Pangeran William Wakili Raja Charles III di Pemakaman Raja Harald dari Norwegia
Pangeran William akan mewakili ayahnya, Raja Charles III, dalam acara pemakaman mendiang Raja Harald dari Norwegia pada pekan depan. Penunjukan tersebut disampaikan Istana Buckingham pada Sabtu (5/9) dan menjadi salah satu bentuk perwakilan keluarga kerajaan Inggris dalam menghadiri pemakaman kepala negara asing.
Keputusan ini diambil ketika Raja Charles masih menjalani perawatan untuk jenis kanker yang tidak diungkapkan kepada publik. Meski demikian, sang raja tetap menjalankan sejumlah agenda resmi yang padat. Sementara itu, Pangeran William sebagai pewaris takhta akan hadir mewakili ayahnya dalam upacara penghormatan terakhir bagi Raja Harald.
Pangeran William Kembali Mewakili Raja Charles
Pemakaman Raja Harald dari Norwegia akan menjadi kali kedua Pangeran William menjalankan tugas mewakili Raja Charles dalam acara pemakaman. Sebelumnya, William juga hadir mewakili ayahnya dalam pemakaman Paus Fransiskus pada tahun lalu.
Penugasan tersebut memperlihatkan peran penting Pangeran William dalam kegiatan resmi kerajaan. Sebagai pewaris takhta, ia kerap menjalankan agenda yang berkaitan dengan kepentingan Kerajaan Inggris, termasuk menghadiri acara kenegaraan dan memberikan penghormatan kepada tokoh penting dunia.
Dalam kesempatan kali ini, kehadiran William diharapkan menjadi bentuk penghormatan Kerajaan Inggris kepada mendiang Raja Harald. Selain itu, kehadiran tersebut juga mencerminkan hubungan keluarga di antara kedua kerajaan yang memiliki kaitan sejarah.
Protokol Kerajaan Inggris
Menurut laporan AFP, keputusan untuk mengutus anggota keluarga kerajaan dalam pemakaman kepala negara lain sesuai dengan protokol yang berlaku. Penguasa monarki Inggris biasanya tidak menghadiri pemakaman kepala negara asing secara langsung, melainkan menunjuk anggota keluarga kerajaan untuk mewakili mereka.
Dengan demikian, penunjukan Pangeran William bukan semata-mata berkaitan dengan kondisi kesehatan Raja Charles. Langkah tersebut juga mengikuti kebiasaan dan tata cara yang selama ini diterapkan dalam kegiatan kenegaraan Kerajaan Inggris.
Raja Charles yang kini berusia 77 tahun diketahui sedang menjalani perawatan untuk jenis kanker yang tidak dipublikasikan. Kendati tengah menjalani perawatan, ia tetap mempertahankan jadwal kegiatan yang padat. Kondisi tersebut membuat kehadiran anggota keluarga kerajaan dalam sejumlah agenda resmi menjadi penting.
Ucapan Duka Raja Charles untuk Raja Harald
Sebelumnya, Raja Charles telah menyampaikan pernyataan duka atas wafatnya Raja Harald. Dalam pernyataan tersebut, Charles menyebut Harald sebagai “sepupu terkasihnya”. Ungkapan itu menunjukkan kedekatan hubungan keluarga di antara keduanya.
Raja Charles dan Raja Harald merupakan sepupu jauh. Keduanya sama-sama memiliki hubungan keturunan dari Raja Edward VII dari Inggris. Latar belakang keluarga tersebut menjadi salah satu alasan hubungan antara kedua kerajaan memiliki ikatan historis.
Putri Anne Hadiri Acara Secara Pribadi
Selain Pangeran William, adik perempuan Raja Charles, Putri Anne, juga akan hadir dalam rangkaian pemakaman tersebut. Namun, kehadiran Putri Anne dilakukan secara pribadi dalam kapasitasnya sebagai ibu baptis bagi raja yang baru, Haakon VIII.
Kehadiran Putri Anne menambah unsur kekeluargaan dalam acara penghormatan terakhir bagi Raja Harald. Sementara itu, William akan menjalankan tugas resmi sebagai wakil Raja Charles, sesuai pengumuman yang disampaikan Istana Buckingham.
Kesimpulan
Pangeran William akan mewakili Raja Charles III dalam pemakaman Raja Harald dari Norwegia pada pekan depan. Penunjukan ini merupakan kali kedua William menjalankan tugas serupa setelah sebelumnya mewakili ayahnya dalam pemakaman Paus Fransiskus.
Keputusan tersebut sejalan dengan protokol Kerajaan Inggris yang umumnya mengutus anggota keluarga kerajaan untuk menghadiri pemakaman kepala negara lain. Dengan kehadiran William dan Putri Anne, Kerajaan Inggris akan tetap memberikan penghormatan resmi sekaligus menunjukkan hubungan keluarga dengan kerajaan Norwegia.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment