Presiden Prabowo Minta Seluruh Komandan Upacara HUT RI Menghadap Usai Bertugas
Presiden Prabowo Minta Seluruh Komandan Upacara HUT RI Menghadap Usai Bertugas
Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh komandan yang bertugas dalam rangkaian upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih di Istana Kepresidenan untuk menghadap dirinya. Permintaan tersebut disampaikan setelah pelaksanaan upacara dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus.
Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas karena rangkaian upacara berlangsung tertib, lancar, dan khidmat. Ia juga mengaku bangga terhadap kinerja para komandan serta seluruh unsur yang terlibat dalam pelaksanaan upacara kenegaraan tersebut.
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengucapkan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah menjalankan tugasnya dengan baik. Menurutnya, pelaksanaan upacara yang berlangsung tertib dan khidmat menjadi hal yang patut diapresiasi.
“Terima kasih atas pelaksanaan upacara yang telah berjalan dengan tertib dan khidmat, saya bangga dengan kalian,” ujar Prabowo.
Komandan upacara pengibaran bendera saat itu adalah Kolonel Inf Priyo Handoyo. Ia diketahui menjabat sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0733/Kota Semarang. Seusai upacara, Prabowo meminta Priyo untuk menghadap bersama seluruh komandan kesatuan yang bertugas.
“Sesudah ini komandan upacara, dengan semua komandan kesatuan, menghadap saya. Lanjutkan,” kata Prabowo kepada Priyo.
Komandan Upacara Penurunan Bendera Juga Diminta Menghadap
Permintaan serupa juga disampaikan Prabowo setelah upacara penurunan Bendera Merah Putih selesai dilaksanakan. Tidak hanya komandan upacara, tiga komandan yang bertugas dalam rangkaian tersebut turut diminta menghadap Presiden.
Permintaan itu disampaikan setelah Prabowo menerima laporan dari Komandan Upacara Penurunan Bendera, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Jerrold Hendra Yosef Kumontoy. Jerrold melaporkan bahwa seluruh rangkaian upacara telah selesai dilaksanakan.
“Terima kasih atas pelaksanaan upacara yang tertib dan khidmat. Komandan upacara, komandan korsik, dan semua komandan kesatuan menghadap saya. Lanjutkan,” ujar Prabowo.
Profil Singkat Jerrold Hendra Yosef Kumontoy
Jerrold Hendra Yosef Kumontoy saat ini menjabat sebagai Kapolresta Balikpapan. Sebelum dipercaya menjadi komandan upacara penurunan bendera, ia mengikuti proses seleksi bersama sejumlah perwira dari unsur TNI dan Polri.
Jerrold merupakan putra Minahasa yang lahir di Tomohon, Sulawesi Utara. Ia juga memiliki keterikatan dengan Tondano. Kepercayaan untuk mewakili Polri dalam proses seleksi petugas upacara kenegaraan menjadi pengalaman yang ia syukuri.
“Bagi saya terpilih mewakili Polri hingga titik ini sangat disyukuri. Banyak pengalaman yang didapatkan,” kata Jerrold.
Bendera Merah Putih Dibawa Kembali ke Monas
Setelah upacara penurunan selesai, Bendera Merah Putih diserahkan kepada Prabowo selaku inspektur upacara. Penyerahan dilakukan oleh Neeltje Deliana Insjowi yang bertugas sebagai pembawa baki.
Selanjutnya, Bendera Merah Putih bersama teks Proklamasi dibawa kembali oleh rombongan kirab menuju Monumen Nasional atau Monas. Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan setelah upacara penurunan bendera di Istana Kepresidenan.
Kesimpulan
Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi kepada para komandan dan seluruh petugas upacara HUT RI yang telah menjalankan tugas secara tertib dan khidmat. Ia meminta komandan upacara pengibaran serta penurunan bendera, bersama komandan kesatuan, untuk menghadap setelah rangkaian tugas selesai.
Penghargaan tersebut menunjukkan perhatian Prabowo terhadap pelaksanaan upacara kenegaraan dan kontribusi para petugas di dalamnya. Ke depan, pengalaman serta tanggung jawab yang dijalankan para komandan dalam upacara ini menjadi bagian penting dari catatan pelaksanaan peringatan kemerdekaan Republik Indonesia.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment