Alasan Suahasil Nazara Dipilih Jadi Menteri Keuangan Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
Jakarta – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah M Qodari mengungkap alasan penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Menurut Qodari, pengalaman panjang Suahasil di lingkungan Kementerian Keuangan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam keputusan tersebut.
Qodari menilai Suahasil bukan sosok yang asing dengan tugas dan tanggung jawab di Kementerian Keuangan. Sebelum ditunjuk sebagai menteri, Suahasil diketahui pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan selama sekitar enam hingga tujuh tahun. Ia juga pernah memimpin Badan Kebijakan Fiskal.
Dengan pengalaman tersebut, Qodari optimistis Suahasil mampu menjalankan tugas barunya serta menjaga perekonomian Indonesia agar tetap tumbuh. Ia juga meyakini Suahasil memiliki kemampuan untuk menjaga kesehatan fiskal di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Pengalaman Panjang di Kementerian Keuangan
Qodari mengatakan pemahaman Suahasil terhadap mekanisme kerja Kementerian Keuangan menjadi salah satu keunggulan penting. Masa kerja sebagai wakil menteri membuat Suahasil telah mengenal berbagai persoalan serta kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan negara.
“Beliau sudah sangat mengenal seluk-beluk di Kementerian Keuangan karena sekitar 6-7 tahun jadi Wamenkeu dan sebelumnya beliau pernah jadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal di sini,” ujar Qodari dalam keterangannya, Selasa (15/9).
Menurut Qodari, pengalaman tersebut menjadi bekal yang mumpuni bagi Suahasil untuk menjalankan mandat sebagai Menteri Keuangan. Pengetahuan tentang kebijakan fiskal dan pengalaman dalam birokrasi keuangan negara dinilai dapat membantu Suahasil menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Dua Keunggulan Suahasil dalam Menjaga Fiskal
Qodari menyebut terdapat dua kelebihan Suahasil yang membuatnya yakin bahwa pengelolaan fiskal dapat tetap sehat. Salah satu kelebihan itu adalah latar belakang akademik Suahasil yang kuat.
Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia
Suahasil merupakan Guru Besar bidang Ilmu Ekonomi di Universitas Indonesia. Latar belakang akademik tersebut, kata Qodari, memperkuat kompetensi Suahasil dalam memahami serta mengelola kebijakan fiskal.
Qodari meyakini kemampuan akademik dan pengalaman praktis yang dimiliki Suahasil dapat menjadi kombinasi penting dalam menghadapi dinamika perekonomian saat ini. Ia menilai Suahasil memiliki kapasitas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi tanpa mengabaikan stabilitas.
Dalam pandangan Qodari, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN memiliki peran strategis dalam kondisi ekonomi seperti sekarang. APBN tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengelolaan keuangan negara, tetapi juga dapat digunakan untuk menggerakkan perekonomian sekaligus menjaga stabilitas.
“Itu adalah salah satu kelebihan Pak Suahasil, terutama dalam situasi seperti sekarang ini, tentunya APBN merupakan salah satu instrumen penting untuk menggerakkan ekonomi sekaligus jaga stabilitas ekonomi Indonesia,” kata Qodari.
Potensi Ekonomi Indonesia dan Arah Kebijakan Pemerintah
Selain menyoroti pengalaman dan latar belakang akademik Suahasil, Qodari juga melihat Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar untuk terus dikembangkan. Potensi tersebut dinilai sejalan dengan arah Presiden Prabowo Subianto yang mengedepankan amanat Pasal 33 UUD 1945.
Pasal tersebut berkaitan dengan pengelolaan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Qodari menyampaikan bahwa arah kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.
Ia juga menilai pengembangan potensi ekonomi nasional harus diarahkan untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi tidak hanya dilihat dari peningkatan aktivitas ekonomi, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
Kesimpulan
Penunjukan Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pengganti Purbaya Yudhi Sadewa didasarkan pada pengalaman panjangnya di Kementerian Keuangan serta latar belakang akademik yang kuat. Pernah menjabat sebagai wakil menteri keuangan selama sekitar enam hingga tujuh tahun dan menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal membuat Suahasil dinilai memahami seluk-beluk pengelolaan keuangan negara.
Qodari berharap Suahasil mampu menjaga kesehatan fiskal, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mempertahankan stabilitas nasional. Ke depan, tantangan utama yang diharapkan dapat dihadapi adalah bagaimana memanfaatkan APBN dan potensi ekonomi Indonesia untuk menciptakan manfaat yang lebih besar, mengurangi kesenjangan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: Cnnindonesia



Post Comment