Xpeng Indonesia Minta Pemilik X9 Waspadai Suspensi Udara, Recall Global Masih Dikaji

PT Era Inovasi Otomotif, distributor Xpeng di Indonesia, meminta para pemilik Xpeng X9 yang mendapati masalah pada kendaraannya, terutama komponen suspensi udara bagian depan atau front air spring, segera menghubungi dealer terdekat. Imbauan ini disampaikan setelah Xpeng menjalankan kampanye penarikan kembali atau recall terhadap X9 di sejumlah negara, termasuk China dan Malaysia.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan konsumen memperoleh penanganan yang tepat sekaligus memberikan kepastian di tengah proses pemeriksaan yang masih berlangsung. Xpeng Indonesia saat ini masih berkoordinasi dengan Xpeng Global guna memastikan apakah potensi masalah suspensi udara tersebut turut berdampak terhadap unit X9 yang dipasarkan di Indonesia.

Belum Ada Laporan Masalah Suspensi di Indonesia

Hingga kini, Era Inovasi Otomotif memastikan belum menerima laporan dari konsumen X9 di Indonesia terkait gangguan pada suspensi udara. Meski demikian, perusahaan tetap meminta konsumen untuk tidak mengabaikan kondisi kendaraan dan segera mendatangi dealer apabila merasa terdapat masalah.

Vice President Marketing Era Inovasi Otomotif, Hari Arifianto, mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran bersama Xpeng Global untuk mengetahui kemungkinan dampak masalah tersebut terhadap kendaraan yang beredar di Indonesia.

“Ini kami masih lihat apakah ada impact-nya atau tidak. Kami masih kolaborasi sama teman-teman di Xpeng Global,” kata Hari di Tangerang, Senin (31/8).

Menurut perusahaan, jumlah Xpeng X9 yang telah beredar di Indonesia saat ini belum terlalu banyak. Kondisi tersebut dinilai dapat membantu distributor bergerak lebih cepat apabila terdapat konsumen yang membutuhkan pemeriksaan atau penggantian komponen.

Xpeng Indonesia Siapkan Penggantian Komponen

Apabila nantinya ditemukan kendaraan konsumen yang mengalami masalah pada komponen suspensi udara, Xpeng Indonesia menyatakan siap melakukan penggantian. Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk menjaga ketersediaan suku cadang agar proses perbaikan dapat dilakukan tanpa menunggu terlalu lama.

“Tapi kalau pun ada ya, kita langsung ganti kok. Cukup cepat ya. Karena kita sudah komitmen ketersediaan part-nya,” ujar Hari.

Konsumen X9 yang merasa kendaraannya mengalami gangguan dapat menghubungi dealer Xpeng terdekat untuk mendapatkan penanganan. Imbauan tersebut menjadi langkah antisipasi, mengingat Xpeng Global telah menjalankan kampanye recall akibat potensi kendala pada pegas udara bagian depan.

Produksi Xpeng di Indonesia Menggunakan Skema CKD

Indonesia diketahui menjadi salah satu negara pertama di luar China yang memproduksi kendaraan Xpeng secara lokal. Perakitan Xpeng di dalam negeri dilakukan melalui skema completely knocked down atau CKD.

Dalam proses tersebut, Era Inovasi Otomotif bekerja sama dengan PT Handal Indonesia Motor. Namun, terkait kemungkinan unit produksi Indonesia terdampak kampanye recall, distributor masih menunggu hasil koordinasi dan pemeriksaan bersama Xpeng Global.

Recall X9 di China Mencakup 33.473 Unit

Kampanye recall Xpeng X9 pertama kali diterapkan di China. Berdasarkan dokumen resmi bernomor S2026M0082V yang diajukan kepada Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China atau SAMR, penarikan tersebut mencakup 33.473 unit X9.

Unit yang masuk dalam program tersebut merupakan kendaraan yang diproduksi pada periode 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025. Potensi masalah berkaitan dengan berkurangnya tingkat kekedapan udara pada pegas suspensi bagian depan.

Penurunan kekedapan itu dapat memicu kebocoran udara secara bertahap. Risiko tersebut terutama dikaitkan dengan penggunaan kendaraan dalam kondisi cuaca panas dan lembap. Apabila terjadi, masalah pada suspensi berpotensi memengaruhi kenyamanan serta keselamatan berkendara.

Malaysia Ikuti Kampanye Recall

Setelah China, Bermaz Xpeng di Malaysia juga mengumumkan kampanye recall serupa. Kendaraan yang telah dipastikan terdampak akan memperoleh penggantian total pada komponen perakitan suspensi udara bagian depan secara gratis.

Hari menyebut kondisi cuaca, khususnya suhu panas ekstrem, menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan potensi kendala tersebut. Karena itu, pemantauan terhadap kendaraan dan koordinasi dengan jaringan dealer menjadi bagian penting dalam memastikan konsumen mendapatkan layanan yang diperlukan.

Kesimpulan

Xpeng Indonesia belum menemukan laporan gangguan suspensi udara pada X9 yang beredar di Tanah Air. Namun, distributor tetap meminta konsumen segera menghubungi dealer apabila merasa kendaraannya bermasalah. Sambil menunggu kepastian dari Xpeng Global mengenai dampak recall terhadap unit di Indonesia, perusahaan menyatakan siap mengganti komponen yang ditemukan bermasalah dan menjamin ketersediaan suku cadang. Ke depan, hasil koordinasi tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah penanganan bagi konsumen X9 di Indonesia.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment