Majalah Tahun 1894 Dikembalikan ke Perpustakaan Setelah Terlambat 48.220 Hari

Sebuah majalah berusia lebih dari satu abad akhirnya kembali ke Perpustakaan Umum Concord di New Hampshire, Amerika Serikat. Majalah berjudul The Century Illustrated Monthly Magazine edisi September 1894 tersebut dikembalikan setelah berada di luar perpustakaan selama 48.220 hari.

Pengembalian itu terjadi setelah Perpustakaan Umum Concord mengumumkan kebijakan penangguhan denda keterlambatan. Kebijakan tersebut membuat seorang peminjam bernama John memutuskan untuk mengembalikan majalah yang selama puluhan tahun hanya tersimpan di rumahnya.

Majalah Dikembalikan Setelah 132 Tahun

Dilansir BBC, majalah terbitan September 1894 itu semestinya dikenai denda keterlambatan sebesar 12.055 dolar AS atau sekitar Rp213 juta. Jumlah tersebut dihitung berdasarkan lamanya majalah berada di luar perpustakaan, yakni selama 48.220 hari.

Dengan demikian, majalah tersebut baru dikembalikan sekitar 132 tahun setelah dipinjam. Peristiwa ini menjadi salah satu pengembalian koleksi perpustakaan paling lama yang diketahui oleh Perpustakaan Umum Concord.

John, peminjam yang mengembalikan majalah tersebut, mengatakan bahwa benda itu sudah “tersimpan begitu saja” di rumahnya selama beberapa dekade. Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui bagaimana majalah tersebut bisa sampai berada di rumahnya.

Kebijakan Penangguhan Denda Mendorong Pengembalian

Keputusan John untuk mengembalikan majalah itu muncul setelah ia membaca berita di surat kabar setempat mengenai kebijakan penangguhan denda yang diterapkan Perpustakaan Umum Concord.

Perpustakaan tersebut memberlakukan amnesti denda keterlambatan selama satu tahun, mulai 1 September 2026. Kebijakan itu menjadi bagian dari upaya perpustakaan untuk mengevaluasi dampak penerapan konsep “perpustakaan bebas denda”.

Melalui unggahan di Facebook, Perpustakaan Umum Concord menyampaikan bahwa banyak peminjam merasa lega setelah kebijakan tersebut diumumkan. Pihak perpustakaan juga mengaku berharap koleksi-koleksi yang telah lama terlambat dapat dikembalikan.

“Kami telah melihat banyak wajah gembira sejak mengumumkan penangguhan denda ini,” tulis Perpustakaan Umum Concord.

Namun, perpustakaan tidak menyangka bahwa koleksi yang kembali justru berasal dari akhir abad ke-19. Majalah yang telah terlambat selama lebih dari seratus tahun itu menjadi salah satu contoh paling mencolok dari dampak kebijakan penangguhan denda.

Majalah Tidak Lagi Masuk Sirkulasi Peminjaman

Perpustakaan Umum Concord memastikan majalah tersebut tidak akan kembali dimasukkan ke dalam sirkulasi peminjaman. Koleksi itu kemungkinan akan ditempatkan di “Concord Room”, sebuah ruang yang disebut perpustakaan sebagai lokasi yang layak untuk menyimpan majalah tersebut.

Keputusan itu menunjukkan bahwa majalah edisi 1894 tersebut kini dipandang sebagai koleksi yang memiliki nilai khusus bagi perpustakaan. Setelah dikembalikan, majalah itu tidak lagi diperlakukan seperti bahan bacaan biasa yang dapat dipinjam oleh pengunjung.

Tidak Perlu Membayar Denda

John akhirnya tidak perlu membayar denda sebesar 12.055 dolar AS. Penghapusan kewajiban tersebut dimungkinkan karena pengembalian dilakukan setelah perpustakaan menerapkan kebijakan amnesti denda keterlambatan.

Perpustakaan menutup pernyataannya dengan nada ringan. Pihaknya menyebut bahwa John beruntung tidak perlu membayar denda akibat keterlambatan pengembalian selama 48.220 hari.

Kesimpulan

Pengembalian The Century Illustrated Monthly Magazine edisi September 1894 memperlihatkan bagaimana kebijakan bebas denda dapat mendorong peminjam mengembalikan koleksi yang sudah lama berada di luar perpustakaan. Majalah tersebut kini tidak akan kembali dipinjamkan dan kemungkinan ditempatkan di Concord Room.

Perpustakaan Umum Concord akan mengevaluasi penerapan amnesti selama satu tahun. Ke depan, kebijakan itu diharapkan dapat membantu mengembalikan lebih banyak koleksi sekaligus memberikan kesempatan bagi peminjam untuk menyelesaikan keterlambatan tanpa terbebani denda.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment