129 Orang Masih Hilang dalam Pencarian KM Virgo Transport 8, Operasi SAR Berlanjut

Operasi pencarian KM Virgo Transport 8 memasuki hari ketiga pada Selasa (15/9). Hingga hari tersebut, sebanyak 129 orang masih dinyatakan hilang dan terus dicari oleh tim SAR. Dalam pencarian pada hari kedua, Senin (14/9), hingga hari ketiga, belum ada tambahan korban yang berhasil ditemukan.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan seluruh unsur pencarian telah dikerahkan untuk menemukan para korban. Upaya tersebut melibatkan unsur SAR dari udara dan laut, masyarakat di sekitar lokasi, serta lalu lintas kapal yang melintas di perairan tempat KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak.

129 Orang Masih dalam Pencarian

Dalam konferensi pers pada Selasa, Syafii menyampaikan bahwa operasi pencarian selama dua hari terakhir belum membuahkan hasil berupa penemuan korban tambahan. Tim SAR yang telah disebar masih berupaya menemukan tanda-tanda keberadaan para korban di area pencarian.

“Saya sampaikan bahwa hari kedua dan hari ketiga seluruh unsur SAR, baik udara, laut, dan juga masyarakat yang sudah kita sebar, dan juga traffic-traffic yang melintas di perairan tersebut, belum menemukan adanya laporan tanda-tanda ditemukannya korban tambahan,” kata Syafii.

Berdasarkan data terakhir, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang yang terdiri atas penumpang, awak kapal, dan kru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 orang telah ditemukan hingga Senin (14/9). Sementara itu, 129 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan menjadi fokus utama operasi pencarian.

Basarnas Melanjutkan Operasi SAR

Basarnas memastikan operasi pencarian akan terus dilakukan sesuai dengan ketentuan yang menjadi dasar pelaksanaan tugas. Tim SAR masih berupaya menemukan ratusan orang yang belum diketahui keberadaannya setelah kapal tersebut hilang kontak di perairan Laut Jawa.

“Basarnas terus akan melaksanakan operasi sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang menjadi dasar kita,” ujar Syafii.

Pada hari ketiga, strategi pencarian masih dioptimalkan di atas permukaan laut. Langkah tersebut dilakukan karena pencarian di bawah laut belum dapat dilaksanakan. Kondisi cuaca di lokasi kejadian dinilai belum memungkinkan bagi personel dan peralatan bawah air untuk dioperasikan.

Pencarian Bawah Laut Terkendala Cuaca

Basarnas sebenarnya telah menyiapkan tiga tim untuk mendukung pencarian bawah laut. Namun, penerjunan personel dan penggunaan peralatan underwater masih harus menunggu kondisi yang memungkinkan.

Syafii menjelaskan bahwa faktor cuaca menjadi pertimbangan utama dalam pelaksanaan pencarian bawah laut. Keputusan untuk belum mengoperasikan personel serta peralatan tersebut diambil demi menyesuaikan pelaksanaan operasi dengan situasi di lokasi kejadian.

“Ada tiga tim yang sudah kita siapkan. Saya sampaikan karena kondisi cuaca yang ada di lokasi kejadian diputuskan tidak memungkinkan untuk dilaksanakan. Baik itu personel-personel yang akan kita terjunkan maupun peralatan-peralatan underwater yang akan kita gunakan itu belum bisa kita operasikan,” tutur Syafii.

KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9) sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal tersebut sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Informasi mengenai jumlah orang di dalam kapal menyebutkan bahwa KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang, termasuk penumpang, awak kapal, dan kru. Hingga Senin (14/9), sebanyak 114 orang telah ditemukan, sedangkan 129 lainnya masih berada dalam proses pencarian.

Kesimpulan

Memasuki hari ketiga operasi SAR, 129 orang dari total 243 orang yang berada di KM Virgo Transport 8 masih dinyatakan hilang. Belum ada tambahan korban yang ditemukan dalam pencarian hari kedua dan ketiga. Basarnas tetap melanjutkan operasi dengan mengoptimalkan pencarian di permukaan laut, sementara pencarian bawah laut masih menunggu kondisi cuaca yang memungkinkan. Ke depan, seluruh unsur SAR akan terus berupaya menemukan para korban sesuai dengan ketentuan operasi yang berlaku.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment