22 Penumpang Selamat KM Virgo Transport 8 Tidak Tercatat dalam Manifes

Banjarmasin — Sebanyak 22 penumpang yang ditemukan selamat dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 tidak tercatat dalam manifes kapal. Perbedaan data tersebut masih dicocokkan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin untuk memastikan penyebabnya.

Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan, petugas masih membandingkan data penumpang yang ditemukan dengan manifes yang diterima dari Surabaya. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui apakah perbedaan tersebut disebabkan kesalahan pencatatan identitas atau adanya penumpang yang memang belum tercantum dalam manifes.

22 Penumpang Selamat Tidak Ada dalam Manifes

Berdasarkan manifes kapal, KM Virgo Transport 8 tercatat membawa 243 penumpang. Namun, setelah dilakukan pendataan terhadap 108 penumpang yang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, terdapat 22 nama yang tidak tercantum dalam daftar penumpang resmi tersebut.

Heri menyampaikan, pencocokan data masih berlangsung. Menurut dia, petugas perlu memastikan terlebih dahulu apakah 22 penumpang tersebut merupakan orang yang sama dengan nama-nama dalam manifes, tetapi tercatat menggunakan identitas berbeda.

“Data yang ada, sama data yang di manifes, itu ternyata ada 22 orang tidak ada di data manifes kapal. Jadi kita lagi coba mencocokkan,” kata Heri dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedelapan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (20/9) malam.

Perbedaan Identitas Masih Dikaji

Heri menjelaskan, salah satu kemungkinan yang sedang dikonfirmasi adalah perbedaan identitas antara data manifes dan data penumpang yang dihimpun setelah mereka ditemukan di Banjarmasin. Perbedaan tersebut bisa muncul karena penumpang menggunakan nama panggilan saat pencatatan awal, sedangkan ketika didata kembali, identitas yang digunakan mengacu pada kartu tanda penduduk (KTP).

“Biasanya kan penumpang itu misalnya dia pakai namanya nama panggilan. Ternyata pada saat di sini namanya sesuai dengan KTP. Nah itu mungkin masih kita coba konfirmasi sama teman-teman nanti di Surabaya,” ujar Heri.

Untuk memastikan hal tersebut, KSOP Banjarmasin akan mencocokkan data dengan pihak terkait di Surabaya. Hasil pemeriksaan itu diharapkan dapat menjelaskan apakah 22 nama tersebut benar-benar tidak tercatat dalam manifes atau hanya mengalami perbedaan penulisan identitas.

118 Korban Telah Ditemukan

Sementara itu, hingga hari kedelapan operasi pencarian dan pertolongan atau SAR, Basarnas mencatat sebanyak 118 korban telah ditemukan. Data tersebut terdiri atas 108 orang yang selamat dan 10 orang meninggal dunia.

Jika mengacu pada jumlah 243 orang yang tercatat dalam manifes, masih terdapat 125 orang yang belum ditemukan. Angka tersebut masih menjadi dasar dalam penghitungan korban yang dilakukan selama operasi SAR berlangsung.

Perbedaan antara data manifes dan jumlah penumpang yang ditemukan menjadi salah satu hal yang perlu segera diselesaikan. Kepastian data penumpang penting untuk membantu proses pencarian sekaligus memberikan informasi yang akurat kepada keluarga korban.

Kronologi Kecelakaan KM Virgo Transport 8

KM Virgo Transport 8 berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Berdasarkan manifes yang diterima, kapal tersebut membawa 243 orang dalam perjalanan tersebut.

Kapal dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita. Pada hari yang sama, KM Virgo Transport 8 ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Setelah kapal ditemukan, operasi SAR dilakukan untuk mencari dan mengevakuasi para penumpang. Hingga hari kedelapan, sebagian korban telah ditemukan, baik dalam kondisi selamat maupun meninggal dunia. Namun, masih terdapat sejumlah korban yang belum diketahui keberadaannya berdasarkan penghitungan dari manifes kapal.

Kesimpulan

Temuan 22 penumpang selamat yang tidak tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8 membuat proses verifikasi data terus dilakukan oleh KSOP Banjarmasin. Petugas masih menelusuri kemungkinan adanya perbedaan pencatatan nama, termasuk penggunaan nama panggilan dan identitas sesuai KTP.

Di sisi lain, Basarnas mencatat 118 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 10 orang meninggal dunia. Dengan jumlah manifes sebanyak 243 orang, masih ada 125 korban yang belum ditemukan. Ke depan, pencocokan data dengan pihak di Surabaya serta kelanjutan operasi SAR menjadi langkah penting untuk memastikan jumlah penumpang dan perkembangan penanganan kecelakaan KM Virgo Transport 8.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment