Lagu Kebangsaan Korea Utara Salah Diputar untuk Tim Korea Selatan di Asian Games 2026
Panitia penyelenggara Asian Games 2026 memicu kontroversi setelah memutar lagu kebangsaan Korea Utara untuk tim hoki putra Korea Selatan. Kesalahan tersebut terjadi menjelang pertandingan Korea Selatan melawan Bangladesh di Stadion Green, Gifu, Jepang.
Insiden itu berlangsung ketika para pemain Korea Selatan telah berbaris di lapangan untuk mengikuti prosesi pemutaran lagu kebangsaan. Namun, alih-alih lagu kebangsaan Republik Korea, lagu yang terdengar justru merupakan lagu kebangsaan Korea Utara, negara yang memiliki hubungan tegang dengan Korea Selatan.
Lagu Kebangsaan Korea Utara BerkUmandang di Stadion
Dilansir dari Reuters, para pemain Korea Selatan tampak kebingungan ketika irama lagu kebangsaan negara rival mereka mulai berkumandang di area stadion. Momen tersebut terjadi sebelum pertandingan hoki putra antara Korea Selatan dan Bangladesh dimulai.
Kesalahan pemutaran lagu itu langsung menjadi perhatian karena lagu kebangsaan dan simbol Korea Utara merupakan hal yang sangat sensitif di Korea Selatan. Terlebih, kedua negara tersebut secara teknis masih berada dalam status perang setelah Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada 1953.
Situasi tersebut membuat kekeliruan teknis dalam prosesi resmi pertandingan memiliki dampak yang lebih serius dibandingkan kesalahan pemutaran lagu biasa. Para pemain Korea Selatan yang sudah bersiap untuk menyanyikan lagu nasional mereka harus mendengarkan lagu dari negara yang menjadi rivalnya.
Panitia Sampaikan Permintaan Maaf
Setelah menyadari kesalahan tersebut, penyiar stadion segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui pengeras suara. Pihak penyelenggara mengakui bahwa terjadi kelalaian teknis yang menyebabkan lagu kebangsaan Korea Selatan tertukar dengan lagu lain.
“Kami sangat memohon maaf atas kesalahan ini karena lagu kebangsaan Republik Korea diputar dengan lagu yang berbeda,” kata announcer stadion di Gifu, Jumat (18/9), seperti dikutip dari Reuters.
Ia kemudian kembali menyampaikan permintaan maaf kepada tim Korea Selatan dan pihak-pihak yang merasa terganggu oleh insiden tersebut.
“Saya benar-benar meminta maaf atas ketidaknyamanan ini,” lanjutnya.
Kesalahan Terjadi Sebelum Pertandingan
Permintaan maaf tersebut disampaikan sebelum laga Korea Selatan melawan Bangladesh berlangsung. Meskipun sempat mengalami situasi yang tidak biasa, skuad Negeri Ginseng tetap mampu menjaga fokus mereka di lapangan.
Tim hoki putra Korea Selatan kemudian tampil dominan sepanjang pertandingan. Mereka menyudahi perlawanan Bangladesh dengan kemenangan telak 5-0. Hasil tersebut menunjukkan bahwa insiden pada prosesi lagu kebangsaan tidak menghalangi para pemain untuk menjalankan pertandingan dan meraih kemenangan.
Insiden Sensitif di Tengah Rivalitas Korea
Pemutaran lagu kebangsaan Korea Utara untuk tim Korea Selatan dinilai sensitif karena adanya ketegangan politik dan hubungan historis antara kedua negara. Korea Utara dan Korea Selatan hingga kini secara teknis belum mengakhiri status perang, mengingat Perang Korea hanya diakhiri melalui gencatan senjata pada 1953.
Selain itu, lagu kebangsaan serta simbol Korea Utara dilarang keras beredar di wilayah Korea Selatan. Karena itu, kesalahan yang terjadi dalam sebuah ajang olahraga internasional seperti Asian Games 2026 langsung menarik perhatian dan memicu kontroversi.
Kesimpulan
Kesalahan panitia Asian Games 2026 dalam memutar lagu kebangsaan Korea Utara untuk tim hoki putra Korea Selatan menjadi insiden yang sensitif. Panitia telah menyampaikan permintaan maaf dan mengakui adanya kelalaian teknis dalam prosesi tersebut.
Di sisi lain, tim Korea Selatan mampu merespons situasi itu dengan tetap tampil fokus dan mengalahkan Bangladesh 5-0. Ke depan, insiden ini menjadi pengingat penting bagi penyelenggara untuk meningkatkan ketelitian dalam setiap rangkaian seremoni, terutama ketika melibatkan simbol nasional dan hubungan antarnegara yang sensitif.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment