Veda Ega Pratama Akui Kesulitan di Moto3 San Marino, Fokus Bangkit di Austria
Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, mengakui bahwa Moto3 San Marino menjadi pekan yang sulit bagi dirinya. Veda Ega tidak mampu meraih poin setelah menyelesaikan balapan di posisi ke-18. Hasil tersebut menjadi evaluasi penting bagi Veda Ega dan Honda Team Asia untuk menghadapi balapan berikutnya di Austria.
Sejak rangkaian sesi di Moto3 San Marino, Veda Ega merasa masih memiliki sejumlah hal yang perlu diperbaiki. Ia sempat tampil percaya diri ketika menjalani sesi pada Jumat, terutama saat lintasan berada dalam kondisi lembap. Namun, situasi berubah ketika balapan berlangsung di atas lintasan kering.
Veda Ega Kesulitan di Moto3 San Marino
Veda Ega menilai perbedaan kondisi lintasan turut memengaruhi penampilannya sepanjang akhir pekan. Ia merasa mampu melaju dengan cepat ketika menghadapi kondisi lembap pada sesi Jumat. Akan tetapi, kondisi tersebut tidak sama dengan situasi ketika balapan utama digelar.
“Ini jadi pekan yang sulit bagi saya. Saya kesulitan sepanjang pekan, walaupun pada Jumat, terutama dalam kondisi lembap, saya merasa sangat percaya diri dan merasa saya bisa melaju dengan cepat,” ujar Veda Ega seperti dikutip dari rilis yang diterima CNN Indonesia.
Menurut Veda Ega, balapan berlangsung dalam kondisi lintasan kering. Perubahan karakter lintasan tersebut membuat persiapannya harus disesuaikan. Ia juga mengaku sudah merasakan adanya beberapa bagian yang masih perlu ditingkatkan sejak sesi latihan dan kualifikasi.
Finis di Posisi ke-18
Dalam balapan Moto3 San Marino, Veda Ega harus puas finis di urutan ke-18. Posisi tersebut membuat pembalap asal Indonesia itu tidak mendapatkan poin. Hasil ini tentu belum sesuai dengan harapan Veda Ega dan tim setelah melalui rangkaian persiapan sepanjang akhir pekan.
Veda Ega bersama Honda Team Asia telah berusaha melakukan sejumlah perbaikan menjelang balapan. Tim berupaya meningkatkan performa agar pembalap Indonesia tersebut dapat tampil lebih kompetitif. Namun, berbagai upaya itu belum mampu mengantarkan Veda Ega ke posisi yang menghasilkan poin.
Performa Motor Mulai Membaik
Meski gagal meraih poin, Veda Ega melihat adanya perkembangan pada performa motor. Ia menilai motor yang digunakan dalam balapan terlihat lebih baik dibandingkan sesi sebelumnya. Hal itu menjadi salah satu catatan positif di tengah hasil balapan yang belum memuaskan.
Namun, Veda Ega tidak menilai masalah yang dihadapinya hanya berkaitan dengan performa motor. Ia menyadari bahwa dirinya juga memiliki bagian yang harus dievaluasi. Pembalap tersebut ingin memahami berbagai hal yang dapat membantunya tampil lebih baik pada balapan berikutnya.
“Tentu saja, ini bukan hanya soal motor. Saya juga harus meningkatkan kualitas diri dan memahami hal-hal yang bisa membuat saya bisa tampil lebih baik,” kata Veda Ega.
Menatap Balapan Berikutnya di Austria
Veda Ega tidak ingin berlarut-larut dalam hasil yang diraihnya di Moto3 San Marino. Ia berencana menggunakan beberapa hari ke depan untuk bekerja lebih keras dan mempersiapkan diri menghadapi balapan berikutnya.
Austria menjadi tujuan selanjutnya bagi Veda Ega. Ia menyebut Austria sebagai salah satu trek yang disukainya. Dengan adanya balapan lain pada pekan mendatang, Veda Ega berharap dapat memulai kembali persiapannya dan menunjukkan performa yang lebih baik.
“Saya akan bekerja keras dalam beberapa hari ke depan karena Austria juga merupakan trek yang saya sukai. Kami akan punya balapan lain pekan mendatang, jadi saya akan memulai ulang dan berusaha menampilkan yang terbaik di sana,” ujar Veda Ega.
Kesimpulan
Moto3 San Marino menjadi pengalaman yang cukup sulit bagi Veda Ega Pratama. Ia finis di posisi ke-18 dan gagal meraih poin setelah menghadapi sejumlah kendala sejak sesi latihan hingga balapan. Perbedaan kondisi lintasan lembap saat Jumat dan lintasan kering ketika balapan menjadi salah satu hal yang turut memengaruhi penampilannya.
Meski demikian, Veda Ega melihat performa motor mulai menunjukkan perbaikan. Ia juga menyadari bahwa peningkatan tidak hanya perlu dilakukan pada motor, tetapi juga pada kualitas dirinya sebagai pembalap. Dengan fokus pada evaluasi dan kerja keras, Veda Ega akan berusaha bangkit pada balapan berikutnya di Austria.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment