Dental Floss atau Water Floss, Mana yang Lebih Baik untuk Membersihkan Gigi?

Dental floss dan water floss sering digunakan sebagai alat bantu untuk membersihkan bagian gigi yang sulit dijangkau oleh sikat gigi. Keduanya juga dapat dimanfaatkan ketika sisa makanan terselip di sela-sela gigi. Meski memiliki fungsi yang serupa, dental floss dan water floss mempunyai cara kerja yang berbeda.

Dental floss menggunakan benang tipis untuk membersihkan area di antara gigi. Sementara itu, water floss bekerja dengan menyemprotkan air ke bagian gigi yang sulit dijangkau. Perbedaan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai alat mana yang lebih baik digunakan.

Dokter Gigi Fariz Ramadhan menjelaskan bahwa dental floss dan water floss bukanlah pengganti sikat gigi. Keduanya berperan sebagai alat penunjang untuk membantu membersihkan bagian gigi yang tidak terjangkau oleh sikat.

Sikat Gigi Tetap Menjadi Langkah Utama

Menurut Fariz, pembersihan gigi harus tetap diawali dengan menyikat gigi. Sikat gigi menjadi alat utama untuk membersihkan seluruh permukaan gigi. Karena itu, penggunaan dental floss maupun water floss tidak boleh membuat seseorang melewatkan kebiasaan menyikat gigi.

“Pada prinsipnya, pembersihan gigi yang utama kan sikat gigi. Jadi yang paling utama kita bersihkan pakai sikat gigi,” kata Fariz di Jakarta, Jumat (4/9).

Ia menekankan bahwa teknik menyikat gigi juga perlu diperhatikan. Seluruh permukaan gigi harus disikat dengan gerakan yang tepat, tetapi tidak perlu memberikan tekanan berlebihan. Prinsip dasarnya adalah menyapu seluruh permukaan gigi secara menyeluruh tanpa menekan terlalu kuat.

Hindari Menyikat Gigi Terlalu Keras

Tekanan saat menyikat gigi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Fariz mengatakan, sebagian orang masih menyikat gigi terlalu kuat karena merasa giginya belum bersih apabila tidak ditekan.

Padahal, kebersihan gigi tidak ditentukan oleh seberapa kuat tekanan yang diberikan. Hal yang lebih penting adalah memastikan semua permukaan gigi tersikat menggunakan teknik yang tepat.

“Beberapa orang sering kali sikat giginya itu dengan cara ditekan agak kencang, karena terasa kurang bersih,” ujar Fariz.

Fungsi Dental Floss dan Water Floss

Setelah menyikat gigi, dental floss atau water floss dapat digunakan sesuai kebutuhan. Dental floss berbentuk benang tipis yang digunakan untuk membersihkan sela-sela gigi. Alat ini membantu menjangkau area yang tidak mudah dibersihkan hanya dengan sikat gigi.

Berbeda dari dental floss, water floss menggunakan semburan air. Semburan tersebut diarahkan ke area di antara gigi atau bagian lain yang sulit dijangkau oleh sikat gigi. Dengan demikian, kedua alat tersebut sama-sama berfungsi sebagai pelengkap dalam menjaga kebersihan gigi.

Fariz mengatakan, seseorang tidak perlu memaksakan diri untuk hanya menggunakan salah satu metode. Apabila terdapat bagian tertentu yang sulit dijangkau dengan dental floss, water floss dapat digunakan sebagai alternatif.

Keduanya Dapat Digunakan Bersamaan

Dental floss dan water floss memiliki fungsi yang saling melengkapi. Karena itu, penggunaan keduanya tidak menjadi masalah selama dilakukan dengan tepat. Tidak ada keharusan untuk menjadikan salah satu alat sebagai satu-satunya pilihan.

“Kalau digunakan secara bersama-sama, hasilnya akan efektif. Jadi tidak menekankan pada hanya satu alat pembersih saja,” kata Fariz.

Pilihan penggunaan dental floss atau water floss dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi gigi masing-masing. Alat tambahan tersebut digunakan untuk membantu membersihkan area yang masih sulit dijangkau setelah menyikat gigi.

Dental Floss dan Water Floss Bukan Pengganti Sikat Gigi

Fariz kembali mengingatkan bahwa dental floss, water floss, dan obat kumur merupakan alat penunjang dari sikat gigi. Artinya, keberadaan alat-alat tersebut tidak menggantikan langkah utama dalam membersihkan gigi.

Urutan yang perlu diperhatikan adalah menyikat seluruh permukaan gigi terlebih dahulu dengan teknik yang tepat. Setelah itu, dental floss atau water floss dapat digunakan untuk membantu membersihkan bagian yang belum terjangkau.

Dengan pemahaman tersebut, pertanyaan mengenai mana yang lebih baik antara dental floss dan water floss tidak harus dijawab dengan memilih salah satu. Keduanya dapat digunakan sesuai kebutuhan karena memiliki cara kerja yang berbeda, tetapi tujuan yang sama, yaitu membantu membersihkan area gigi yang sulit dijangkau.

Kesimpulan

Dental floss dan water floss bukan pengganti sikat gigi, melainkan alat pendukung untuk membersihkan sela-sela gigi dan area lain yang sulit dijangkau. Sikat gigi tetap menjadi langkah pertama dan utama dalam membersihkan gigi.

Penggunaan dental floss, water floss, atau keduanya dapat disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi gigi masing-masing. Hal yang paling penting adalah menyikat seluruh permukaan gigi dengan teknik yang tepat dan tanpa tekanan berlebihan. Ke depan, pemahaman mengenai fungsi setiap alat dapat membantu seseorang menggunakan perlengkapan pembersih gigi secara lebih sesuai, tanpa mengabaikan kebiasaan menyikat gigi.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment