Kemendag Panggil MAP Terkait Keluhan Promo Buy 1 Get 1 Free di MAP CLUB, Sports Station, dan Planet Sports

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memanggil PT MAP CLUB Digital Asia dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk untuk meminta klarifikasi terkait sejumlah keluhan konsumen dalam program promosi Buy 1 Get 1 Free (BOGO). Pengaduan tersebut muncul dari transaksi yang dilakukan selama periode promo pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 melalui platform MAP CLUB, Sports Station, dan Planet Sports.

Klarifikasi dilakukan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag pada 19 Agustus 2026. Langkah tersebut ditempuh untuk memperoleh penjelasan dari pihak perusahaan sekaligus memastikan seluruh laporan konsumen mendapatkan tindak lanjut yang sesuai.

Kemendag Minta Penanganan Pengaduan Konsumen

Direktur Pemberdayaan Konsumen Ditjen PKTN Kemendag, Immanuel Tarigan Sibero, mengatakan pemanggilan terhadap pihak MAP dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan penyelesaian pengaduan konsumen. Menurutnya, pelaku usaha harus memberikan informasi yang jelas mengenai transaksi, status pesanan, proses pengiriman, serta mekanisme pengembalian dana apabila pesanan tidak dapat dipenuhi.

Immanuel menegaskan bahwa setiap pengaduan konsumen perlu ditangani secara serius dan diselesaikan dengan penuh tanggung jawab. Kejelasan informasi dinilai penting agar konsumen dapat mengetahui perkembangan transaksi dan langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kendala.

Volume Pesanan Tinggi Pengaruhi Proses Pengiriman

Dalam sesi klarifikasi, pihak MAP menjelaskan bahwa tingginya volume pesanan selama masa promosi membuat sebagian transaksi membutuhkan waktu lebih lama untuk diproses dan dikirim. Kondisi tersebut turut dipengaruhi oleh sistem yang mengintegrasikan stok dari berbagai toko dan gudang di Indonesia.

Dengan sistem tersebut, satu pesanan dapat dikirim dari lokasi yang berbeda. Akibatnya, barang dalam satu transaksi tidak selalu diterima konsumen pada waktu yang sama. Perbedaan waktu penerimaan ini menjadi salah satu kendala yang dikeluhkan oleh konsumen selama periode promo.

Kendala Pelacakan dan Kelengkapan Barang

Senior Division Manager E-Commerce Commercial MAP Aktif Adiperkasa, Christina Julita, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah nomor resi yang tidak dapat dilacak. Ia mengatakan informasi mengenai perkembangan pengiriman telah disampaikan kepada konsumen melalui email, media sosial, dan banner pada situs resmi.

Selain persoalan pengiriman, keluhan konsumen juga mencakup barang yang diterima tidak lengkap, kesalahan pengiriman, ukuran yang tidak sesuai, hingga isi barang yang tidak lengkap dalam satu set. Pihak MAP menyatakan telah menindaklanjuti laporan tersebut melalui pengiriman barang yang kurang, penarikan barang, atau pengembalian dana sesuai jenis permasalahan.

MAP Proses Refund dan Kompensasi

Head of Product & Operation MAP CLUB Digital Asia, Evelyn, mengatakan pihaknya telah menghubungi konsumen melalui email untuk memproses pengembalian dana. Refund tersebut mencakup pesanan yang dibatalkan maupun dana konsumen yang belum dikembalikan.

Dalam sejumlah kasus, konsumen juga diberikan voucher sebagai bentuk kompensasi. Namun, Evelyn menjelaskan bahwa sebagian proses pengembalian dana masih menunggu respons atau konfirmasi dari konsumen yang bersangkutan.

Untuk kendala sistem dan sinkronisasi pembayaran, MAP menyatakan telah menghubungi konsumen dan melakukan refund. Sementara itu, terkait program BOGO, perusahaan menyebut syarat dan ketentuan promo telah dicantumkan pada halaman promosi di situs web.

Pengaduan yang timbul akibat perbedaan pemahaman terhadap ketentuan promo ditindaklanjuti melalui pembatalan pesanan dan pengembalian dana. Terdapat pula kendala teknis berupa kode pengambilan barang yang dikirim ke alamat email lama yang sudah tidak dapat diakses konsumen. Setelah proses verifikasi, kode pengambilan dikirim ulang ke alamat email baru konsumen agar barang dapat diambil.

Kemendag Dorong Penyelesaian Seluruh Pengaduan

Kemendag mendorong MAP Group untuk menyelesaikan seluruh pengaduan yang masih berjalan. Perusahaan juga diminta menyampaikan informasi perkembangan secara jelas kepada konsumen, terutama mengenai status pengiriman dan proses refund.

Selain menyelesaikan laporan yang ada, MAP diminta memperbaiki sistem pelayanan agar kendala serupa tidak kembali terjadi dalam program promosi berikutnya. Direktur Jenderal PKTN Kemendag, Moga Simatupang, menegaskan bahwa pelaku usaha memiliki kewajiban memberikan informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai barang dan/atau jasa kepada konsumen.

Kewajiban tersebut juga mencakup penanganan pengaduan secara tepat dan bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, perusahaan tidak hanya perlu memastikan promosi berjalan sesuai ketentuan, tetapi juga harus mampu memberikan layanan purnajual yang memadai.

Imbauan Kemendag kepada Konsumen

Kemendag mengingatkan konsumen agar lebih teliti ketika melakukan transaksi secara elektronik. Konsumen disarankan memeriksa spesifikasi barang, memahami syarat dan ketentuan promo, serta menyimpan bukti transaksi apabila terjadi kendala di kemudian hari.

Konsumen yang masih mengalami masalah dalam transaksi melalui MAP CLUB, Sports Station, atau Planet Sports dapat menghubungi layanan pelanggan masing-masing platform. Apabila pengaduan tidak terselesaikan, konsumen dapat melaporkannya kepada Direktorat Pemberdayaan Konsumen Kemendag dengan melampirkan identitas, kronologi kejadian, dan bukti pendukung.

Kesimpulan

Pemanggilan MAP oleh Kemendag menjadi langkah untuk memastikan keluhan konsumen terkait promo Buy 1 Get 1 Free ditangani secara bertanggung jawab. Sejumlah persoalan yang muncul meliputi keterlambatan pengiriman, nomor resi yang tidak terlacak, barang tidak lengkap, kesalahan pengiriman, kendala pembayaran, hingga proses refund.

Ke depan, penyelesaian seluruh pengaduan dan perbaikan sistem layanan menjadi hal penting bagi MAP Group. Di sisi lain, konsumen perlu memahami ketentuan promo serta menyimpan bukti transaksi agar proses pengaduan dapat dilakukan dengan lebih mudah apabila menghadapi kendala.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment