Rumor Rizky Ridho Tak Dipanggil Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Benarkah Tak Layak Membela Garuda?

Rumor mengenai tidak masuknya nama Rizky Ridho dalam daftar skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi perhatian publik. Isu tersebut muncul setelah pengamat sepak bola nasional, Rony Pangemanan, menyampaikan informasi itu pada Senin (17/8). Kabar tersebut disebut berasal dari sumber terpercaya.

Meski demikian, kabar itu belum dapat dianggap sebagai keputusan resmi. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI sekaligus Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menegaskan bahwa daftar pemain yang akan dipanggil oleh pelatih John Herdman masih dalam tahap pembahasan. PSSI juga belum merilis daftar resmi skuad untuk agenda pada September mendatang.

Di tengah ketidakpastian tersebut, muncul pertanyaan mengenai kelayakan Rizky Ridho untuk kembali memperkuat Timnas Indonesia. Apakah performanya memang sudah menurun, atau isu tidak dipanggilnya sang pemain lebih berkaitan dengan persaingan di posisi bek tengah?

Daftar Pemain di Posisi Bek Tengah Semakin Kompetitif

Rizky Ridho menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan tempat di lini belakang Timnas Indonesia. Di posisi bek tengah, ia harus bersaing dengan sejumlah pemain yang memiliki pengalaman serta rekam penampilan di level Eropa.

Nama-nama seperti Jay Idzes, Justin Hubner, Mees Hilgers, dan Elkan Baggott menjadi pesaing utama Ridho. Selain itu, Kevin Diks juga dapat dimainkan sebagai bek tengah, sehingga pilihan pelatih di sektor tersebut semakin beragam.

Dalam persaingan tersebut, Ridho dinilai masih tertinggal dari para pesaingnya dalam hal nama besar dan pengalaman tampil di pentas Eropa. Situasi itu membuat penampilannya bersama klub menjadi sangat penting. Ia perlu menunjukkan performa terbaik agar tetap masuk dalam pertimbangan Herdman.

Tiga Laga Awal Super League Bisa Menjadi Penentu

Peluang Rizky Ridho untuk kembali menarik perhatian tim pelatih masih terbuka. Salah satu tolok ukurnya adalah penampilan dalam tiga pertandingan awal Super League 2026/2027.

Ridho dijadwalkan menghadapi Borneo FC pada 5 September, Persib Bandung pada 12 September, dan Java United pada 19 September. Rangkaian pertandingan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk melihat apakah Ridho masih berada di level permainan yang sama atau justru mengalami penurunan.

Performa dalam tiga laga itu juga berpotensi memengaruhi penilaian terhadap konsistensi, ketenangan, serta kemampuan Ridho dalam mengawal lini pertahanan. Penampilan apik dapat memperkuat kembali posisinya dalam persaingan menuju skuad Timnas Indonesia.

Penampilan di Piala AFF 2026 Menjadi Sorotan

Salah satu alasan munculnya keraguan terhadap posisi Ridho adalah penampilannya di Piala AFF 2026. Saat bermain sebagai bek tengah kanan dalam skema tiga bek, pemain berusia 24 tahun tersebut dinilai belum mampu menunjukkan performa terbaik.

Permainannya disebut terlihat kurang tenang, ragu-ragu, dan lamban. Penilaian itu berbanding terbalik dengan performa Ridho sebelum Piala AFF 2026. Ketika memperkuat Timnas Indonesia dan Persija, ia tampil cukup stabil hingga dipercaya mengenakan ban kapten.

Perbedaan penampilan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan apakah Ridho telah kehilangan performa terbaiknya. Keraguan itu juga dikaitkan dengan fenomena sejumlah pemain muda Indonesia yang mulai kehilangan konsistensi ketika mendekati usia 25 tahun, seperti yang pernah terjadi pada Hansamu Yama.

Ridho Belum Bisa Dinilai Tidak Layak Membela Timnas

Meski mendapat sorotan, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa Rizky Ridho sudah tidak layak memperkuat Timnas Indonesia. Penurunan performa dalam satu turnamen belum cukup untuk menghapus kontribusi dan penampilan stabil yang sebelumnya ia tunjukkan.

Namun, situasi saat ini dapat menjadi momentum evaluasi bagi Ridho. Persaingan di lini belakang Timnas Indonesia semakin ketat, sementara pelatih memiliki banyak pilihan pemain dengan pengalaman berbeda. Karena itu, Ridho perlu menjawab keraguan melalui penampilan konsisten bersama klub.

Tidak dipanggil ke tim nasional, apabila benar terjadi, juga dapat menjadi bentuk teguran agar seorang pemain tidak terlena dengan kenyamanan. Absennya dari daftar skuad bisa menjadi dorongan untuk memperbaiki permainan, meningkatkan konsentrasi, dan kembali menemukan performa terbaik.

Kesimpulan

Rumor Rizky Ridho tidak masuk skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026 belum dapat dipastikan karena PSSI belum merilis daftar pemain secara resmi. John Herdman dan tim pelatih masih menimbang nama-nama yang akan dipanggil pada September.

Di tengah persaingan dengan Jay Idzes, Justin Hubner, Mees Hilgers, Elkan Baggott, dan Kevin Diks, Ridho memang perlu menunjukkan peningkatan performa. Tiga laga awal Super League 2026/2027 dapat menjadi kesempatan penting untuk membuktikan bahwa ia masih layak bersaing di level Timnas Indonesia.

Dengan demikian, Ridho belum bisa langsung dinilai tidak pantas membela Garuda. Keputusan akhir tetap berada di tangan tim pelatih, sedangkan peluang Ridho akan sangat ditentukan oleh penampilannya dalam pertandingan-pertandingan mendatang.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment