Timnas Futsal Putri Indonesia Panggil 16 Pemain untuk TC di Kudus dan Uji Coba Lawan Rusia
Federasi Futsal Indonesia (FFI) resmi memanggil 16 pemain Timnas Futsal Putri Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan atau training camp (TC) di Kudus, Jawa Tengah. Selain menjalani persiapan melalui latihan terpusat, skuad Garuda Pertiwi juga dijadwalkan menghadapi tim futsal putri Rusia dalam dua pertandingan uji coba.
Agenda tersebut menjadi bagian penting dari persiapan Timnas Futsal Putri Indonesia sebelum menghadapi sejumlah kompetisi internasional. Pemusatan latihan di Kudus dijadwalkan berlangsung mulai 20 September hingga 16 Oktober. Sementara itu, laga uji coba kontra Rusia akan dimainkan pada 13 dan 15 Oktober.
16 Pemain Dipanggil ke Pemusatan Latihan
Pelatih kepala Timnas Futsal Putri Indonesia, Luis Estrella, telah menetapkan 16 pemain yang akan mengikuti agenda pemusatan latihan. Komposisi skuad tersebut terdiri atas pemain dengan posisi kiper, anchor, flank, dan pivot.
Sejumlah pemain senior yang sebelumnya meraih medali perak pada SEA Games 2025 turut masuk dalam daftar panggilan. Beberapa di antaranya adalah Fitri Rosdiana, Ikeu Rosita, dan Quisepina Anastasia T. Olin. Namun, kapten Timnas Futsal Putri Indonesia, Novita Murni Piranti, tidak termasuk dalam daftar pemain yang dipanggil kali ini.
Daftar Pemain Timnas Futsal Putri Indonesia
- Kiper: Fitry Amelya, Sella Salsadila Agustin, Tsania Anggita Firdistya
- Anchor: Diah Tri Lestari, Jein Sitty Way, Nizrina Fauziah Permana
- Flank: Dhea Febrina Bangun, Carmen Feberly Karath, Fitri Rosdiana, Ikeu Rosita, Fitri Sundari, Quisepina Anastasia T. Olin, Valencia Cessa Antogia
- Pivot: Insyafayda Salsabillah, Agnes Matulapelwa, Nisma Francida Rusdiana
Uji Coba Melawan Rusia Berlangsung Dua Kali
Setelah menjalani rangkaian pemusatan latihan di Kudus, Timnas Futsal Putri Indonesia akan berhadapan dengan tim futsal putri Rusia. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung sebanyak dua kali, yakni pada 13 dan 15 Oktober.
Laga uji coba ini diharapkan menjadi bagian dari proses persiapan tim sebelum menghadapi agenda yang lebih besar. Pertandingan melawan Rusia juga akan memberikan kesempatan bagi Luis Estrella untuk memantau kesiapan para pemain yang telah dipanggil ke dalam skuad.
Dengan adanya pemusatan latihan dan pertandingan uji coba, para pemain memiliki kesempatan untuk membangun kekompakan serta mematangkan persiapan tim. FFI telah memasukkan agenda tersebut sebagai bagian dari program pengembangan Timnas Futsal Putri Indonesia.
Persiapan Menuju AIMAG dan Piala AFF Futsal Putri
Agenda terdekat Timnas Futsal Putri Indonesia adalah Asian Indoor and Martial Arts Games (AIMAG). Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 21 Desember di Riyadh, Arab Saudi.
Selain tim senior, perhatian juga diarahkan kepada kelompok usia muda. Tim futsal Garuda Pertiwi U-19 dan U-16 akan tampil dalam Piala AFF Futsal Putri yang dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 28 Desember di Thailand.
Rangkaian agenda tersebut membuat persiapan tim nasional putri menjadi semakin penting. Pemusatan latihan di Kudus dan pertandingan melawan Rusia dapat menjadi salah satu tahapan untuk menyiapkan skuad menghadapi kompetisi yang akan datang.
Kolaborasi FFI dan PT Perada Swara Productions
Pemusatan latihan di Kudus serta agenda uji coba melawan Rusia merupakan hasil kerja sama antara FFI dan PT Perada Swara Productions. Kolaborasi tersebut terjalin sebagai bagian dari upaya mendukung perkembangan futsal putri Indonesia.
PT Perada Swara Productions merupakan pihak swasta di bawah naungan Djarum Foundation. Perusahaan tersebut memiliki komitmen untuk ikut mengembangkan futsal putri Indonesia, termasuk melalui dukungan terhadap program pembinaan dan persiapan tim nasional.
Kesimpulan
FFI telah memanggil 16 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Futsal Putri Indonesia di Kudus mulai 20 September hingga 16 Oktober. Dalam rangkaian agenda tersebut, skuad asuhan Luis Estrella akan menghadapi Rusia pada 13 dan 15 Oktober.
Komposisi pemain yang dipanggil mencakup sejumlah nama senior peraih medali perak SEA Games 2025, meski kapten Novita Murni Piranti tidak masuk dalam daftar. Agenda ini menjadi bagian dari persiapan menuju AIMAG di Riyadh serta mendukung pengembangan futsal putri Indonesia secara berkelanjutan melalui kerja sama FFI dan pihak swasta.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment