Bantuan Beras 30 Kg Dilanjutkan hingga Desember, Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino
Pemerintah memutuskan untuk melanjutkan program bantuan pangan berupa beras sebanyak 30 kilogram hingga Desember. Kebijakan tersebut disiapkan sebagai bagian dari langkah pemerintah dalam menghadapi fenomena El Nino yang berpotensi memengaruhi ketersediaan pangan dan kondisi masyarakat.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa bantuan beras yang sebelumnya diberikan hingga September akan diteruskan pada bulan-bulan berikutnya. Perpanjangan bantuan tersebut mencakup Oktober, November, dan Desember sesuai arahan Presiden.
Bantuan Beras 30 Kg Berlanjut hingga Desember
Airlangga mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah program bantuan untuk tahun ini. Salah satu program tersebut adalah bantuan pangan berupa beras yang diberikan kepada masyarakat penerima manfaat.
Menurut Airlangga, bantuan beras sebanyak 30 kilogram yang berjalan hingga September akan dilanjutkan untuk tiga bulan berikutnya. Dengan demikian, penyaluran bantuan dijadwalkan tetap berlangsung pada Oktober, November, dan Desember.
“Terkait dengan program-program bantuan yang disiapkan untuk tahun ini, termasuk bantuan beras yang sampai dengan bulan September itu 30 kg, dan arahan Bapak Presiden itu untuk dilanjutkan di bulan selanjutnya yaitu Oktober, November, dan Desember,” kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (7/9).
Ia menjelaskan, keputusan tersebut menjadi bagian dari kesiapan pemerintah menghadapi fenomena El Nino. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam penyusunan program bantuan pangan agar masyarakat tetap mendapatkan dukungan pemerintah.
Penyaluran Bantuan Akan Dirapel
Selain pernyataan Airlangga, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa pemerintah memutuskan untuk merapel penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat.
Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan, bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4. Kelompok penerima itu mencakup lebih dari 33 juta orang.
Bantuan Diberikan Sekaligus 30 Kilogram
Berbeda dari skema pemberian 10 kilogram per bulan, bantuan dalam kebijakan ini akan disalurkan sekaligus sebanyak 30 kilogram. Bulog diminta menyalurkan bantuan tersebut pada bulan ini agar beras segera diterima oleh masyarakat.
Pemerintah berharap penyaluran secara sekaligus dapat membantu memperbesar peredaran beras di pasar. Beras yang masuk kepada masyarakat melalui program bantuan tersebut dinilai dapat ikut mendorong perputaran pasokan di pasar.
Zulhas menyebutkan, total beras yang disalurkan melalui skema tersebut berada pada kisaran 900 ribu ton hingga hampir 1 juta ton. Jumlah tersebut mencerminkan besarnya cakupan program bantuan pangan yang ditujukan bagi masyarakat penerima manfaat.
Pemerintah Siapkan Bantuan Jagung untuk Peternak
Selain beras, pemerintah juga menyiapkan kebijakan serupa untuk komoditas jagung. Bulog diminta menyalurkan jagung sebanyak 150 ribu ton melalui program stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP.
Penyaluran jagung tersebut ditujukan untuk membantu peternak usaha mikro, kecil, dan menengah. Kelompok peternak tersebut berpotensi menghadapi penurunan produksi akibat musim kemarau.
Jagung Diprioritaskan bagi Peternak Menengah ke Bawah
Zulhas menegaskan bahwa pasokan jagung tersebut diperuntukkan bagi peternak menengah ke bawah, bukan untuk pabrik-pabrik besar. Pemerintah menyiapkan kebijakan itu untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga jagung ketika produksi menurun selama musim paceklik.
Dengan penyaluran jagung melalui SPHP, pemerintah berupaya menjaga ketersediaan komoditas bagi peternak yang membutuhkan. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari antisipasi terhadap dampak musim kemarau terhadap produksi dan pasokan jagung.
Kesimpulan
Pemerintah melanjutkan bantuan pangan beras sebanyak 30 kilogram hingga Desember sebagai bagian dari persiapan menghadapi fenomena El Nino. Bantuan bagi penerima manfaat desil 1 hingga desil 4 akan dirapel dan disalurkan sekaligus, dengan jumlah penerima lebih dari 33 juta orang.
Selain bantuan beras, Bulog juga diminta menyalurkan 150 ribu ton jagung melalui SPHP untuk membantu peternak usaha mikro, kecil, dan menengah. Ke depan, pelaksanaan penyaluran bantuan beras dan jagung diharapkan dapat mendukung masyarakat serta membantu menjaga peredaran dan ketersediaan pangan selama menghadapi tantangan musim kemarau.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment