Java United Catat Rekor Tiket Termurah Super League 2026/2027, Hanya Rp15 Ribu

Java United mencatatkan rekor baru dalam persaingan harga tiket pertandingan kandang Super League pada awal musim 2026/2027. Klub yang pada musim lalu masih menggunakan nama Malut United tersebut menetapkan harga tiket termurah sebesar Rp15 ribu untuk laga kandangnya di Stadion Jatidiri, Semarang.

Harga tersebut menjadi yang paling rendah dibandingkan tiket pertandingan kandang klub-klub Super League pada musim sebelumnya. Java United sekaligus mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Persik Kediri, dengan harga tiket termurah sebesar Rp35 ribu.

Java United Tetapkan Tiket Termurah Rp15 Ribu

Informasi mengenai harga tiket disampaikan Java United melalui publikasi resmi klub pada Selasa (1/9) sore. Dalam unggahan di akun Instagram resmi klub, Java United mengajak suporter untuk memenuhi Tribune Barat.

Unggahan tersebut menampilkan pencoretan harga tiket Rp150 ribu. Pesan itu menjadi bagian dari promosi klub untuk memperkenalkan harga tiket baru yang jauh lebih terjangkau, yakni Rp15 ribu.

“Waktunya memenuhi Tribune Barat!” tulis Java United dalam unggahan tersebut.

Penetapan harga ini langsung menjadi perhatian di kalangan suporter Super League. Selain menarik karena nominalnya sangat rendah, harga tersebut juga memperlihatkan upaya klub untuk mendatangkan lebih banyak penonton ke stadion.

Patahkan Rekor Harga Tiket Persik

Sebelum Java United menetapkan harga Rp15 ribu, rekor tiket termurah dalam pertandingan kandang Super League musim lalu dipegang Persik Kediri. Klub tersebut mematok harga tiket termurah sebesar Rp35 ribu.

Dengan demikian, harga tiket Java United lebih murah Rp20 ribu dibandingkan rekor sebelumnya. Selisih tersebut menunjukkan bahwa Java United mengambil pendekatan berbeda dalam menentukan harga tiket pertandingan kandangnya.

Harga yang ditawarkan Java United juga lebih rendah dibandingkan klub lain yang pernah berpindah markas. Bhayangkara FC, misalnya, menetapkan harga tiket termurah Rp40 ribu saat menggunakan Lampung sebagai home base.

Lebih Murah dari Tiket PSIS Semarang

Harga tiket Java United bahkan berada di bawah harga tiket pertandingan kandang PSIS Semarang. PSIS merupakan tim asal Semarang yang pada musim lalu bermain di kasta kedua, Championship.

Pada musim lalu, tiket termurah pertandingan kandang PSIS Semarang berada di angka Rp75 ribu. Jika dibandingkan dengan harga tiket Java United, terdapat perbedaan sebesar Rp60 ribu.

Perbandingan tersebut membuat harga Rp15 ribu yang ditetapkan Java United menjadi salah satu daya tarik utama menjelang pertandingan kandang klub di Semarang.

Stadion Jatidiri Jadi Markas Java United

Pada musim 2026/2027, Java United menggunakan Stadion Jatidiri, Semarang, sebagai kandang dalam kompetisi Super League. Perubahan markas ini dilakukan setelah klub berganti nama dari Malut United menjadi Java United.

Stadion Jatidiri merupakan salah satu fasilitas olahraga yang biaya sewanya tidak murah. Berdasarkan data resmi BPPLOP Jawa Tengah selaku pengelola Stadion Jatidiri, tarif sewa untuk pertandingan Liga 1 berada di kisaran Rp127 juta hingga Rp140 juta.

Besarnya biaya sewa stadion membuat strategi penjualan tiket menjadi bagian penting bagi klub. Dengan menetapkan harga tiket termurah Rp15 ribu, Java United berupaya menjadikan harga terjangkau sebagai solusi untuk mengumpulkan massa dan meningkatkan kehadiran penonton di stadion.

Harga Murah untuk Menarik Suporter

Penetapan harga tiket murah tidak hanya menjadi catatan dalam persaingan Super League, tetapi juga menunjukkan strategi Java United dalam membangun hubungan dengan suporter di Semarang. Harga yang terjangkau diharapkan dapat membuka kesempatan lebih besar bagi masyarakat untuk menyaksikan pertandingan secara langsung.

Ajakan memenuhi Tribune Barat memperlihatkan bahwa klub ingin menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih ramai di Stadion Jatidiri. Langkah tersebut menjadi penting mengingat Java United harus bermain di markas baru pada musim ini.

Kesimpulan

Java United resmi memecahkan rekor harga tiket termurah Super League dengan menetapkan tarif Rp15 ribu untuk pertandingan kandangnya. Harga ini mengungguli rekor Persik Kediri sebesar Rp35 ribu, sekaligus lebih rendah dibandingkan harga tiket Bhayangkara FC di Lampung dan PSIS Semarang pada musim lalu.

Dengan Stadion Jatidiri sebagai kandang dan biaya sewa pertandingan Liga 1 yang mencapai Rp127 juta hingga Rp140 juta, penjualan tiket murah menjadi strategi Java United untuk menarik lebih banyak penonton. Ke depan, kebijakan ini diharapkan dapat membantu klub mengumpulkan massa sekaligus membangun dukungan suporter di markas barunya.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment