9 Temples to Heaven Terpilih sebagai Wakil Thailand di Oscar 2027
Film drama 9 Temples to Heaven karya sutradara Sompot Chidgasornpongse resmi dipilih sebagai wakil Thailand untuk kategori Best International Feature Film pada Piala Oscar 2027. Penunjukan tersebut menjadi langkah penting bagi film yang menggabungkan drama keluarga dengan unsur komedi perjalanan tersebut.
Keputusan itu diumumkan National Federation of Motion Pictures and Contents Associations (MPC) Thailand, sebagaimana diberitakan Variety pada Rabu (26/8). Setelah terpilih di tingkat nasional, film tersebut akan dikirim kepada Academy of Motion Picture Arts and Sciences untuk mengikuti rangkaian seleksi menuju ajang penghargaan perfilman bergengsi tersebut.
Terpilih Setelah Menyisihkan Puluhan Film
9 Temples to Heaven ditetapkan sebagai pilihan Thailand setelah melalui proses seleksi yang dilakukan komite khusus. Komite tersebut beranggotakan sejumlah pihak dari industri film, mulai dari sutradara, produser, distributor, hingga pengelola bioskop.
Dalam prosesnya, komite menyaring 51 judul film yang dinilai memenuhi persyaratan. Seleksi tersebut kemudian mengerucut menjadi delapan kandidat kuat sebelum akhirnya 9 Temples to Heaven dipilih untuk mewakili Thailand di kategori Best International Feature Film Piala Oscar 2027.
Film ini sebelumnya telah melangsungkan penayangan perdana di Cannes Film Festival. Kehadirannya di festival tersebut turut memperkenalkan karya Sompot kepada audiens internasional, terutama melalui perpaduan cerita keluarga dan format road-trip comedy yang menjadi ciri utama film.
Kisah Ziarah dalam Satu Hari
Secara garis besar, 9 Temples to Heaven mengisahkan sebuah keluarga Thailand yang melakukan perjalanan ziarah ke sembilan kuil berbeda dalam waktu satu hari. Perjalanan tersebut bukan sekadar aktivitas keagamaan, tetapi juga menjadi rangkaian peristiwa yang mempertemukan berbagai dinamika dalam keluarga.
Ritual mengunjungi sembilan kuil itu diinisiasi oleh Sakol, karakter yang diperankan Surachai Ningsanond. Sakol mengambil keputusan tersebut setelah merasa panik akibat ramalan yang diterimanya. Seorang peramal memberi tahu bahwa sang ibu, yang diperankan Amara Ramnarong, akan meninggal dunia dalam waktu dekat.
Situasi tersebut menjadi pemicu perjalanan Sakol dan keluarganya. Dengan latar perjalanan yang berlangsung dalam satu hari, film ini memadukan unsur drama keluarga, kecemasan, serta komedi yang muncul dari berbagai situasi selama mereka berpindah dari satu kuil ke kuil lainnya.
Melibatkan Mitra Produksi Internasional
Proyek 9 Temples to Heaven diproduksi oleh Kick The Machine Films bersama At A Time Pictures Thailand. Film ini juga dibangun melalui jaringan co-produksi internasional yang melibatkan sejumlah negara.
Indonesia menjadi salah satu negara yang terlibat melalui Qun Films. Selain itu, jaringan produksi film tersebut turut mencakup perwakilan dari Singapura, Prancis, Norwegia, China, dan Hong Kong. Keterlibatan berbagai pihak dari sejumlah negara memperlihatkan cakupan produksi 9 Temples to Heaven yang melampaui industri film Thailand.
Rekam Jejak Sutradara Sompot Chidgasornpongse
Sompot Chidgasornpongse bukan sosok baru dalam sinema Thailand. Ia telah berkiprah lebih dari dua dekade sebagai asisten sutradara Apichatpong Weerasethakul, salah satu maestro sinema Thailand yang menyutradarai Uncle Boonmee Who Can Recall His Past Lives.
Film tersebut berhasil memenangkan penghargaan Palme d’Or di Cannes Film Festival pada 2010. Dalam perjalanan kariernya, Sompot juga tercatat ikut menggarap sejumlah karya ternama, seperti Tropical Malady, Syndromes and a Century, Cemetery of Splendour, dan Memoria.
Pengalaman panjang Sompot di balik layar menjadi salah satu latar penting dalam kiprahnya sebagai sutradara. Melalui 9 Temples to Heaven, ia kini membawa karya penyutradaraannya ke tahap seleksi Oscar bersama Thailand.
Tahapan Menuju Oscar 2027
Setelah ditunjuk oleh MPC Thailand, 9 Temples to Heaven selanjutnya diserahkan kepada Academy of Motion Picture Arts and Sciences. Pihak Academy akan menilai seluruh film yang dikirimkan oleh negara-negara peserta.
Film-film tersebut nantinya disaring menjadi daftar pendek atau shortlist yang berisi 15 judul. Setelah itu, Academy akan menetapkan lima film yang masuk sebagai nomine utama kategori Best International Feature Film.
Catatan Thailand di Kategori Film Internasional
Thailand telah aktif mengirimkan film sebagai wakilnya di kategori ini sejak 1984. Hingga kini, negara tersebut tercatat telah mengirimkan 33 judul film. Meski demikian, belum ada satu pun film Thailand yang berhasil menembus lima besar nominasi akhir.
Capaian tertinggi Thailand sejauh ini diraih How to Make Millions Before Grandma Dies. Film tersebut mencetak sejarah sebagai film Thailand pertama yang berhasil masuk daftar pendek pada penyelenggaraan Oscar ke-97.
Kesimpulan
Terpilihnya 9 Temples to Heaven sebagai wakil Thailand membuka peluang baru bagi sinema negara tersebut di Piala Oscar 2027. Film karya Sompot Chidgasornpongse ini membawa cerita keluarga, perjalanan ziarah, serta komedi dalam satu rangkaian kisah yang telah mendapat perhatian melalui penayangan perdananya di Cannes Film Festival.
Langkah berikutnya berada di tangan Academy of Motion Picture Arts and Sciences yang akan menyeleksi seluruh film kiriman dari berbagai negara. Hasil seleksi tersebut akan menentukan apakah 9 Temples to Heaven mampu mengikuti jejak How to Make Millions Before Grandma Dies dan menjadi film Thailand berikutnya yang menembus daftar pendek. Malam puncak Piala Oscar ke-99 dijadwalkan berlangsung pada 14 Maret 2027.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment