Jeka Saragih Kalah TKO dari Ammarul Shafiq dalam 50 Detik di BYON Combat Showbiz 8

Petarung Indonesia, Jeka Saragih, harus menerima kekalahan cepat dalam ajang BYON Combat Showbiz 8. Mantan petarung UFC tersebut kalah technical knockout (TKO) dari wakil Malaysia, Ammarul Shafiq, pada ronde pertama dalam duel yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Minggu (30/8) dini hari WIB.

Pertandingan ini berlangsung singkat. Belum genap 50 detik sejak duel dimulai, Ammarul berhasil melancarkan serangan lutut atau knee strike yang telak ke arah tubuh Jeka. Serangan tersebut membuat Jeka langsung terjatuh dan tidak mampu melanjutkan pertarungan hingga wasit menyelesaikan hitungan.

Jeka Saragih Berusaha Meladeni Serangan Ammarul

Sejak awal pertandingan, Jeka Saragih berusaha memberikan perlawanan terhadap Ammarul Shafiq. Berdasarkan video yang diunggah BYON Combat, Ammarul tampil agresif dengan mengandalkan sejumlah serangan tendangan. Jeka tetap berusaha meladeni tekanan tersebut meski terdapat perbedaan postur yang cukup mencolok di antara kedua petarung.

Jeka mencoba membalas melalui kombinasi pukulan dan tendangan. Ia tidak terlihat gentar menghadapi gaya bertarung Ammarul yang terus menekan dari awal duel. Namun, keunggulan jangkauan yang dimiliki Ammarul membuat beberapa pukulan dan tendangannya mampu mencapai sasaran.

Situasi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam jalannya pertarungan. Ammarul dapat menjaga jarak sekaligus melancarkan serangan dari luar jangkauan Jeka. Ketika kesempatan terbuka, petarung asal Malaysia itu kemudian melepaskan serangan lutut kanan yang mengarah ke ulu hati Jeka.

Knee Strike Ammarul Membuat Jeka Terjatuh

Serangan lutut kanan Ammarul mengenai ulu hati Jeka dengan telak. Jeka langsung ambruk di atas kanvas setelah menerima serangan tersebut. Wasit sempat melakukan hitungan untuk memberikan kesempatan kepada Jeka agar dapat kembali berdiri dan melanjutkan pertandingan.

Namun, kondisi Jeka tidak kunjung membaik. Hingga hitungan mencapai angka 10, Jeka masih tersungkur dan belum mampu bangkit. Wasit pun menyatakan Ammarul Shafiq sebagai pemenang melalui TKO pada ronde pertama.

Kemenangan tersebut sekaligus membawa Ammarul meraih sabuk juara BYON Kickstriking Asia. Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Ammarul setelah mampu menghentikan perlawanan Jeka dalam waktu kurang dari satu menit.

Ammarul Dedikasikan Kemenangan untuk Keluarga

Usai pertandingan, Ammarul menyampaikan bahwa kemenangan tersebut ia dedikasikan untuk keluarganya. Ia secara khusus menyebut ayah dan orang tuanya yang telah memberikan pengorbanan besar dalam perjalanan untuk mewujudkan impiannya sebagai petarung.

“Saya juga ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk keluarga saya, ayah saya, orang tua Ammarul, mereka telah berkorban segalanya agar Ammarul bisa mencapai impian,” kata Ammarul.

Menurut Ammarul, motivasi dalam pertandingan tersebut juga datang dari para petarung Malaysia yang sebelumnya pernah tampil di BYON Combat. Kiprah para petarung tersebut disebut turut menginspirasinya untuk tampil dan meraih kemenangan di ajang ini.

Ammarul Pastikan Tampil di BYON World Grandprix 2026

Tidak berhenti pada kemenangan di BYON Combat Showbiz 8, Ammarul juga memastikan dirinya akan tampil dalam BYON World Grandprix 2026. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada 12 Desember mendatang.

Kepastian tersebut menjadi langkah berikutnya bagi Ammarul setelah ia berhasil menyabet sabuk juara BYON Kickstriking Asia. Sementara itu, Jeka Saragih harus menerima hasil kurang menguntungkan setelah pertarungannya berakhir melalui TKO pada ronde pertama.

Kesimpulan

Jeka Saragih kalah TKO dari Ammarul Shafiq dalam duel BYON Combat Showbiz 8 di Tennis Indoor Senayan. Pertarungan berakhir ketika serangan knee strike kanan Ammarul mengenai ulu hati Jeka dan membuatnya tidak mampu bangkit hingga hitungan ke-10.

Ammarul pun dinyatakan menang pada ronde pertama sekaligus meraih sabuk juara BYON Kickstriking Asia. Ia mendedikasikan kemenangan tersebut untuk keluarganya dan menyebut petarung-petarung Malaysia sebagai sumber inspirasi. Ke depan, Ammarul telah memastikan kehadirannya di BYON World Grandprix 2026 yang akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada 12 Desember mendatang.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment