Rano Karno Dorong Kehadiran Bioskop di Taman Ismail Marzuki untuk Bangun Ekosistem Perfilman Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mendorong agar fasilitas bioskop kembali hadir di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Menurut Rano, keberadaan bioskop di pusat kesenian tersebut memiliki peran penting dalam membangun ekosistem perfilman di Jakarta.
Rano menyampaikan keinginannya setelah menyaksikan drama musikal Putri Lopian: Bunga Belantara Dairi yang ditampilkan oleh Sekolah Seni Yonif di Taman Ismail Marzuki, Minggu (30/8). Ia menilai aktivitas seni yang semakin berkembang di TIM perlu didukung oleh fasilitas yang dapat memperkuat hubungan antara seni pertunjukan, perfilman, dan masyarakat.
Rano Karno Ingin Bioskop Kembali Hadir di TIM
Rano menegaskan bahwa Taman Ismail Marzuki perlu memiliki fasilitas bioskop. Ia menyebut keberadaan bioskop bukan hanya sebagai tempat pemutaran film, tetapi juga bagian dari ekosistem perfilman yang perlu dibangun di Jakarta.
“Artinya yang pasti kita harus ada bioskop di sini, karena ini nanti menjadi ekosistem perfilman Jakarta,” kata Rano seusai menyaksikan pertunjukan drama musikal di TIM.
Menurut Rano, kawasan Taman Ismail Marzuki sebenarnya pernah memiliki fasilitas bioskop. Namun, fasilitas tersebut tidak kembali tersedia setelah proses revitalisasi kawasan berlangsung.
Bioskop Hilang Setelah Revitalisasi
Rano menjelaskan, fasilitas bioskop sebelumnya merupakan bagian dari kawasan TIM. Akan tetapi, rencana menghadirkan kembali fasilitas tersebut belum terlaksana setelah revitalisasi selesai dilakukan.
“Karena ini seperti yang dilakukan oleh pusat. Di sini dulu pernah ada bioskop kan, tapi begitu ada revitalisasi, bioskopnya nggak sempat dibuat. Makanya kita harus punya bioskop,” ujarnya.
Keinginan tersebut menunjukkan perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap pengembangan fasilitas seni dan budaya di ibu kota. Dengan adanya bioskop, kawasan TIM diharapkan dapat memiliki ruang tambahan untuk mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan perfilman.
Aktivitas Seni di TIM Semakin Berkembang
Selain membahas rencana kehadiran bioskop, Rano juga menyoroti aktivitas seni di Taman Ismail Marzuki yang dinilai semakin menggeliat. Berbagai pertunjukan dan kegiatan seni yang berlangsung di kawasan tersebut menjadi bagian dari atmosfer seni yang terus berkembang.
Rano mengaku telah membahas pemanfaatan salah satu bangunan mangkrak yang berada di kawasan TIM. Bangunan tersebut, kata dia, berpotensi digunakan untuk mendukung kegiatan dan kebutuhan seni di lingkungan Taman Ismail Marzuki.
“Ini memang sudah menjadi atmosfer yang sangat dibutuhkan. Karena itulah barangkali, kemarin saya membahas khusus tentang bagaimana ada satu bangunan mangkrak, yang ada di depan itu, itu kita akan mau memanfaatkan,” kata Rano.
Rencana pemanfaatan bangunan tersebut menjadi salah satu langkah yang dibicarakan untuk merespons perkembangan aktivitas seni di TIM. Namun, dalam pernyataannya, Rano belum menjelaskan secara rinci bentuk pemanfaatan bangunan itu maupun tahapan pelaksanaannya.
Pembahasan Kalender Event Jakarta 2027
Dalam kesempatan yang sama, Rano menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga akan membahas kalender acara untuk memperingati 500 tahun Jakarta pada 2027. Ia mengatakan rangkaian kegiatan di Jakarta akan dimulai sejak Desember dan berlangsung hingga Desember tahun berikutnya.
Menurut Rano, persiapan untuk rangkaian peringatan tersebut membutuhkan pengelolaan khusus. Karena itu, ia menyebut fokus pada tahun berikutnya perlu ditangani oleh satu tim yang secara khusus bertugas menyiapkan berbagai agenda.
“Karena kalau tahun depan itu memang fokusnya sudah harus di-manage dengan satu tim yang memang spesial untuk itu. Kalau enggak, tidak mudah untuk menyiapkan. Kalender kita dari mulai Desember tahun ini sampai Desember tahun depan. Itu tidak mudah,” katanya.
Kesimpulan
Rano Karno mendorong agar fasilitas bioskop kembali dibangun di Taman Ismail Marzuki untuk memperkuat ekosistem perfilman Jakarta. Ia juga menyoroti meningkatnya aktivitas seni di TIM serta kemungkinan pemanfaatan bangunan mangkrak di kawasan tersebut.
Selain pengembangan fasilitas seni, Pemprov DKI Jakarta akan membahas kalender event untuk rangkaian peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027. Ke depan, rencana kehadiran bioskop dan pemanfaatan bangunan di TIM akan menjadi bagian dari upaya mengembangkan kawasan tersebut sebagai ruang seni dan budaya di Jakarta.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment