Pemakaman Dolly Parton Digelar Sederhana dan Tertutup, Keluarga Minta Donasi untuk Imagination Library
Pemakaman legenda musik country Dolly Parton akan digelar secara sederhana dan tertutup bagi keluarga inti. Parton meninggal dunia pada 25 Agustus 2026 dalam usia 80 tahun setelah berjuang melawan sejumlah masalah kesehatan, termasuk kanker, penyakit ginjal, dan gangguan autoimun.
Rencana pemakaman tersebut disampaikan oleh tim humas Parton dan diberitakan Page Six. Upacara kecil itu disebut digelar sesuai permintaan pribadi sang penyanyi. Kabar lain dari TMZ menyebutkan bahwa prosesi pemakaman tengah dipersiapkan di Nashville, Tennessee, dan akan berlangsung dalam beberapa hari setelah kepergiannya.
Pemakaman Dolly Parton Digelar Secara Tertutup
Menurut keterangan perwakilan Dolly Parton, pemakaman akan dihadiri oleh keluarga terdekat serta orang-orang yang dicintainya. Acara tersebut tidak dirancang sebagai seremoni besar, melainkan sebagai penghormatan terakhir yang bersifat pribadi dan khidmat.
Keputusan untuk menggelar pemakaman secara sederhana merupakan permintaan Parton sendiri. Dengan demikian, keluarga memilih untuk menjaga suasana duka tetap intim dan hanya melibatkan lingkaran terdekat mendiang penyanyi.
Dimakamkan di Samping Suaminya
Dolly Parton disebut akan dimakamkan di samping mendiang suaminya, Carl Dean, di Woodlawn Memorial Park and Mausoleum. Lokasi tersebut berada di Nashville, Tennessee, tempat upacara pemakaman juga dipersiapkan.
Salah satu detail yang turut diberitakan adalah Parton akan tetap mengenakan sepatu hak tinggi yang selama ini menjadi bagian dari penampilan khasnya. Sepatu tersebut dikenal sebagai salah satu ciri visual yang melekat pada sosoknya sepanjang perjalanan karier di dunia musik dan hiburan.
Keluarga Minta Sumbangan untuk Imagination Library
Alih-alih mengirimkan bunga, keluarga Dolly Parton meminta para pelayat dan penggemar menyalurkan sumbangan kepada Imagination Library. Program tersebut merupakan inisiatif milik Parton yang menyediakan buku gratis bagi anak-anak.
Permintaan itu menjadi salah satu bentuk penghormatan yang diharapkan keluarga setelah Parton meninggal dunia. Melalui Imagination Library, kenangan terhadap sang penyanyi dapat diteruskan dalam bentuk dukungan terhadap program literasi yang telah ia bangun.
Tim Parton juga mengajak para penggemar dan sahabat dari berbagai penjuru dunia untuk menyampaikan penghormatan terakhir. Mereka dapat menandai akun Dolly Parton di media sosial atau meninggalkan pesan melalui situs web resmi miliknya.
Dolly Parton Meninggal Setelah Berjuang Melawan Kanker
Dolly Parton meninggal dunia pada 25 Agustus 2026. Sebelum mengembuskan napas terakhir, pelantun lagu Jolene itu sempat menjalani perawatan di rumah sakit pada Jumat, 21 Agustus.
Kabar kepergian Parton pertama kali dikonfirmasi oleh keponakannya, Bryan Seaver, melalui sebuah video yang diunggah di Instagram. Setelah itu, perwakilan resmi Parton menyampaikan bahwa sang penyanyi meninggal setelah berjuang melawan kanker.
Dalam pernyataan resmi manajemennya, Dolly Parton disebut telah menghabiskan hidup dan karier untuk menghadirkan kegembiraan, tawa, harapan, serta integritas dalam berbagai hal yang disentuhnya.
“Setelah dengan berani menghadapi perjuangan singkat melawan kanker, Dolly meninggalkan kehidupan duniawi hari ini di Vanderbilt-Ingram Cancer Center dengan dikelilingi oleh orang-orang tercinta,” demikian bunyi pernyataan tersebut.
Perjalanan Karier Dolly Parton
Dolly Rebecca Parton lahir di Pittman Center, Tennessee, pada 1946. Ia tumbuh dalam keluarga besar dengan 11 saudara kandung. Kondisi ekonomi keluarganya tergolong kurang mampu. Parton pernah menceritakan bahwa makanan yang tersedia di rumah terkadang tidak cukup untuk seluruh anggota keluarga.
Mulai Bermusik Sejak Usia Dini
Parton telah mengenal musik sejak masih kecil. Pada usia enam tahun, ia memainkan gitar pertamanya dan bernyanyi di gereja milik kakeknya. Setahun kemudian, ia mulai menulis lagu.
Bakat tersebut terus berkembang hingga akhirnya Parton pindah ke Nashville setelah lulus SMA pada 1964. Di kota itu, ia tampil di berbagai klub sekaligus menulis lagu untuk sejumlah artis lain. Parton pernah mengatakan bahwa lagu-lagu yang ditulisnya membantunya keluar dari pegunungan dan mengenal dunia yang lebih luas.
Kariernya kemudian mendapat perhatian dari bintang musik country Porter Wagoner. Parton direkrut untuk tampil dalam acara The Porter Wagoner Show. Kesempatan tersebut menjadi salah satu tahap penting dalam perjalanan kariernya di industri musik country.
Penghormatan untuk Warisan Dolly Parton
Pemakaman yang sederhana tidak mengurangi besarnya penghormatan terhadap Dolly Parton. Sebagai penyanyi, penulis lagu, dan figur penting dalam musik country, ia meninggalkan kenangan melalui karya-karya serta program sosial yang dijalankannya.
Ke depan, keluarga berharap para penggemar dapat mengenang Parton dengan cara yang sesuai dengan nilai-nilai yang selama ini ia bawa, termasuk berbagi kebahagiaan, menjaga harapan, dan mendukung pendidikan anak melalui Imagination Library. Upacara tertutup bagi keluarga inti akan menjadi penghormatan terakhir, sementara karya dan jejak sosialnya diperkirakan terus dikenang oleh publik di berbagai negara.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment