Shayne Pattynama Bertekad Bangkit di Persija Jakarta di Bawah Arahan Shin Tae Yong
Shayne Pattynama bertekad menemukan kembali performa terbaiknya bersama Persija Jakarta. Setelah melewati musim 2025/2026 dengan kesempatan bermain yang terbatas, pemain berposisi bek kiri itu memiliki peluang untuk kembali menjadi pilihan utama di bawah arahan pelatih Shin Tae Yong.
Peluang tersebut terbuka apabila Shayne mampu mendapatkan kepercayaan dari Shin. Selain itu, ia juga perlu menunjukkan peningkatan kondisi fisik dan performa selama menjalani persiapan pramusim bersama Macan Kemayoran.
Menit Bermain Shayne Pattynama Sangat Terbatas
Musim lalu menjadi periode yang tidak mudah bagi Shayne. Dalam setengah musim bersama Persija Jakarta, ia hanya tampil dalam 10 pertandingan. Namun, sebagian besar penampilannya dimulai dari bangku cadangan.
Total waktu bermain Shayne bersama Persija tercatat hanya 183 menit. Catatan tersebut menunjukkan bahwa pemain tersebut belum mendapatkan peran besar dalam skuad Macan Kemayoran pada musim sebelumnya.
Sebelum bergabung dengan Persija, Shayne lebih dahulu membela Buriram United pada awal musim. Bersama klub tersebut, ia tampil dalam sembilan pertandingan di semua ajang dengan total 440 menit bermain.
Kondisi Fisik Menjadi Perhatian
Shayne datang ke Persija dalam kondisi yang belum ideal. Cedera yang dialaminya membuat ia tidak dapat tampil secara maksimal. Situasi tersebut turut memengaruhi kesempatan bermainnya sepanjang musim lalu.
Memasuki awal musim ini, kondisi kebugaran Shayne juga masih belum sepenuhnya optimal. Hal itu terlihat ketika ia memperkuat Timnas Indonesia dalam Piala AFF 2026. Kondisi fisiknya menjadi sorotan dan saat ini sedang diperbaiki melalui program latihan yang lebih intensif.
Persija memiliki kesempatan untuk membantu Shayne mengembalikan kebugarannya. Saat ini, tim sedang menjalani pemusatan latihan di Thailand. Dalam agenda tersebut, Shayne mendapatkan menu latihan ketat yang ditujukan untuk meningkatkan kondisi fisiknya.
Shayne Siap Bekerja Keras Memahami Sistem
Shayne menyadari bahwa persiapan pramusim menjadi momen penting untuk membangun kembali performanya. Ia menyatakan kesiapannya menjalani berbagai sesi latihan dan bekerja keras agar dapat memahami sistem permainan yang diterapkan di Persija.
“Kami harus bekerja keras. Akan ada banyak sesi latihan dan kerja keras. Jadi, saya siap bekerja keras lagi untuk memahami sistem permainan,” ujar Shayne.
Menurut Shayne, metode latihan yang diterapkan Shin Tae Yong tidak menjadi persoalan baginya. Ia mengaku tidak mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan pendekatan sang pelatih.
Fokus Shayne saat ini adalah memahami sistem permainan Persija sekaligus membangun chemistry dengan rekan-rekan barunya. Proses tersebut diharapkan dapat membantunya memperoleh kembali kepercayaan pelatih.
Persaingan di Posisi Bek Kiri
Persiapan pramusim di Thailand juga menjadi periode penting bagi Shayne karena ia harus menghadapi persaingan di posisi bek kiri. Salah satu pemain yang berpotensi menjadi pesaingnya adalah Dony Tri Pamungkas.
Persaingan tersebut membuat Shayne dituntut berada dalam kondisi terbaik. Jika gagal meningkatkan kebugaran dan menunjukkan performa yang meyakinkan, peluangnya untuk mendapatkan tempat utama di Persija akan semakin sulit.
Situasi itu juga dapat berdampak pada peluang Shayne memperkuat Timnas Indonesia. Apabila tidak mampu menampilkan performa terbaik, ia berpotensi tidak dipanggil untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.
Kesimpulan
Shayne Pattynama memiliki kesempatan untuk bangkit bersama Persija Jakarta setelah musim sebelumnya lebih banyak menghabiskan waktu sebagai pemain cadangan. Kepercayaan dari Shin Tae Yong, peningkatan kondisi fisik, serta kemampuannya memahami sistem permainan menjadi faktor penting dalam upaya tersebut.
Pemusatan latihan di Thailand menjadi langkah awal bagi Shayne untuk memperbaiki kebugaran dan membangun hubungan permainan dengan rekan-rekannya. Dengan kerja keras dan performa yang konsisten, ia berpeluang kembali menjadi pilihan utama di posisi bek kiri Persija sekaligus menjaga peluangnya untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment