Pesawat Cassa TNI AL Tergelincir di Runway Bandara Sultan Hasanuddin, Penerbangan Tetap Normal

Pesawat Cassa milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) tergelincir saat melakukan pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Pesawat tersebut dilaporkan keluar jalur setelah mendarat di landasan pacu 03-21.

Insiden ini segera ditangani oleh petugas bandara setelah menerima laporan dari Air Traffic Control (ATC). Berdasarkan informasi awal, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Seluruh awak atau penumpang pesawat telah dievakuasi dan diserahkan kepada pihak terkait.

Kronologi Pesawat Cassa TNI AL Tergelincir

PGS Branch Communication & CSR Department Head PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sultan Hasanuddin, Taufan Yudhistira, mengatakan bahwa pihak bandara memperoleh informasi mengenai insiden tersebut dari ATC. Laporan itu menyebutkan pesawat Cassa milik TNI mengalami tergelincir ketika sedang melakukan pendaratan.

Setelah menerima informasi dari menara pengawas atau tower, petugas bandara langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Penanganan dilakukan segera untuk memastikan kondisi awak serta situasi di sekitar landasan pacu.

“Jadi begitu tower menginformasikan kepada petugas di bandara, dan langsung ke lokasi kejadian serta langsung melakukan penanganan,” ujar Taufan kepada wartawan, Selasa (25/8).

Berbeda dengan Lokasi Insiden Pesawat Sukhoi

Taufan menjelaskan, lokasi pesawat Cassa TNI AL yang tergelincir berbeda dengan landasan pacu yang digunakan dalam insiden pesawat Sukhoi SU-30 MK2 pada Senin (24/8). Bandara Internasional Sultan Hasanuddin memiliki dua landasan pacu yang digunakan untuk mendukung kegiatan penerbangan.

Dua Landasan Pacu di Bandara Sultan Hasanuddin

Landasan pacu pertama berada pada jalur utara-selatan dan dikenal sebagai Runway 03-21. Sementara itu, landasan pacu lainnya berada pada jalur timur-barat dengan nama Runway 13-31.

Menurut Taufan, insiden pesawat Sukhoi SU-30 MK2 sebelumnya terjadi di Runway 13-31. Adapun pesawat Cassa TNI AL yang tergelincir pada Selasa terjadi di Runway 03-21.

“Jadi kejadian yang kemarin di runway yang berbeda. Kejadian yang kemarin di Runway 13-31, dan yang hari ini Runway 03-21,” kata Taufan.

Tidak Ada Korban Jiwa maupun Luka

Meski pesawat mengalami insiden saat melakukan pendaratan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa ataupun korban luka. Petugas di lapangan telah melakukan proses evakuasi terhadap seluruh awak atau penumpang yang berada di dalam pesawat.

Taufan menyampaikan bahwa informasi mengenai kondisi para penumpang diperoleh dari petugas di lokasi. Setelah dievakuasi, seluruh penumpang diserahkan kepada entitas atau pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.

“Berdasarkan informasi di lapangan yang kami terima tidak ada korban jiwa ataupun luka. Seluruh penumpang itu sudah dilakukan evakuasi oleh petugas dan diserahkan ke entitas yang terkait,” jelasnya.

Operasional Bandara Tetap Berjalan Normal

Insiden tergelincirnya pesawat Cassa TNI AL juga tidak dilaporkan mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Taufan memastikan seluruh landasan pacu tetap dapat digunakan untuk mendukung operasional penerbangan.

Dengan demikian, kegiatan penerbangan di bandara tetap berlangsung seperti biasa setelah kejadian tersebut. Pihak pengelola bandara menyatakan bahwa operasional tetap normal dan seluruh runway dapat beroperasi.

“Semua runway bisa beroperasi, penerbangan normal. Operasional bandara juga normal. Semuanya normal,” ujar Taufan.

Keterangan dari Pihak TNI AL Masih Dinantikan

Hingga berita ini ditulis, pihak Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IV Makassar belum memberikan keterangan terkait insiden pesawat Cassa tersebut. Informasi dari pihak TNI AL diharapkan dapat memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kondisi pesawat dan kronologi kejadian.

Kesimpulan

Pesawat Cassa milik TNI AL tergelincir saat mendarat di Runway 03-21 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros. Petugas bandara langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan dari ATC. Tidak ada korban jiwa maupun luka, sementara seluruh awak atau penumpang telah dievakuasi.

Insiden ini juga tidak mengganggu operasional penerbangan karena seluruh runway di Bandara Sultan Hasanuddin tetap dapat digunakan secara normal. Penjelasan lebih lengkap mengenai kejadian tersebut masih menunggu keterangan resmi dari Kodaeral IV Makassar.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment