Nenek 96 Tahun Siap Jelajahi Thailand dan Australia Bersama Cucu

Joy Ryan, seorang nenek asal Amerika Serikat, kembali melanjutkan petualangan lintas generasi bersama cucunya, Brad Ryan. Setelah mendapatkan paspor pertamanya pada usia 91 tahun, Joy kini bersiap mengunjungi Thailand dan Australia saat usianya menginjak 96 tahun.

Perjalanan tersebut menjadi bagian dari upaya Joy dan Brad untuk mewujudkan target mengunjungi tujuh benua bersama-sama. Keduanya menjalani petualangan dengan dukungan Road Scholar, organisasi nirlaba yang menyediakan program perjalanan edukasi bagi orang dewasa lanjut usia.

Petualangan Joy Bermula dari Kegiatan Berkemah

Kisah perjalanan Joy dan Brad bermula pada 2015. Ketika itu, Joy berusia 85 tahun dan Brad mengajaknya berkemah di Smoky Mountains. Menariknya, sebelum perjalanan tersebut, Joy bahkan belum pernah melihat gunung.

Kegiatan berkemah yang sederhana kemudian berkembang menjadi petualangan besar. Selama tujuh tahun, Joy dan Brad menjelajahi 63 taman nasional di Amerika Serikat. Total jarak perjalanan yang mereka tempuh mencapai sekitar 100.000 mil atau setara dengan 160.000 kilometer.

Menuntaskan Kunjungan ke 63 Taman Nasional

Pada 2023, Joy berhasil menyelesaikan kunjungan ke seluruh taman nasional tersebut. Saat itu, ia telah berusia 93 tahun. Pencapaian tersebut membuat kisahnya sebagai “Grandma Joy” menjadi viral dan menginspirasi banyak orang.

Perjalanan itu juga memperlihatkan bahwa usia bukan penghalang untuk mencoba pengalaman baru. Dari seorang nenek yang sebelumnya belum pernah melihat gunung, Joy kemudian menjelajahi beragam tempat dan bentang alam, termasuk pegunungan, gurun, gletser, lautan, hingga hutan hujan.

Perjalanan yang Mempererat Hubungan Keluarga

Bagi Brad, perjalanan bersama Joy bukan hanya tentang mengunjungi berbagai destinasi. Petualangan tersebut juga menjadi kesempatan untuk kembali mempererat hubungan mereka setelah sempat mengalami kerenggangan keluarga selama bertahun-tahun.

Melalui perjalanan bersama, Joy dan Brad tidak hanya berbagi pengalaman menjelajahi tempat-tempat baru, tetapi juga membangun kembali kedekatan sebagai nenek dan cucu. Hubungan tersebut menjadi salah satu bagian penting dari kisah “Grandma Joy”.

Agenda di Thailand dan Australia

Dalam perjalanan berikutnya, Joy dan Brad akan mengunjungi Thailand dan Australia. Di Thailand, mereka berencana mempelajari sejarah serta budaya setempat. Keduanya juga akan menikmati kuliner bersama keluarga lokal.

Sementara itu, Australia akan menjadi lokasi bagi Joy dan Brad untuk mempelajari konservasi satwa liar. Rencana tersebut memiliki kaitan dengan profesi Brad sebagai dokter hewan satwa liar dan konservasionis.

Rangkaian aktivitas tersebut menunjukkan bahwa perjalanan Joy dan Brad tidak hanya berfokus pada wisata. Mereka juga berusaha memperoleh pengalaman edukatif melalui interaksi dengan masyarakat, pemahaman budaya, serta pembelajaran mengenai pelestarian satwa liar.

Contoh Co-Gen Travel

Kisah Joy dan Brad menjadi salah satu contoh “Co-Gen Travel”, istilah yang digunakan Road Scholar untuk menggambarkan tren perjalanan lintas generasi bersama anak atau cucu.

Konsep tersebut menggambarkan bagaimana perjalanan dapat menjadi ruang untuk menciptakan pengalaman bersama antargenerasi. Dalam kasus Joy dan Brad, perjalanan juga menjadi sarana untuk memperkuat ikatan keluarga sekaligus membuka wawasan melalui berbagai destinasi.

Kesimpulan

Joy Ryan membuktikan bahwa petualangan dapat dimulai pada usia berapa pun. Setelah memperoleh paspor pertama pada usia 91 tahun, ia terus menjelajah bersama Brad dan berhasil mengunjungi 63 taman nasional di Amerika Serikat.

Kini, di usia 96 tahun, Joy bersiap menjelajahi Thailand dan Australia. Perjalanan tersebut tidak hanya membawa keduanya semakin dekat dengan target mengunjungi tujuh benua, tetapi juga melanjutkan kisah hubungan keluarga yang tumbuh melalui pengalaman bersama. Dengan agenda mempelajari budaya, sejarah, kuliner, dan konservasi satwa liar, petualangan Joy dan Brad masih terus berlanjut.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment