Harga Jaecoo J5 EV di Malaysia Tembus Rp522 Juta, Jauh di Atas Versi Indonesia

Jaecoo J5 EV resmi meluncur di Malaysia pada Rabu (2/9). SUV listrik pertama Jaecoo tersebut ditawarkan dengan harga yang jauh lebih tinggi dibandingkan versi yang telah dijual di Indonesia. Perbedaan harga ini menarik perhatian karena kedua negara sama-sama memasarkan J5 EV dengan penggerak listrik.

Di Malaysia, Jaecoo J5 EV hanya tersedia dalam satu varian dengan banderol RM118.800 on the road tanpa asuransi. Jika dikonversikan menggunakan kurs Rp4.395,3 per ringgit, harga tersebut setara dengan sekitar Rp522,2 juta. Sementara itu, pasar Indonesia menawarkan dua pilihan varian dengan harga yang lebih terjangkau.

Harga Jaecoo J5 EV Malaysia dan Indonesia

Jaecoo J5 EV di Indonesia dipasarkan dalam varian Standard dan Premium. Varian Standard dibanderol Rp279,9 juta, sedangkan varian Premium memiliki harga Rp324,9 juta.

Dengan demikian, harga J5 EV di Malaysia lebih mahal sekitar Rp197,3 juta dibandingkan varian Premium di Indonesia. Jika dibandingkan dengan varian Standard, selisih harganya mencapai sekitar Rp242,3 juta.

Meski perbedaan tersebut terlihat signifikan, perbandingan langsung antara harga J5 EV di Malaysia dan Indonesia tidak sepenuhnya setara. Masing-masing negara memiliki struktur pajak, basis harga, jumlah varian, serta spesifikasi kendaraan yang berbeda. Karena itu, hasil konversi mata uang hanya dapat digunakan sebagai gambaran umum.

Perbedaan Spesifikasi J5 EV di Dua Negara

Motor listrik dan performa

Dari sisi penggerak, Jaecoo J5 EV versi Malaysia dan Indonesia menggunakan motor listrik yang sama. Motor tersebut memiliki tenaga 155 kW atau setara dengan 211 PS, serta torsi maksimum 288 Nm.

Untuk versi Malaysia, Jaecoo mengklaim J5 EV mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam waktu 7,7 detik. Kecepatan tertingginya mencapai 175 kilometer per jam.

Kapasitas baterai dan jarak tempuh

Perbedaan terlihat pada kapasitas baterai dan metode pengukuran jarak tempuh. J5 EV di Malaysia menggunakan baterai berjenis LFP produksi CATL dengan kapasitas 58,9 kWh. Berdasarkan pengujian WLTP, mobil tersebut memiliki jarak tempuh hingga 402 kilometer.

Sementara itu, J5 EV yang dijual di Indonesia dibekali baterai berkapasitas 60,9 kWh. Jarak tempuhnya tercatat mencapai 461 kilometer berdasarkan standar pengujian NEDC. Perbedaan standar pengujian tersebut perlu diperhatikan ketika membandingkan angka jarak tempuh dari kedua pasar.

Ground clearance dan kapasitas bagasi

J5 EV versi Malaysia memiliki ground clearance 174 milimeter. Angka ini berbeda dari versi Indonesia yang mempunyai ground clearance 200 milimeter.

Kapasitas bagasi dalam kondisi normal pada kedua versi sama-sama mencapai 480 liter. Namun, kapasitasnya berbeda ketika kursi belakang dilipat. Versi Malaysia mampu menyediakan ruang hingga 1.284 liter, sedangkan versi Indonesia memiliki kapasitas 1.180 liter. Keduanya juga dilengkapi bagasi depan atau frunk dengan kapasitas 35 liter.

Dirakit Lokal di Malaysia dan Indonesia

Jaecoo J5 EV versi Malaysia dirakit secara lokal dengan metode completely knocked down atau CKD di pabrik Chery yang berlokasi di Shah Alam. Mobil ini mendukung pengisian daya cepat arus searah atau DC hingga 130 kW. Pengisian baterai dari 30 persen hingga 80 persen diklaim membutuhkan waktu 28 menit.

Selain pengisian DC, J5 EV Malaysia juga mendukung pengisian arus bolak-balik atau AC dengan daya 11 kW.

Di Indonesia, perakitan J5 EV dilakukan di fasilitas Handal Indonesia Motor yang berada di Bekasi, Jawa Barat. Untuk menambah kapasitas produksi, mobil listrik tersebut juga dirakit di fasilitas Inchcape Indomobil Manufacturing Indonesia di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat.

Paket Peluncuran dan Garansi

Untuk 1.000 unit pertama, Jaecoo Malaysia menyiapkan paket peluncuran senilai RM10.000 yang berlaku hingga 31 Oktober 2026. Paket tersebut mencakup asuransi selama satu tahun, home charger, serta kabel Vehicle-to-Load atau V2L.

Garansi kendaraan Jaecoo J5 EV di Malaysia berlaku selama tujuh tahun atau 150.000 kilometer. Sementara itu, garansi baterainya diberikan selama 10 tahun atau 200.000 kilometer.

Kesimpulan

Jaecoo J5 EV di Malaysia memiliki harga sekitar Rp522,2 juta, jauh di atas harga versi Indonesia yang berada di rentang Rp279,9 juta hingga Rp324,9 juta. Namun, perbedaan tersebut tidak dapat dinilai hanya dari konversi mata uang karena terdapat perbedaan spesifikasi, varian, standar pengujian, serta struktur pajak di masing-masing negara.

Di luar perbedaan harga, kedua versi memiliki motor listrik dengan tenaga dan torsi yang sama. Perbedaan utama terdapat pada baterai, jarak tempuh, ground clearance, serta kapasitas bagasi saat kursi dilipat. Dengan perakitan lokal di kedua negara, posisi Jaecoo J5 EV di pasar kendaraan listrik Malaysia dan Indonesia ke depan akan dipengaruhi oleh kelengkapan fitur, paket penjualan, serta daya tarik harga yang ditawarkan kepada konsumen.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment