Debut Manis Shin Tae Yong Bersama Persija, Akhiri Rekor Buruk Delapan Tahun di Markas Borneo FC
Debut resmi Shin Tae Yong bersama Persija Jakarta berakhir dengan hasil positif. Pelatih asal Korea Selatan itu berhasil membawa Macan Kemayoran meraih kemenangan 1-0 atas Borneo FC dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (5/9). Hasil tersebut tidak hanya menjadi awal yang menggembirakan bagi Shin, tetapi juga mengakhiri penantian panjang Persija di kandang Borneo FC.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut dicetak oleh striker Persija, Alexander Jeremejef, pada babak pertama. Gol itu menjadi pembeda dalam laga yang berjalan sulit bagi kedua tim. Persija mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan selesai meski Borneo FC bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Persija Akhiri Penantian Delapan Tahun
Kemenangan atas Borneo FC terasa istimewa karena Persija akhirnya kembali meraih kemenangan di Kalimantan setelah menunggu selama sekitar delapan tahun. Sebelum pertandingan ini, Macan Kemayoran tidak pernah menang saat menghadapi Borneo FC di kandangnya sejak 2018.
Persija terakhir kali mengalahkan Borneo FC dalam laga tandang pada 12 September 2018. Saat itu, Persija menang dengan skor 1-0 melalui gol Novri Setiawan. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Aji Imbut, Tenggarong.
Setelah kemenangan tersebut, Persija harus melewati sejumlah hasil kurang memuaskan ketika bertandang menghadapi Borneo FC. Persija kalah 0-1 pada 2019, kemudian takluk 2-1 pada musim 2021/2022. Pada musim 2022/2023, Persija kembali menyerah dengan skor 1-3.
Catatan buruk itu berlanjut pada musim 2023/2024 ketika Persija kembali kalah 1-3. Pada musim berikutnya, 2024/2025, Persija takluk 0-1. Kekalahan kembali dialami pada musim 2025/2026 dengan skor 0-1. Rangkaian hasil tersebut membuat kemenangan pada laga kali ini menjadi sangat berarti bagi Persija.
Shin Tae Yong Apresiasi Perjuangan Pemain
Shin Tae Yong menyadari arti penting kemenangan tersebut. Dalam jumpa pers setelah pertandingan, ia menyampaikan bahwa Persija sudah sekitar delapan tahun tidak meraih kemenangan di kandang Borneo FC. Senyum bahagia terlihat ketika Shin membicarakan keberhasilan timnya memutus rekor tersebut.
“Setahu saya, Persija sudah sekitar delapan tahun tidak meraih kemenangan di sini,” kata Shin Tae Yong.
Menurut Shin, pertandingan pertamanya bersama Persija dalam laga resmi memang tidak mudah. Namun, ia menilai para pemain mampu menjaga konsentrasi sampai akhir pertandingan. Selain itu, seluruh pemain juga terus berjuang untuk mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
“Pertandingan pertama memang sulit, tetapi para pemain tidak kehilangan konsentrasi hingga akhir dan terus berjuang, sehingga saya ingin memberikan apresiasi kepada mereka,” ujar Shin.
Apresiasi tersebut menunjukkan bahwa kemenangan Persija tidak hanya ditentukan oleh gol Alexander Jeremejef pada babak pertama. Ketahanan dan fokus para pemain sepanjang pertandingan juga menjadi bagian penting dari keberhasilan tim mengamankan tiga poin sekaligus memutus catatan buruk di markas Borneo FC.
Berbeda dengan Debut di Turnamen Pramusim
Debut resmi Shin Tae Yong bersama Persija memang berakhir manis. Namun, hasil tersebut berbeda dengan penampilan pertamanya ketika Persija mengikuti turnamen pramusim. Dalam ajang Piala Presiden 2026, Persija harus menelan kekalahan 0-1 dari Persebaya.
Dengan demikian, kemenangan atas Borneo FC menjadi hasil positif dalam pertandingan resmi pertama Shin bersama Persija setelah sebelumnya mengawali kiprah di turnamen pramusim dengan kekalahan. Selain membawa kemenangan, laga ini juga memberikan catatan penting karena Persija berhasil menghentikan dominasi hasil negatif selama delapan tahun di kandang Borneo FC.
Kesimpulan
Persija Jakarta mengawali debut resmi Shin Tae Yong dengan kemenangan 1-0 atas Borneo FC. Gol Alexander Jeremejef pada babak pertama memastikan kemenangan sekaligus mengakhiri penantian Persija untuk menang di kandang Borneo FC sejak 2018.
Shin memberikan apresiasi kepada para pemain karena mampu menjaga konsentrasi dan terus berjuang sampai pertandingan berakhir. Setelah hasil positif ini, kemenangan tersebut menjadi bagian penting dari awal perjalanan Shin bersama Persija, terutama karena berhasil memutus rekor buruk yang telah berlangsung selama delapan tahun.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment