Islam Makhachev Klaim Tendangan ke Wajah Ian Garry Hampir Berujung KO di UFC 330
Islam Makhachev mengklaim tendangan yang mengarah ke wajah Ian Garry hampir saja mengakhiri pertarungan dengan kemenangan knockout (KO). Momen tersebut terjadi dalam duel utama UFC 330 di Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (16/8).
Pernyataan itu disampaikan Makhachev melalui akun Instagram pribadinya setelah kembali mempertahankan tren positif di Oktagon. Petarung asal Dagestan tersebut juga membagikan cuplikan video yang memperlihatkan kakinya mendarat telak di kepala Garry dalam pertarungan lima ronde.
Makhachev Sebut Tendangannya Bisa Berujung KO
Dalam unggahan di media sosial, Makhachev menilai serangannya ke arah kepala Garry sebenarnya berpotensi mengakhiri laga lebih cepat. Namun, ia menyebut panjang kakinya menjadi faktor yang membuat tendangan tersebut tidak menghasilkan KO secara langsung.
“Seandainya kakiku lebih panjang, pasti akan langsung KO,” tulis Makhachev dalam unggahan tersebut.
Tendangan itu menjadi salah satu momen penting dalam pertarungan sengit antara Makhachev dan Garry. Serangan tersebut menunjukkan kemampuan Makhachev dalam memadukan permainan bawah yang menjadi ciri khasnya dengan variasi serangan berdiri.
Menang Mutlak Setelah Lima Ronde
Meski mendapat perlawanan ketat dari Garry, Makhachev tetap mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Pertarungan berlangsung selama lima ronde dan diwarnai aksi jual beli serangan dari kedua petarung.
Makhachev terlihat mengalami sejumlah dampak dari perlawanan Garry. Wajahnya tampak babak belur setelah laga berakhir. Kendati demikian, kondisi tersebut tidak menghalanginya untuk menjaga kendali ritme hingga ronde terakhir.
Hasil akhirnya, Makhachev meraih kemenangan melalui keputusan angka mutlak dari para juri. Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang rekor sempurnanya di kelas welter UFC.
Catatan Unik di Kelas Welter
Catatan Makhachev di divisi welter menyimpan fakta menarik. Walaupun dikenal sebagai spesialis pertarungan bawah, petarung yang merupakan murid Khabib Nurmagomedov itu belum pernah mencatatkan kemenangan melalui kuncian atau submission di kelas tersebut.
Fakta ini berbanding terbalik dengan reputasinya saat masih mendominasi kelas ringan. Di divisi tersebut, Makhachev sangat identik dengan kemampuan menjatuhkan lawan dan menyelesaikan pertarungan melalui kuncian-kuncian mematikan.
Namun, situasinya berbeda sejak tampil di kelas welter. Makhachev lebih sering mendapatkan hasil positif melalui kombinasi serangan berdiri dan keunggulan angka dari para juri. Kemenangan atas Garry kembali memperlihatkan kemampuannya untuk meraih hasil maksimal dengan pendekatan yang lebih beragam.
Dua Kandidat Lawan Berikutnya
Tambahan kemenangan di UFC 330 semakin mengukuhkan posisi Makhachev sebagai salah satu petarung terbaik di panggung UFC saat ini. Hasil tersebut juga membuat potensi pertarungan berikutnya menjadi perhatian, terutama karena terdapat dua nama yang berpeluang menjadi lawan selanjutnya.
Dua kandidat tersebut adalah Michael Morales yang berada di peringkat ketiga dan Carlos Prates yang menempati peringkat pertama. Keduanya disebut berpeluang menghadapi Makhachev setelah hasil positif yang diraih petarung asal Dagestan tersebut.
Kesimpulan
Islam Makhachev menilai tendangan ke wajah Ian Garry di UFC 330 hampir menghasilkan kemenangan KO. Meski laga berlangsung sengit dan membuat wajahnya mengalami sejumlah luka, Makhachev tetap mampu mengontrol pertandingan hingga meraih kemenangan mutlak melalui keputusan juri.
Kemenangan itu memperpanjang catatan sempurnanya di kelas welter, sekaligus menegaskan bahwa ia tidak hanya mengandalkan permainan bawah. Dengan Michael Morales dan Carlos Prates sebagai dua nama yang berpeluang menjadi lawan berikutnya, kiprah Makhachev di kelas welter masih menyimpan sejumlah pertarungan menarik untuk dinantikan.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment