Bilal Hasan Diprediksi Butuh hingga Tiga Tahun untuk Jadi Contender UFC

Bilal Hasan mulai mendapat perhatian besar dari publik UFC dan dunia mixed martial arts (MMA) setelah membukukan dua kemenangan mengesankan dalam waktu hanya 18 hari. Petarung berdarah Indonesia tersebut menunjukkan performa impresif sejak tampil di Dana White’s Contender Series (DWCS) hingga melakoni debut di UFC.

Meski memiliki catatan pertandingan yang menjanjikan, Bilal dinilai masih membutuhkan proses panjang sebelum dapat disebut sebagai penantang serius sabuk juara UFC kelas terbang. Praktisi MMA Fransino memperkirakan petarung berusia 25 tahun itu memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga tahun untuk menembus level contender.

Dua Kemenangan dalam 18 Hari

Nama Bilal Hasan mencuat setelah meraih dua kemenangan penting dalam rentang waktu yang sangat singkat. Kemenangan pertama diraih dalam ajang Dana White’s Contender Series, kompetisi yang menjadi salah satu jalur bagi para petarung untuk mendapatkan kesempatan tampil di UFC.

Dalam pertandingan tersebut, Bilal menghadapi petarung asal India, Mridul Saikia. Ia berhasil menyelesaikan pertarungan hanya dalam waktu 45 detik. Hasil itu menjadi modal penting bagi Bilal untuk melangkah ke panggung UFC dan membuktikan kemampuannya di level yang lebih tinggi.

Performa impresif tersebut berlanjut pada akhir pekan berikutnya. Petarung kelahiran Hawaii, Amerika Serikat, itu kembali mencatat kemenangan dengan menumbangkan Nilson Rojas dalam debutnya di UFC Shanghai.

Rekor Bilal Hasan Semakin Menjanjikan

Kemenangan atas Nilson Rojas semakin memperkuat catatan karier Bilal Hasan. Sebelum laga tersebut, Bilal telah mengoleksi sembilan kemenangan dan satu no contest dari total 10 penampilan di atas matras.

Rekor tersebut menunjukkan konsistensi Bilal dalam menjalani kariernya sebagai petarung MMA. Dua kemenangan beruntun dalam waktu 18 hari juga membuat namanya semakin diperbincangkan oleh penggemar UFC.

Namun, pencapaian itu belum cukup untuk menempatkan Bilal sebagai penantang utama gelar juara kelas terbang. Menurut Fransino, Bilal masih harus membuktikan diri melalui sejumlah pertandingan lain dan menaiki peringkat UFC secara bertahap.

Masih Harus Menapaki Peringkat UFC

Fransino menilai Bilal saat ini belum dapat dikategorikan sebagai contender yang serius karena baru menjalani satu pertandingan di UFC. Ia menyebut Bilal kemungkinan masih berada di luar jajaran 20 besar atau bahkan 30 besar peringkat kelas terbang.

“Kalau sekarang ini saya rasa belum bisa dia disebut sebagai contender yang serius. Dia baru memenangkan debut. Tentunya dia harus menaiki ranking, mungkin sekarang ini masuk ke 20 besar atau bahkan 30 besar,” kata Fransino kepada CNN Indonesia, Senin (31/8).

Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa perjalanan Bilal menuju perebutan gelar masih cukup panjang. Kemenangan dalam debut UFC memang menjadi pencapaian penting, tetapi seorang petarung tetap perlu mengumpulkan kemenangan secara konsisten untuk memperbaiki posisinya dalam daftar peringkat.

Ujian Akan Semakin Beragam

Selain menghadapi tantangan dari sisi peringkat, Bilal juga diperkirakan akan menghadapi lawan dengan kemampuan yang semakin beragam. Fransino menyebut petarung berusia 25 tahun itu akan diuji melalui berbagai teknik berbeda dalam pertandingan-pertandingan berikutnya.

Pengalaman menghadapi variasi teknik tersebut dinilai penting bagi perkembangan Bilal. Sebab, persaingan di kelas terbang UFC menuntut kemampuan yang lebih lengkap, terutama ketika seorang petarung mulai berhadapan dengan lawan-lawan yang berada di posisi lebih tinggi dalam peringkat.

Fransino memperkirakan Bilal baru bisa benar-benar diperhitungkan sebagai contender sabuk juara setelah mampu menembus jajaran 10 besar ranking UFC. Untuk mencapai posisi tersebut, Bilal masih harus melewati beberapa tahap dan membuktikan bahwa performa impresifnya dapat dipertahankan.

Kesimpulan

Bilal Hasan telah mengawali kiprahnya di UFC dengan sangat baik melalui dua kemenangan cepat atas Mridul Saikia dan Nilson Rojas. Rekor sembilan kemenangan dan satu no contest dari 10 penampilan juga menjadi dasar kuat bagi masa depannya di dunia MMA.

Meski demikian, statusnya saat ini belum dapat disebut sebagai contender serius kelas terbang UFC. Bilal masih perlu menaiki peringkat secara bertahap, menghadapi lawan dengan teknik yang lebih bervariasi, serta menembus 10 besar ranking. Berdasarkan penilaian Fransino, proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga tahun sebelum Bilal benar-benar siap bersaing sebagai penantang sabuk juara.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment