Kebakaran Muara Angke Hanguskan 60 Rumah, Polisi Selidiki Penyebabnya
Jakarta Utara kembali dilanda kebakaran besar. Sebanyak 60 rumah penduduk di kawasan Muara Angke, Jalan Dermaga Ujung, RW 22, Kelurahan Pluit, Jakarta Utara, hangus terbakar pada Rabu (26/8) malam. Kebakaran tersebut berdampak terhadap ratusan warga yang tinggal di kawasan itu.
Polsek Sunda Kelapa, Polres Pelabuhan Tanjung Priok, langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Hingga Kamis (27/8), petugas masih melaksanakan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP), termasuk meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Polisi Pasang Garis Polisi di Lokasi Kebakaran
Kanit Reskrim Polsek Sunda Kelapa AKP Eri Suroto mengatakan, petugas telah berada di lokasi sejak Kamis pagi. Selain memeriksa area terdampak, polisi juga memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian.
Menurut Eri, proses pemeriksaan masih berlangsung. Petugas melakukan identifikasi terhadap lokasi kebakaran serta berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam pelaksanaan olah TKP.
“Pagi ini, kami sudah di lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan dan pemasangan garis polisi,” kata Eri di Jakarta, Kamis (27/8).
Polisi juga mengimbau masyarakat agar menjauhi lokasi kebakaran selama proses pemeriksaan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus memastikan proses penyelidikan dapat berjalan dengan baik.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Eri menegaskan bahwa penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Untuk mengungkap sumber api, penyelidikan akan dilanjutkan melalui pemeriksaan di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.
“Untuk mengetahui penyebab kebakaran, tentu harus melalui penyelidikan dan pemeriksaan di Puslabfor Mabes Polri dalam mengungkap penyebab kebakaran,” ujar Eri.
Hingga tahap pemeriksaan tersebut dilakukan, polisi belum menyampaikan dugaan mengenai penyebab munculnya api. Keterangan saksi dan hasil olah TKP menjadi bagian penting dalam proses identifikasi kejadian.
Ratusan Warga Terdampak
Kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah tersebut membuat ratusan warga terdampak. Berdasarkan keterangan Polsek Sunda Kelapa, sebanyak 180 kepala keluarga dengan total 720 jiwa terdampak akibat insiden tersebut.
Sementara itu, data dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menyebutkan jumlah warga terdampak mencapai 730 jiwa. Perbedaan data tersebut disampaikan oleh masing-masing pihak dalam laporan penanganan kebakaran.
Meski menimbulkan kerusakan besar, kebakaran tersebut tidak menyebabkan korban meninggal dunia. Dua orang dilaporkan mengalami luka dalam kejadian itu.
Dua Orang Mengalami Luka
Dua korban tersebut masing-masing berinisial BH (54) dan seorang petugas pemadam kebakaran berinisial TM (54). BH mengalami luka pada bagian lutut, sedangkan TM menderita luka tusuk di bagian kaki.
Keduanya telah dirujuk ke Rumah Sakit Atma Jaya Pluit untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi menyatakan hingga saat ini tidak ada laporan mengenai korban jiwa meninggal dunia akibat kebakaran di Muara Angke tersebut.
Pemadaman Berlangsung Lebih dari Lima Jam
Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menyebut proses pemadaman berlangsung lebih dari lima jam. Api mulai ditangani petugas pada Rabu (26/8) pukul 18.54 WIB.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan, api baru berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari pukul 00.12 WIB. Setelah api dipastikan padam, petugas melanjutkan proses pengondisian di lokasi hingga situasi dapat ditangani.
“Alhamdulillah, api berhasil padam dan kebakaran sudah dapat diatasi oleh petugas,” ungkap Gatot.
Area yang terbakar diperkirakan mencapai 2.400 meter persegi. Dari wilayah tersebut, sebanyak 60 rumah penduduk dilaporkan hangus terbakar.
Kesimpulan
Kebakaran di Jalan Dermaga Ujung, Muara Angke, Jakarta Utara, menghanguskan 60 rumah dan berdampak terhadap ratusan warga. Proses pemadaman berlangsung lebih dari lima jam sebelum api akhirnya berhasil dikendalikan pada Kamis dini hari.
Polisi masih melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan Puslabfor Mabes Polri untuk mengetahui penyebab kebakaran. Lokasi kejadian juga telah dipasangi garis polisi dan masyarakat diminta menjauhi area tersebut selama proses penyelidikan berlangsung. Kejelasan mengenai sumber api masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment