Kawanan Monyet Liar Resahkan Warga Desa Bojong Kamal, Petugas Siapkan Evakuasi

TANGERANG – Kawanan monyet liar meresahkan warga Desa Bojong Kamal, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten. Tiga ekor monyet dewasa terlihat berkeliaran di sekitar permukiman, bahkan masuk ke rumah dan warung warga untuk mencari makanan.

Keberadaan satwa tersebut membuat warga khawatir karena monyet tidak hanya berada di halaman rumah, tetapi juga disebut merusak bagian atap serta mengacak-acak warung. Warga, khususnya yang memiliki anak kecil, memilih meningkatkan kewaspadaan dengan menutup pintu dan jendela rumah.

Monyet Liar Masuk Rumah dan Warung Warga

Kawanan monyet itu terlihat berada di halaman rumah warga pada Sabtu (22/8) sore. Kemunculannya di tengah permukiman membuat suasana warga menjadi tidak nyaman. Sejumlah warga menutup akses masuk rumah untuk mengantisipasi kemungkinan monyet masuk atau menyerang.

Selain berkeliaran di halaman, monyet-monyet tersebut diketahui masuk ke rumah dan warung untuk mencari makanan. Aktivitas itu membuat sejumlah tempat milik warga menjadi berantakan. Kawanan monyet juga disebut merusak atap rumah saat berpindah dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran, terutama karena di lingkungan itu terdapat banyak anak kecil. Warga takut anak-anak menjadi korban apabila berhadapan langsung dengan monyet yang sedang mencari makanan atau merasa terganggu.

Warga Khawatir Monyet Menyerang Anak-anak

Seorang warga bernama Amanda berharap petugas segera mengevakuasi kawanan monyet tersebut dari lingkungan permukiman. Menurutnya, keberadaan monyet liar itu sudah semakin meresahkan warga.

“Dari pagi lebih dari tiga kalau saya lihat. Dari dekat kali masuk ke rumah lewat atas. Resah, apalagi di sini banyak anak kecil, khawatir jadi korban dicakar. Harapannya segera ditangkap,” kata Amanda, Minggu (23/8).

Pernyataan tersebut menggambarkan kekhawatiran warga terhadap potensi gangguan yang ditimbulkan kawanan monyet. Warga pun memilih berhati-hati dan membatasi aktivitas di sekitar rumah ketika monyet terlihat mendekat.

Petugas Damkar Diterjunkan untuk Evakuasi

Menindaklanjuti laporan dan keresahan warga, petugas pemadam kebakaran dari Pos Legok diterjunkan ke lokasi. Petugas berupaya mengevakuasi kawanan monyet yang berkeliaran di sekitar permukiman Desa Bojong Kamal.

Sejumlah warga turut keluar rumah untuk menyaksikan proses penangkapan. Namun, upaya evakuasi belum membuahkan hasil. Petugas masih menghadapi kendala berupa keterbatasan alat tangkap yang dibutuhkan untuk mengamankan monyet-monyet tersebut.

Keterbatasan peralatan membuat proses evakuasi belum dapat dilakukan secara maksimal. Karena itu, petugas perlu melakukan koordinasi lebih lanjut agar penanganan kawanan monyet dapat dilakukan dengan aman, baik bagi warga maupun satwa tersebut.

Diduga Berasal dari Kawasan Kali yang Mengering

Petugas menduga kawanan monyet itu berasal dari kawasan sekitar kali yang mengering akibat musim kemarau. Kondisi tersebut diduga membuat monyet berpindah dan masuk ke area permukiman warga untuk mencari makanan.

Meski demikian, informasi mengenai asal kawanan monyet tersebut masih berupa dugaan petugas. Untuk mempercepat proses penanganan, petugas pemadam kebakaran dari Pos Legok akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam atau BKSDA Jakarta.

Evakuasi Akan Dikoordinasikan dengan BKSDA

Koordinasi dengan BKSDA Jakarta diharapkan dapat membantu proses evakuasi kawanan monyet dari permukiman warga. Kehadiran lembaga terkait diperlukan agar penanganan satwa liar dapat dilakukan sesuai prosedur dan tidak menimbulkan risiko tambahan.

Sementara menunggu proses evakuasi, warga diimbau tetap berhati-hati ketika melihat monyet berada di sekitar rumah, halaman, atau warung. Kekhawatiran warga terutama berkaitan dengan keselamatan anak-anak yang berada di lingkungan tersebut.

Kesimpulan

Kawanan monyet liar yang terdiri atas tiga ekor monyet dewasa telah meresahkan warga Desa Bojong Kamal, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang. Satwa tersebut terlihat memasuki rumah dan warung untuk mencari makanan, merusak atap, serta mengacak-acak barang milik warga.

Petugas pemadam kebakaran dari Pos Legok telah berupaya melakukan evakuasi, tetapi prosesnya belum berhasil karena keterbatasan alat tangkap. Ke depan, koordinasi dengan BKSDA Jakarta diharapkan dapat mempercepat penanganan sehingga kawanan monyet segera dipindahkan dari permukiman dan kekhawatiran warga, terutama terhadap keselamatan anak-anak, dapat berkurang.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment