereta api.
“Sebenarnya itu masih ada beberapa kereta yang disiapkan jadi dalam satu rangkaian itu masih ada cars yang sedang disiapkan. Nusantara Explorer ini memang mirip nanti seperti kapal pesiar. Jadi istirahat di kereta, makan malam di kereta, kemudian akan singgah di beberapa lokasi wisata, lalu jalan lagi,” jelas Anne.
Sejumlah Gerbong Masih Dipersiapkan
Sebelum diperkenalkan secara resmi kepada publik, KAI masih menyelesaikan persiapan beberapa gerbong yang akan menjadi bagian dari rangkaian KA Nusantara Explorer. Penyelesaian rangkaian tersebut menjadi salah satu bagian dari persiapan menuju peluncuran komersial.
KAI belum menyampaikan secara terperinci jenis fasilitas pada setiap gerbong. Namun, berdasarkan penjelasan Anne, rangkaian kereta tersebut akan mendukung kebutuhan penumpang selama perjalanan, mulai dari tempat beristirahat hingga menikmati hidangan.
Waktu Peluncuran Belum Dipastikan
Meskipun rencana peluncuran komersial sedang disiapkan, KAI belum memberikan kepastian mengenai waktu resmi pengenalan KA Nusantara Explorer. Anne mengatakan, informasi mengenai peluncuran dan aspek komersial lainnya akan disampaikan setelah seluruh persiapan teknis dinyatakan siap.
“Ini sedang disiapkan untuk commercial launching-nya. Nanti untuk informasi komersialnya pasti akan segera kita sampaikan,” kata Anne.
Kesimpulan
KA Nusantara Explorer akan menjadi layanan kereta wisata yang menawarkan konsep perjalanan jarak jauh dengan fasilitas menginap, kuliner, dan kunjungan ke berbagai destinasi wisata. Kereta ini tidak akan beroperasi sebagai layanan reguler, melainkan melalui mekanisme charter dan open trip.
Saat ini, KAI masih merampungkan sejumlah gerbong sebelum melakukan peluncuran komersial. Kepastian mengenai waktu peluncuran serta informasi komersial KA Nusantara Explorer akan diumumkan setelah seluruh persiapan teknis selesai.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment