Perwira Senior AL Spanyol Diskors dari Pangkalan NATO di Inggris Usai Berpacaran lewat Tinder

Seorang perwira senior Angkatan Laut Spanyol diskors dan dipindahkan dari pangkalan militer NATO di Inggris setelah diketahui menjalin hubungan dengan seorang perempuan melalui aplikasi kencan Tinder. Perwira yang identitasnya tidak diungkapkan tersebut sebelumnya bertugas di Komando Maritim Sekutu atau Allied Maritime Command (Marcom), yang bermarkas di Northwood, Hertfordshire.

Kasus ini menjadi perhatian karena tugas sang perwira berkaitan dengan pemantauan aktivitas militer dan maritim Rusia di sekitar perairan Inggris. Perempuan yang menjalin hubungan dengannya, Janina White, merupakan warga Inggris-Polandia yang lahir di Uni Soviet. White dituduh sebagai agen mata-mata Rusia, tetapi ia dengan tegas membantah tuduhan tersebut.

Perwira Dipindahkan dan Dipulangkan ke Spanyol

Peristiwa skorsing itu terjadi pada 2025. Sebelum dipindahkan dan dipulangkan ke Spanyol, perwira Angkatan Laut Spanyol tersebut menjalankan tugas di markas Marcom di Northwood. Dalam posisinya, ia bertanggung jawab memantau kapal selam serta kapal perang Rusia yang beroperasi di perairan Inggris.

Selain itu, ia juga bertugas melacak kapal tanker minyak yang dikenai sanksi dan dikaitkan dengan “armada bayangan” Rusia. Informasi mengenai tanggung jawab tersebut membuat hubungan pribadinya dengan White turut disoroti dalam konteks keamanan pangkalan militer dan perlindungan informasi sensitif.

Setelah hubungan tersebut diketahui, staf pangkalan mencabut izin akses sang perwira. Komandan pangkalan juga melarangnya memasuki area militer. Langkah itu kemudian diikuti dengan pemindahan serta pemulangan perwira tersebut ke Spanyol.

Hubungan Dimulai melalui Tinder

Berdasarkan informasi yang tersedia, hubungan romantis antara perwira yang tidak disebutkan namanya itu dan Janina White dimulai pada Oktober 2024. Keduanya berkenalan melalui aplikasi kencan Tinder sebelum kemudian menjalin hubungan lebih dekat.

Menurut dokumen pengadilan, sang perwira pernah mengundang White menghadiri sebuah acara sosial di ruang makan Perwira dan Perwira Senior Northwood pada 12 Desember 2024. White juga memperoleh izin untuk melakukan kunjungan satu hari ke pangkalan militer tersebut dengan pengawalan ketat.

White sebelumnya pernah menikah dengan seorang pemimpin dewan terkemuka yang diketahui sempat mengunjungi Kantor Perdana Menteri Inggris. Namun, pernikahan itu telah berakhir sebelum White menggunakan aplikasi kencan dan berkenalan dengan perwira Angkatan Laut Spanyol tersebut.

Janina White Bantah Tuduhan sebagai Agen Rusia

Janina White membantah tuduhan bahwa dirinya merupakan agen mata-mata Rusia. Ia mengatakan, tuduhan tersebut muncul karena dirinya lahir di Uni Soviet dan menilai hal itu telah menjadikannya korban diskriminasi.

“Saya yakin sekali saya bukan mata-mata Rusia. Terakhir kali saya memeriksa, saya bukan mata-mata,” kata White, seperti dikutip Anadolu Agency pada Senin (14/9).

White juga mengakui bahwa dirinya mengetahui sang perwira bekerja menangani isu yang berkaitan dengan armada bayangan Rusia serta kapal selam Rusia. Namun, ia menyatakan adanya larangan bagi perwira tersebut untuk membicarakan detail pekerjaan dengan dirinya.

“Saya tahu dia berurusan dengan armada bayangan dan kapal selam Rusia. Tapi, ada larangan total untuk membahas detail apa pun soal ini dengan dia,” ujar White.

Kasus Menyoroti Aspek Keamanan Pangkalan

Hubungan pribadi seorang perwira dengan pihak luar menjadi persoalan serius ketika yang bersangkutan bertugas di fasilitas militer strategis. Dalam kasus ini, akses perwira tersebut ke pangkalan NATO dicabut setelah hubungannya dengan White terungkap.

Meski White membantah tuduhan sebagai agen Rusia, informasi yang tersedia tidak menyebutkan adanya bukti bahwa ia benar-benar terlibat dalam kegiatan spionase. Oleh karena itu, tuduhan tersebut tetap perlu dibedakan dari fakta mengenai tindakan administratif terhadap sang perwira.

Kesimpulan

Perwira senior Angkatan Laut Spanyol diskors, dilarang memasuki pangkalan NATO di Northwood, lalu dipindahkan dan dipulangkan ke Spanyol setelah diketahui berpacaran dengan Janina White, perempuan Inggris-Polandia yang lahir di Uni Soviet. Hubungan itu bermula melalui Tinder pada Oktober 2024 dan berlangsung ketika sang perwira menjalankan tugas terkait pemantauan aktivitas Rusia.

White menolak tuduhan sebagai agen Rusia dan menyebut dirinya menjadi sasaran diskriminasi karena tempat kelahirannya. Ke depan, kasus ini menunjukkan bahwa hubungan pribadi personel militer dengan pihak luar dapat menjadi perhatian serius, terutama ketika mereka bekerja menangani informasi dan aktivitas yang berkaitan dengan keamanan regional.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment