Polisi Pastikan Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik Rombongan Wartawan Hilang

JAKARTA — Sejumlah barang ditemukan di sekitar perairan Selat Sunda, tepatnya di sebelah timur Pulau Rakata, pada Sabtu (12/9). Temuan tersebut ditemukan oleh kapal KN SAR Tetuka dalam proses pencarian di wilayah perairan itu. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan konfirmasi, polisi memastikan barang-barang tersebut bukan milik rombongan wartawan yang dilaporkan hilang.

Polda Banten melalui Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) masih melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang yang telah ditemukan. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan identitas serta keterkaitan barang dengan kapal KM Arupadhatu 1, yang merupakan kapal yang digunakan oleh rombongan wartawan.

Adapun barang yang ditemukan terdiri atas satu helm plastik berwarna merah, satu jeriken plastik berwarna biru dengan tutup hitam, serta dua pelampung atau life jacket berwarna oranye. Seluruh barang itu telah diserahterimakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Barang Temuan Diperiksa Ditpolairud Polda Banten

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan dengan membandingkan karakteristik barang temuan dengan perlengkapan yang tersedia di kapal KM Arupadhatu 1. Pemeriksaan juga disertai konfirmasi kepada pemilik kapal.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dua life jacket berwarna oranye yang memiliki tulisan “MILLES.II” tidak termasuk perlengkapan milik KM Arupadhatu 1. Dengan demikian, barang tersebut dinyatakan bukan milik rombongan wartawan yang hilang.

Warna dan Tulisan Life Jacket Berbeda

Maruli menjelaskan, pelampung yang tersedia di kapal KM Arupadhatu 1 memiliki warna merah, kuning, dan ungu. Selain memiliki warna yang berbeda, pelampung milik kapal tersebut juga tidak memiliki tulisan “MILLES.II”.

Perbedaan warna dan keterangan pada pelampung menjadi salah satu dasar pemeriksaan polisi. Berdasarkan hasil konfirmasi dengan pemilik kapal, dua pelampung oranye yang ditemukan di sekitar perairan timur Pulau Rakata tidak dapat dikaitkan dengan perlengkapan kapal tersebut.

Jeriken Temuan Berbeda dari Milik Kapal

Selain pelampung, polisi juga memeriksa sebuah jeriken plastik berwarna biru. Dari pemeriksaan, jeriken tersebut diketahui mengeluarkan aroma minyak sayur. Temuan itu berbeda dengan bahan bakar yang digunakan KM Arupadhatu 1, yakni Pertamax.

Perbedaan juga terlihat dari bentuk, kapasitas, warna, dan penutup jeriken. Jeriken milik KM Arupadhatu 1 disebut berwarna biru pudar dengan kapasitas 30 liter. Bentuknya pendek, menggunakan tutup berwarna putih, serta tidak memiliki penanda atau tulisan pada bagian luarnya.

Sementara itu, jeriken yang ditemukan memiliki warna biru tua dan kapasitas 35 liter. Bentuk jeriken tersebut lebih panjang, dengan tutup berwarna hitam. Selain itu, terdapat tulisan pada bagian jeriken. Perbedaan fisik tersebut memperkuat kesimpulan bahwa jeriken temuan bukan bagian dari perlengkapan milik KM Arupadhatu 1.

Helm Merah Juga Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Polisi turut memastikan bahwa satu helm plastik berwarna merah yang ditemukan di lokasi bukan milik KM Arupadhatu 1. Kesimpulan itu diperoleh karena kapal tersebut tidak memiliki atau menyediakan helm dengan jenis seperti barang yang ditemukan.

Dengan hasil pemeriksaan terhadap pelampung, jeriken, dan helm tersebut, polisi belum mengaitkan barang-barang itu dengan rombongan wartawan yang hilang. Seluruh temuan tetap menjadi bagian dari proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Ditpolairud Polda Banten.

Polisi Imbau Masyarakat Tidak Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

Di tengah proses pencarian dan pemeriksaan, Maruli mengimbau masyarakat agar tetap tenang. Ia juga meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Menurut Maruli, setiap perkembangan mengenai proses pencarian maupun pemeriksaan barang temuan akan disampaikan melalui sumber informasi resmi. Imbauan tersebut disampaikan agar informasi yang beredar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru di tengah masyarakat.

Kesimpulan

Sejumlah barang yang ditemukan oleh KN SAR Tetuka di perairan Selat Sunda sebelah timur Pulau Rakata terdiri atas helm plastik merah, jeriken biru bertutup hitam, serta dua life jacket oranye bertuliskan “MILLES.II”. Berdasarkan pemeriksaan dan konfirmasi dengan pemilik KM Arupadhatu 1, seluruh barang tersebut dipastikan bukan milik kapal maupun rombongan wartawan yang hilang.

Polda Banten melalui Ditpolairud masih melakukan pemeriksaan terhadap temuan tersebut. Masyarakat diharapkan menunggu informasi resmi mengenai perkembangan pencarian dan tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment