Ellie Goulding Gugat Mantan Manajer atas Dugaan Konflik Kepentingan dengan Live Nation
Ellie Goulding menggugat mantan manajernya, Ben Mawson dan Ed Millet dari TaP Management, atas dugaan konflik kepentingan yang dinilai berpotensi merugikan karier serta kepentingan komersialnya. Gugatan tersebut berkaitan dengan hubungan kepemilikan antara perusahaan induk TaP Management, HNOE, dan raksasa hiburan Live Nation.
Dalam dokumen gugatan, Goulding menyatakan tidak mengetahui bahwa Live Nation memiliki TaP Management. Kondisi tersebut dipersoalkan karena selama bekerja sama dengan Mawson dan Millet, penyanyi asal Inggris itu menandatangani sejumlah kesepakatan dengan perusahaan-perusahaan yang berada dalam grup Live Nation.
Gugatan Berkaitan dengan Hubungan TaP Management dan Live Nation
Ben Mawson dan Ed Millet disebut menjadi manajer Ellie Goulding sejak 2018 hingga 2025. Berdasarkan gugatan, keduanya menerima komisi sebesar 20 persen dari pendapatan Goulding selama masa kerja sama tersebut.
Pada periode itu, Goulding tercatat menandatangani perjanjian dengan perusahaan-perusahaan Live Nation. Kesepakatan tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari penyelenggaraan tur, penjualan merchandise, hingga pembuatan film dokumenter.
Namun, Goulding mengaku tidak mengetahui bahwa perusahaan manajemen yang menaungi dirinya memiliki hubungan kepemilikan dengan Live Nation. Menurut isi gugatan, informasi mengenai struktur kepemilikan tersebut tidak disampaikan kepadanya oleh Mawson maupun Millet.
Dugaan Konflik Kepentingan dalam Hubungan Bisnis
Gugatan itu menyebut Mawson dan Millet secara kontraktual dibatasi dalam melakukan tindakan yang dapat mengakhiri, mengurangi, atau memperkecil hubungan bisnis klien mereka dengan Live Nation maupun perusahaan afiliasinya.
Dalam dokumen tersebut, Mawson dan Millet juga disebut sebagai karyawan Live Nation. Status itu dinilai membuat keduanya memiliki kepentingan atau kewajiban pribadi dalam transaksi antara Ellie Goulding dan perusahaan-perusahaan yang berada dalam grup Live Nation.
Kepentingan Goulding Disebut Berpotensi Terdampak
Gugatan tersebut menyatakan situasi itu menimbulkan konflik kepentingan, baik secara nyata maupun potensial. Konflik tersebut berkaitan dengan kepentingan Goulding untuk memperoleh ketentuan komersial terbaik dari promotor, penyedia merchandise, maupun mitra bisnis lainnya.
Menurut gugatan, Mawson dan Millet memiliki kewajiban kontraktual untuk tidak mendorong artis yang berada di bawah manajemen mereka agar menghentikan kerja sama atau mengurangi cakupan bisnis dengan perusahaan mana pun dalam grup Live Nation.
Ketentuan tersebut dinilai dapat membatasi kemampuan manajer untuk memberikan nasihat yang sepenuhnya berorientasi pada kepentingan artis. Dalam perkara ini, Goulding menilai hubungan tersebut berpotensi memengaruhi proses pengambilan keputusan terkait kesepakatan bisnisnya.
Rincian Akuisisi HNOE oleh Live Nation
Variety melaporkan bahwa Live Nation mengakuisisi 50,1 persen saham HNOE pada 2015. Empat tahun kemudian, perusahaan hiburan tersebut mengambil alih HNOE secara penuh.
Gugatan Goulding juga menyatakan bahwa sejak 2015, Live Nation telah menjalankan kendali langsung atau tidak langsung atas HNOE. Melalui anak-anak perusahaannya, Live Nation disebut menerima dividen sebagai pemegang saham pengendali utama HNOE.
Setelah akuisisi penuh, Mawson ditunjuk sebagai CEO HNOE. Meski demikian, ia dan Millet disebut melapor secara langsung kepada individu yang ditunjuk oleh CEO Live Nation. Rincian tersebut menjadi bagian penting dalam gugatan karena menunjukkan adanya hubungan struktural antara manajemen Goulding dan Live Nation.
Tuntutan Kompensasi dan Respons Para Pihak
Melalui gugatan tersebut, Ellie Goulding menuntut kompensasi yang adil dan/atau ganti rugi atas dugaan pelanggaran kewajiban fidusia. Namun, jumlah kompensasi yang diminta tidak disebutkan secara spesifik. Goulding juga menuntut hak-hak lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Variety menyebut perwakilan Ben Mawson dan Ed Millet belum memberikan tanggapan atas gugatan itu. Perwakilan Live Nation, yang tidak disebut sebagai tergugat dalam perkara tersebut, juga tidak memberikan tanggapan.
Kesimpulan
Gugatan Ellie Goulding berpusat pada dugaan bahwa hubungan kepemilikan antara HNOE, TaP Management, dan Live Nation tidak disampaikan kepadanya, meskipun ia menjalani sejumlah transaksi bisnis dengan perusahaan-perusahaan Live Nation. Goulding menilai posisi Mawson dan Millet dapat menimbulkan konflik antara kewajiban mereka kepada dirinya dan kepentingan perusahaan yang memiliki hubungan dengan manajemen tersebut.
Perkara ini selanjutnya akan bergantung pada proses hukum serta tanggapan resmi dari pihak-pihak yang terkait. Hingga ada keputusan atau keterangan lebih lanjut, seluruh tudingan dalam gugatan tersebut masih merupakan klaim dari pihak Ellie Goulding.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment