Kebakaran Hawk Dekati Reno, 42 Ribu Warga Nevada Dievakuasi
Reno, Nevada – Sebanyak 42 ribu warga Kota Reno, Nevada, Amerika Serikat, mengungsi dan dievakuasi setelah kebakaran hutan Hawk meluas hingga mendekati kawasan pinggiran kota. Kebakaran tersebut mengancam wilayah utara Reno dan mendorong pemerintah setempat untuk menetapkan langkah darurat demi melindungi masyarakat.
Menurut laporan Reuters, puluhan ribu warga dievakuasi pada akhir pekan setelah api bergerak cepat di sekitar Hutan Nasional Humboldt-Toiyabe. Selain warga yang telah meninggalkan tempat tinggalnya, sekitar 45 ribu penduduk lainnya diminta bersiap menghadapi kemungkinan evakuasi lanjutan.
Kebakaran Hawk Mengancam Wilayah Utara Reno
Kebakaran Hawk terjadi di kawasan Puncak Peavine, tepat di luar Kota Reno, Washoe County, Nevada. Lokasi tersebut berada di area Hutan Nasional Humboldt-Toiyabe, yang terdampak kobaran api sejak 22 Agustus.
Sumber penyulutan kebakaran hingga kini belum diketahui. Namun, api dilaporkan menyebar dengan cepat karena dipengaruhi oleh kondisi vegetasi yang kering, angin kencang, serta tingkat kelembapan yang rendah.
Hingga Minggu pagi, 23 Agustus, kebakaran Hawk telah menghanguskan sekitar 13.000 hektare lahan. Penyelidikan mengenai penyebab awal kebakaran masih berlangsung, sementara petugas terus berupaya mengendalikan penyebaran api.
Api Mulai Mendekati Permukiman
Rekaman televisi lokal memperlihatkan kobaran api mulai mendekati sejumlah jalan. Dalam video yang direkam warga, asap tebal terlihat mengepul dari kawasan perbukitan dan membubung di atas permukiman di sekitarnya.
Situasi tersebut meningkatkan kekhawatiran warga, terutama mereka yang tinggal di wilayah utara Reno dan daerah sekitar Puncak Peavine. Pergerakan api yang cepat membuat otoritas meminta masyarakat untuk tetap waspada serta mengikuti setiap arahan evakuasi yang dikeluarkan.
Nevada Tetapkan Keadaan Darurat
Gubernur Nevada Joe Lombardo mengumumkan keadaan darurat di Washoe County pada Sabtu malam, 22 Agustus. Wilayah administratif tersebut mencakup Kota Reno dan sebagian kawasan Danau Tahoe.
Lombardo menyebut kebakaran itu sebagai situasi yang aktif dan berkembang dengan cepat. Ia mendesak seluruh warga di daerah terdampak agar terus memperhatikan informasi resmi dan mematuhi instruksi dari pejabat setempat.
“Ini adalah situasi yang aktif dan berkembang dengan cepat, dan saya mendesak semua orang di daerah yang terdampak untuk tetap waspada dan mengikuti arahan pejabat setempat,” kata Lombardo dalam sebuah pernyataan.
Dukungan Garda Nasional Dikerahkan
Untuk membantu operasi pemadaman, dua helikopter Garda Nasional telah dikerahkan. Selain itu, sebanyak 60 personel Garda Nasional diturunkan untuk mendukung operasi bersama Kantor Sheriff Washoe County.
Pengerahan sumber daya tersebut dilakukan ketika api telah membakar area yang luas dan terus mengancam kawasan di sekitar Reno. Petugas juga masih menghadapi tantangan berupa angin kencang, vegetasi kering, dan kelembapan rendah yang dapat mempercepat penyebaran kebakaran.
Bandara Reno-Tahoe Tetap Beroperasi
Di tengah proses evakuasi, Bandara Internasional Reno-Tahoe masih berada di luar area yang ditetapkan sebagai zona evakuasi. Penerbangan komersial di bandara tersebut juga tetap beroperasi secara normal.
Meski demikian, perkembangan situasi di sekitar Reno masih dipantau. Warga yang berada di wilayah terdampak diminta memperhatikan pemberitahuan resmi, khususnya terkait kemungkinan perluasan area evakuasi.
Kesimpulan
Kebakaran Hawk telah memaksa 42 ribu warga Reno mengungsi setelah api mencapai kawasan pinggiran kota. Sebanyak 45 ribu warga lainnya diminta bersiap untuk evakuasi, sementara kebakaran telah menghanguskan sekitar 13.000 hektare lahan hingga Minggu pagi, 23 Agustus.
Pemerintah Nevada telah menetapkan keadaan darurat di Washoe County dan mengerahkan helikopter serta personel Garda Nasional untuk membantu pemadaman. Ke depan, perkembangan kebakaran, arah pergerakan api, dan hasil penyelidikan mengenai sumber penyulutan akan menjadi perhatian utama. Warga di wilayah terdampak diharapkan tetap waspada dan mengikuti arahan pejabat setempat demi keselamatan bersama.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment