Truk Diduga Rem Blong Tabrak Mobil, Motor, dan Tamu Hajatan di Lumajang, 2 Orang Tewas

LUMAJANG – Kecelakaan maut terjadi di Dusun Sidomakmur, Desa Gucialit, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Insiden yang berlangsung pada Kamis (17/9) sekitar pukul 15.00 WIB itu melibatkan sebuah truk Mitsubishi, dua mobil pikap, lima sepeda motor, serta rombongan tamu undangan hajatan pernikahan.

Kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh kerusakan sistem pengereman atau rem blong pada truk. Kendaraan itu melaju di jalan yang menurun dari arah barat menuju timur sebelum kehilangan kendali dan menabrak sejumlah kendaraan serta tamu acara pernikahan yang berada di sekitar lokasi.

Akibat kejadian ini, dua orang tamu undangan meninggal dunia. Selain itu, sembilan orang lainnya mengalami luka-luka. Pengemudi truk juga dilaporkan mengalami cedera dan kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Lumajang.

Kronologi Truk Kehilangan Kendali di Jalan Menurun

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi berwarna kuning dengan nomor polisi N 8187 YH melaju dari arah barat ke timur. Truk tersebut dikemudikan oleh KSM (69), seorang pria asal Sukodono.

Saat melintasi jalan umum yang menurun di Dusun Sidomakmur, truk diduga mengalami kerusakan pada sistem pengereman. Kondisi itu membuat kendaraan kehilangan kendali dan terus melaju ke arah timur.

Truk kemudian menabrak pikap Suzuki Carry berwarna hitam dengan nomor polisi L 8060 AA yang sedang berjalan searah di depannya. Pikap tersebut dikemudikan oleh ETS (38), warga asal Ngawi.

Akibat benturan, pikap Suzuki Carry terdorong ke depan dan menabrak kerumunan 11 pejalan kaki yang merupakan tamu undangan acara pernikahan. Setelah itu, truk masih terus bergerak dan menabrak kendaraan lain yang berada di sekitar lokasi.

Truk Hantam Dua Mobil dan Lima Sepeda Motor

Setelah menghantam pikap Suzuki Carry, truk Mitsubishi tersebut menabrak pikap Mitsubishi L300 dengan nomor polisi N 8157 YA. Kendaraan milik SA (49) itu sedang terparkir di area sekitar hajatan.

Truk kemudian kembali menyeruduk lima sepeda motor milik warga. Kendaraan yang terdampak terdiri atas satu Honda Scoopy merah hitam dengan nomor polisi N 2092 YAG, satu Honda Scoopy cokelat bernomor polisi N 6139 YBD, serta satu Honda Beat hitam dengan nomor polisi N 2515 YAD.

Selain itu, dua sepeda motor Honda Vario hitam turut tertabrak. Kedua kendaraan tersebut masing-masing memiliki nomor polisi N 4855 YBF dan W 4126 BI.

Laju truk baru berakhir setelah kendaraan tersebut membentur sound system acara pernikahan yang berada di pinggir jalan sebelah kiri. Benturan beruntun itu menyebabkan suasana hajatan berubah menjadi kepanikan dan mengakibatkan sejumlah orang menjadi korban.

Dua Tamu Undangan Meninggal Dunia

Dalam kecelakaan tersebut, dua orang tamu undangan dinyatakan meninggal dunia. Korban pertama berinisial MRN (46), warga Probolinggo. Ia mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Gucialit.

Korban berikutnya adalah AMV (20). Korban sempat mengalami luka berat dan menjalani penanganan di Rumah Sakit Umum dr Haryoto. Namun, AMV kemudian dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit tersebut.

Selain dua korban meninggal, sembilan orang dilaporkan mengalami luka ringan. Beberapa korban yang disebutkan antara lain TR (40), YAI (29), SMY (63), YDR (30), MST (63), MSH (39), MDC (49), dan DM (31).

Jenis luka yang dialami para korban beragam, mulai dari luka lecet dan lebam pada bagian wajah hingga patah tulang tangan. Sementara itu, pengemudi truk, KSM, juga mengalami luka pada bagian perut akibat kecelakaan tersebut.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Peristiwa kecelakaan di lokasi hajatan pernikahan itu kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Lumajang. Penanganan dilakukan untuk menyelidiki rangkaian kejadian, termasuk dugaan kerusakan sistem pengereman yang menyebabkan truk kehilangan kendali di jalan menurun.

Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kecelakaan serta memastikan kronologi kejadian berdasarkan keterangan saksi, kondisi kendaraan, dan fakta di lokasi. Hingga kini, kepolisian masih memproses kasus tersebut.

Kesimpulan

Kecelakaan truk diduga rem blong di Gucialit, Lumajang, menyebabkan dua tamu hajatan meninggal dunia dan sembilan orang lainnya mengalami luka-luka. Truk Mitsubishi kuning itu menabrak dua mobil, lima sepeda motor, serta perlengkapan acara pernikahan setelah kehilangan kendali di jalan menurun.

Kasus ini masih berada dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Lumajang. Hasil penyelidikan kepolisian nantinya akan menjadi dasar untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan dan proses hukum selanjutnya.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment