Sidang Perdana Cerai Audi Marissa dan Anthony Xie Digelar 10 September 2026

Audi Marissa dan Anthony Xie akan menjalani sidang perdana perceraian di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 10 September 2026. Sidang tersebut merupakan agenda lanjutan setelah persidangan yang sebelumnya dijadwalkan pada 3 September 2026 ditunda karena majelis hakim berhalangan hadir.

Pasangan yang menikah pada 12 September 2020 itu disebut telah sepakat mengakhiri rumah tangga secara baik-baik. Kabar mengenai perceraian ini disampaikan setelah Audi Marissa resmi mengajukan gugatan cerai terhadap Anthony Xie melalui kuasa hukumnya.

Gugatan Cerai Audi Marissa Terdaftar di PN Jakarta Selatan

Audi Marissa mendaftarkan gugatan perceraian terhadap Anthony Xie di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 11 Agustus 2026. Humas PN Jakarta Selatan, Richard Edwin Basuki, membenarkan bahwa perkara tersebut telah tercatat dalam register pengadilan.

“Intinya sudah terdaftar. Terdaftarnya dalam register kami pada tanggal 11 Agustus 2026,” kata Richard seperti diberitakan InsertLive pada Senin (31/8).

Richard juga menyebut gugatan tersebut diajukan oleh pihak perempuan melalui kuasa hukumnya. Dengan demikian, Audi Marissa menjadi pihak yang mengajukan gugatan cerai dalam perkara tersebut.

Sidang perdana semula dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 3 September 2026. Namun, persidangan harus ditunda karena majelis hakim yang menangani perkara berhalangan hadir. Meski sidang tidak jadi digelar, Audi dan Anthony tetap datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Keduanya bahkan terlihat hadir bersama di pengadilan. Saat ditanya mengenai alasan mereka datang bersamaan, Audi menjawab singkat, “Janjian, Kak. Bareng.” Sidang perdana kemudian dijadwalkan ulang pada 10 September 2026.

Perbedaan Visi dan Komunikasi Berkurang

Rendi Rumapea, pengacara Anthony Xie, mengungkapkan alasan yang melatarbelakangi gugatan perceraian tersebut. Menurutnya, Audi dan Anthony memiliki perbedaan visi serta misi dalam menjalani rumah tangga.

Selain perbedaan visi dan misi, komunikasi di antara keduanya juga disebut semakin berkurang. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong pasangan itu mengambil keputusan untuk mengakhiri pernikahan.

“Sehingga jalan satu-satunya terbaik buat mereka, memutuskan untuk salah satu mengajukan gugatan cerai,” kata Rendi Rumapea seperti diberitakan detikHot pada Kamis (3/9).

Rendi menegaskan keputusan untuk bercerai bukan sesuatu yang diambil secara tergesa-gesa. Sebelum gugatan didaftarkan, Audi dan Anthony disebut telah membuat kesepakatan untuk mengakhiri rumah tangga secara baik-baik.

“Memang antara Audi dan Anthony sebelum adanya gugatan cerai sudah membuat kesepakatan di mana mereka akan bercerai dengan secara baik-baik, seperti itu,” ujar Rendi seperti diberitakan detikHot pada Selasa (1/9).

Hak Asuh Anak Berada di Tangan Anthony Xie

Dalam perkara perceraian tersebut, Audi Marissa dan Anthony Xie juga telah menyepakati persoalan hak asuh anak. Rendi mengatakan hak asuh anak akan berada di tangan Anthony Xie.

Meski demikian, kesepakatan tersebut tidak membatasi akses Audi untuk bertemu dengan anak mereka. Rendi menyebut Audi tetap memiliki kebebasan untuk bertemu dan berinteraksi dengan anaknya.

“Bahwa hak asuh anak jatuh di klien kami ya, Anthony. Namun untuk akses bertemu dengan anak tidak dibatasi terhadap Audi. Jadi enggak ada pembatasan,” kata Rendi seperti diberitakan detikHot pada Kamis (3/9).

Dari pernikahan Audi dan Anthony, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Anzel Maverick Xie. Kesepakatan mengenai hak asuh dan akses bertemu anak menjadi bagian penting dalam proses perceraian keduanya.

Tidak Ada Permohonan Harta Gono-gini

Selain hak asuh anak, persoalan harta bersama juga menjadi bagian yang disoroti dalam perkara perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie. Rendi Rumapea mengatakan tidak ada pembagian harta gono-gini yang diajukan dalam perkara tersebut.

Dalam perkara yang terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, tidak tercantum permohonan terkait pembagian harta bersama. Menurut Rendi, aset yang dimiliki pasangan tersebut telah dihibahkan kepada anak mereka.

“Tidak ada [harta gana-gini] karena semua asetnya dihibahkan ke anaknya,” ujar Rendi.

Rendi juga menjelaskan bahwa kebutuhan nafkah anak akan ditanggung sepenuhnya oleh Anthony Xie. Namun, tidak ada nominal nafkah tertentu yang disebutkan karena hak asuh anak berada di tangan Anthony.

“Nafkah full dari Anthony. Tidak ada [besaran nominal] karena kan hak asuh kan ada di klien kami, di Anthony. Jadi memang secara tidak langsung memang nafkah juga dari dia,” kata Rendi.

Sidang Perdana Menjadi Tahap Berikutnya

Dengan sidang perdana yang dijadwalkan pada 10 September 2026, proses hukum perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie akan mulai bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Keduanya telah menyatakan kesepakatan untuk mengakhiri rumah tangga secara baik-baik, termasuk terkait hak asuh anak dan aset keluarga.

Perhatian berikutnya akan tertuju pada jalannya persidangan serta proses hukum yang harus ditempuh kedua pihak. Hingga saat ini, kuasa hukum Anthony menyampaikan bahwa tidak ada pembahasan mengenai harta gono-gini, sementara akses Audi untuk bertemu anak tetap tidak dibatasi.

Sidang mendatang diharapkan dapat menjadi tahap awal bagi penyelesaian perkara perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie secara tertib sesuai kesepakatan yang telah mereka buat.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment