Bolehkah Membawa Skincare ke Koper Kabin Pesawat? Ini Aturan dan Tipsnya
Bagi sebagian orang, skincare merupakan bagian dari rutinitas harian yang sulit ditinggalkan, termasuk saat bepergian menggunakan pesawat. Produk seperti facial wash, toner, serum, sunscreen, dan moisturizer biasanya tetap ingin dibawa agar kebutuhan perawatan kulit selama perjalanan dapat terpenuhi.
Namun, produk skincare tidak bisa begitu saja dimasukkan ke dalam koper kabin. Sejumlah produk memiliki tekstur cair, gel, krim, pasta, atau aerosol yang harus mengikuti ketentuan penerbangan. Jika aturan tersebut tidak diperhatikan, penumpang mungkin diminta mengeluarkan produk saat melewati pemeriksaan keamanan.
Lantas, apakah skincare boleh dibawa ke dalam koper kabin pesawat? Pada dasarnya, produk skincare dapat dibawa selama dikemas dan disiapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Berikut penjelasan mengenai batas ukuran wadah serta cara mengemasnya.
Skincare Boleh Dibawa ke Kabin Pesawat
Menurut Transportation Security Administration (TSA), penumpang diperbolehkan membawa cairan, aerosol, gel, krim, dan pasta ke dalam bagasi kabin. Namun, setiap wadah harus memiliki kapasitas maksimal 3,4 ounce atau sekitar 100 ml.
Produk-produk tersebut juga dianjurkan ditempatkan dalam satu kantong plastik transparan yang dapat ditutup kembali. Pengemasan ini membantu membuat proses pemeriksaan keamanan menjadi lebih mudah dan teratur.
Produk yang Mengikuti Batas 100 ml
Aturan mengenai cairan, gel, krim, pasta, dan aerosol berlaku untuk berbagai produk perawatan tubuh serta kosmetik yang umum digunakan sehari-hari. Beberapa di antaranya adalah:
- Facial wash dan cleanser
- Toner
- Serum
- Moisturizer atau face cream
- Sunscreen
- Sampo dan conditioner
- Hair gel
- Parfum
- Deodoran
- Pasta gigi
- Lip gloss
- Maskara
- Kutek
Dengan demikian, produk skincare yang memiliki tekstur cair, gel, krim, atau pasta harus diperiksa kembali ukuran kemasannya sebelum dimasukkan ke koper kabin.
Cara Membawa Skincare dalam Koper Kabin
Penumpang yang memiliki produk skincare dalam kemasan 150 ml atau 200 ml sebaiknya memindahkan isinya ke wadah travel-size. Wadah pengganti tersebut harus memiliki kapasitas maksimal 100 ml agar sesuai dengan ketentuan bagasi kabin.
Hal penting yang perlu diingat adalah batas yang diperhitungkan merupakan kapasitas wadah, bukan jumlah isi di dalamnya. Artinya, kemasan berkapasitas lebih dari 100 ml tetap tidak sesuai meskipun isinya hanya sebagian.
Gunakan Kantong Plastik Transparan
Seluruh produk cair, gel, krim, dan aerosol yang akan dibawa ke kabin sebaiknya dimasukkan ke dalam satu kantong plastik transparan yang dapat ditutup kembali. Cara ini dapat membantu penumpang menata barang sekaligus memudahkan pemeriksaan keamanan.
Produk seperti serum, toner, cleanser, dan moisturizer dapat dipindahkan ke botol kecil khusus perjalanan. Sementara itu, parfum, hair spray, deodoran, serta produk sejenis juga harus dikemas dengan memperhatikan ketentuan cairan atau aerosol.
Pisahkan Produk Noncair
Beberapa produk noncair biasanya lebih praktis untuk dibawa ke dalam kabin. Bedak padat, sabun batang, dan kosmetik atau skincare berbentuk stick dapat dipisahkan dari produk cair.
Pemisahan tersebut membuat isi koper lebih mudah ditata. Selain itu, penumpang juga dapat mengetahui dengan jelas produk mana yang harus mengikuti batas kapasitas 100 ml dan mana yang tidak berbentuk cair.
Perhatikan Perlengkapan Kecantikan Lainnya
Selain produk skincare, perlengkapan kecantikan yang dibawa ke dalam koper kabin juga perlu diperhatikan. Benda dengan ujung tajam atau runcing dapat memiliki pembatasan karena alasan keamanan.
Beberapa perlengkapan, seperti pinset, gunting kuku, sikat gigi elektrik, pengering rambut, dan pisau cukur sekali pakai, dapat memiliki ketentuan yang berbeda. Karena itu, penumpang yang masih ragu sebaiknya memeriksa aturan bandara atau maskapai sebelum keberangkatan.
Aturan penerbangan dapat berbeda antara satu negara, bandara, dan maskapai. Oleh sebab itu, jangan langsung membawa kemasan besar ke dalam kabin sebelum memastikan ketentuan yang berlaku untuk penerbangan yang digunakan.
Kesimpulan
Skincare boleh dibawa ke dalam koper kabin pesawat selama memenuhi ketentuan yang berlaku. Produk berbentuk cairan, gel, krim, pasta, dan aerosol harus berada dalam wadah dengan kapasitas maksimal 100 ml serta sebaiknya ditempatkan di satu kantong plastik transparan yang dapat ditutup kembali.
Produk berukuran besar dapat dipindahkan ke wadah travel-size, sedangkan bedak padat, sabun batang, dan produk berbentuk stick dapat dipisahkan dari barang cair. Dengan menyiapkan skincare sesuai aturan dan memeriksa ketentuan bandara atau maskapai sebelum berangkat, kebutuhan perawatan kulit tetap dapat dibawa tanpa menimbulkan kendala saat pemeriksaan keamanan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment