BYD Raih Lebih dari 4.000 SPK di GIIAS 2026, BYD M6 DM Jadi Model Terlaris
Ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi momentum positif bagi BYD Motor Indonesia. Pabrikan otomotif asal China tersebut mencatat perolehan lebih dari 4.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama pameran berlangsung. Dari sejumlah model yang ditawarkan, BYD M6 DM menjadi salah satu penyumbang terbesar terhadap capaian tersebut.
BYD menyebut lebih dari 850 keluarga memilih BYD M6 DM selama penyelenggaraan GIIAS 2026. Angka itu berkontribusi lebih dari 20 persen terhadap keseluruhan SPK BYD yang terkumpul sepanjang pameran. Tingginya minat tersebut menunjukkan bahwa kendaraan dengan teknologi DM mulai mendapat perhatian sebagai pilihan mobilitas keluarga di Indonesia.
BYD M6 DM Dominasi Perolehan SPK
President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan BYD M6 DM telah mendapatkan sambutan positif sejak pertama kali diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia. Respons tersebut, menurutnya, terus berlanjut hingga ajang GIIAS 2026.
“Kami merasa senang melihat bagaimana BYD M6 DM sejak pertama kali diperkenalkan telah mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Indonesia. Penerimaan tersebut terus berlanjut hingga GIIAS 2026, di mana tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa teknologi DM menjadi pilihan yang relevan bagi keluarga di Tanah Air,” ujar Eagle Zhao dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (20/8).
Teknologi DM menjadi salah satu daya tarik utama BYD M6 DM dalam pameran tersebut. Minat masyarakat terhadap model ini juga terlihat dari aktivitas uji kendaraan yang tersedia di area stan BYD.
Lebih dari 105 Ribu Pengunjung Datangi Stan BYD
Selama GIIAS 2026 berlangsung, area stan BYD dikunjungi lebih dari 105 ribu orang. Dari jumlah tersebut, lebih dari 700 pengunjung memanfaatkan fasilitas test drive untuk merasakan langsung performa kendaraan yang ditampilkan.
Lebih dari 60 persen peserta test drive memilih BYD M6, baik dalam varian DM maupun EV. Data ini memperlihatkan bahwa BYD M6 menjadi salah satu model yang paling menarik perhatian pengunjung, tidak hanya dari sisi pemesanan, tetapi juga dari sisi pengalaman berkendara secara langsung.
Selain BYD M6, BYD Atto 1 turut menjadi model yang banyak diperhatikan publik. Kendaraan tersebut diposisikan sebagai alternatif mobil listrik dengan ukuran yang lebih ringkas. Sementara itu, sekitar 20 persen dari total pemesanan lainnya terbagi ke sejumlah model BYD dan Denza.
Model Lain yang Turut Berkontribusi
Model-model yang menerima pemesanan dari pengunjung GIIAS 2026 meliputi BYD Seal, BYD Atto 3, BYD Sealion 7, BYD Dolphin, serta kendaraan premium Denza D9. Meski pemesanan tersebar di berbagai model, BYD M6 tetap menjadi salah satu kontributor paling dominan dalam capaian BYD selama pameran.
Kehadiran BYD M6 DM juga menarik perhatian sejumlah pejabat negara. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyempatkan diri meninjau langsung unit tersebut. Selain itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang turut memasuki kabin BYD M6 DM untuk merasakan kenyamanan yang ditawarkan kendaraan tersebut.
BYD M6 DM Diproyeksikan Diproduksi di Indonesia
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, menilai pengalaman langsung para pengunjung dan pejabat negara terhadap BYD M6 DM memperlihatkan potensi teknologi DM sebagai solusi mobilitas keluarga di Indonesia.
“Pengalaman langsung tersebut memperlihatkan bagaimana teknologi DM dapat menghadirkan solusi baru untuk kebutuhan mobilitas yang nyaman dan efisien bagi keluarga Indonesia,” kata Luther Panjaitan.
BYD M6 DM juga diproyeksikan untuk diproduksi sepenuhnya di Indonesia. Rencana tersebut diharapkan tidak hanya memperluas pilihan kendaraan bagi masyarakat, tetapi juga mendukung penguatan industri otomotif nasional serta ekosistem kendaraan energi baru di Tanah Air.
Menurut Luther, produksi lokal BYD M6 DM diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan industri otomotif dan kendaraan energi baru Indonesia. Kehadiran model tersebut pun menjadi bagian dari langkah BYD dalam memperkuat portofolio kendaraan berteknologi elektrifikasi di pasar domestik.
Kinerja BYD dan Denza di Pasar Kendaraan Energi Baru
Catatan positif BYD di GIIAS 2026 melengkapi kinerja gabungan merek BYD dan Denza sepanjang Juli 2026. Pada periode tersebut, kedua merek mencatat penjualan ritel lebih dari 32 ribu unit.
Gabungan BYD dan Denza juga menguasai 36 persen pangsa pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) serta kendaraan berteknologi DM. Capaian ini menunjukkan kuatnya posisi kedua merek dalam persaingan sektor kendaraan energi baru.
Kesimpulan
Perolehan lebih dari 4.000 SPK di GIIAS 2026 menjadi bukti tingginya perhatian masyarakat terhadap lini kendaraan BYD. BYD M6 DM tampil sebagai salah satu model utama dengan lebih dari 850 keluarga memilih kendaraan tersebut. Tingginya angka test drive dan kunjungan ke stan BYD juga memperlihatkan besarnya ketertarikan publik terhadap kendaraan listrik dan teknologi DM.
Dengan rencana produksi BYD M6 DM di Indonesia, model ini berpeluang semakin memperkuat posisi BYD di pasar domestik. Ke depan, kehadiran kendaraan tersebut diharapkan dapat menghadirkan pilihan mobilitas yang sesuai bagi keluarga sekaligus mendukung pertumbuhan industri otomotif dan ekosistem kendaraan energi baru di Indonesia.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment