Macklemore Dikeluarkan dari Loop Tour Ed Sheeran, Dukungan Musisi dan Figur Publik Mengalir

Rapper Macklemore mendapat dukungan dari sejumlah musisi dan figur publik setelah dikeluarkan dari rangkaian tur Loop Tour Ed Sheeran. Keputusan tersebut diambil setelah Macklemore menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan menyerukan penghentian konflik di Gaza dalam penampilannya di atas panggung.

Pencoretan Macklemore memicu kritik dari berbagai pihak. Sejumlah musisi menilai keputusan tersebut tidak adil dan berpotensi membungkam kebebasan berpendapat mengenai isu kemanusiaan. Mereka juga menegaskan bahwa pembelaan terhadap hak-hak warga Palestina tidak dapat disamakan dengan antisemitisme.

Garbage Sebut Pencoretan Macklemore sebagai Kegilaan

Grup musik rock Garbage menjadi salah satu pihak yang secara terbuka mengecam keputusan tersebut. Melalui unggahan di media sosial, Garbage menyebut pencoretan Macklemore sebagai tindakan yang sangat tidak adil.

“Ini kegilaan. Benar-benar kegilaan,” tulis Garbage seperti diberitakan Billboard. Grup tersebut juga menyoroti pentingnya membedakan antara dukungan terhadap hak kemanusiaan warga Palestina dan tuduhan antisemitisme.

Dukungan serupa disampaikan grup musik MUNA. Mereka menilai upaya membungkam kebebasan berbicara mengenai dugaan kejahatan kemanusiaan merupakan hal yang memprihatinkan.

“Siapa pun yang terlibat dalam upaya membungkam kebebasan berpendapat mengenai genosida sungguh sangat menyedihkan,” tulis MUNA. Mereka kemudian menyampaikan solidaritas kepada Macklemore.

Kehlani dan Greta Thunberg Nyatakan Solidaritas

Penyanyi R&B Kehlani juga menyampaikan dukungannya kepada Macklemore. Ia mengaku bangga terhadap keberanian Macklemore dalam menyuarakan isu Palestina dan menyatakan akan tetap berada di belakang rapper tersebut.

“Banyak tempat atau pemilik usaha yang bersatu dengan cara seperti ini,” tulis Kehlani. Ia juga menyampaikan rasa hormat dan kekagumannya kepada Macklemore serta menegaskan dukungan penuh terhadapnya.

Aktivis lingkungan Greta Thunberg turut menyuarakan solidaritas. Ia menyerukan Palestina merdeka dan mengingatkan bahwa sikap diam para seniman dalam menghadapi ketidakadilan serta genosida tidak akan dilupakan.

“Solidaritas penuh dan Palestina merdeka. Sikap diam yang nyata dari para seniman dalam menghadapi ketidakadilan dan genosida tidak akan dilupakan,” tulis Greta.

Ms. Rachel Kritik Sikap Industri Hiburan

Kreator konten edukasi anak, Ms. Rachel, juga memberikan kritik terbuka. Ia menyayangkan sikap bungkam industri hiburan terhadap tewasnya puluhan ribu anak-anak di Gaza.

Menurut Ms. Rachel, Ed Sheeran memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa tekanan tidak seharusnya digunakan untuk menghukum orang-orang yang mendukung Palestina. Ia menilai keputusan yang diambil justru menunjukkan sikap mengalah kepada pihak-pihak yang menolak mengakui kenyataan mengenai situasi di Gaza.

“Genosida sedang terjadi di Gaza. Kita semua harus angkat bicara mengenai hal ini,” tulis Ms. Rachel.

Tur Ed Sheeran Tetap Berlanjut Tanpa Macklemore

Rangkaian Loop Tour Ed Sheeran dijadwalkan tetap berlanjut di Philadelphia tanpa kehadiran Macklemore. Hingga kini, pihak Ed Sheeran belum memberikan pernyataan resmi mengenai situasi tersebut.

Keputusan untuk mengeluarkan Macklemore diambil promotor Messina Touring Group setelah mendapat tekanan dan ancaman pembatalan dari sejumlah pemilik venue serta stadion di Amerika Serikat. Salah satu pihak yang disebut terlibat dalam tekanan tersebut adalah pengusaha Robert Kraft.

Desakan terhadap promotor menguat setelah Macklemore menggunakan penampilannya di Stadion MetLife, New Jersey, untuk menyuarakan kemerdekaan Palestina dan menyerukan penghentian konflik di Gaza.

Macklemore Minta Publik Tetap Fokus pada Palestina

Meski kehilangan kesempatan tampil dalam rangkaian tur tersebut, Macklemore meminta publik tidak menjadikan dirinya atau Ed Sheeran sebagai fokus utama. Melalui pernyataan di Instagram, ia mengarahkan perhatian penggemar dan penonton kembali kepada krisis kemanusiaan yang dialami warga Palestina.

Macklemore juga menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak merusak hubungan persahabatannya dengan Ed Sheeran. Ia menyatakan dirinya bukan korban dalam situasi ini, begitu pula dengan Sheeran, karena korban sesungguhnya adalah warga Palestina.

Ia menambahkan bahwa dirinya tidak membutuhkan banyak kesempatan tampil bersama Ed Sheeran. Menurut Macklemore, dua kesempatan untuk berdiri di hadapan sekitar 90 ribu penonton sudah cukup untuk menyampaikan pesan “Palestina merdeka”.

Macklemore bahkan menilai kehilangan panggung dapat menjadi hal yang berarti apabila keputusan tersebut membuat perhatian publik kembali tertuju pada isu Palestina. Ia menyebut situasi itu sebagai tur paling sukses yang pernah dijalaninya karena pesan mengenai Palestina kembali menjadi pembicaraan.

Kesimpulan

Pencoretan Macklemore dari Loop Tour Ed Sheeran memunculkan gelombang dukungan dari musisi dan figur publik. Garbage, MUNA, Kehlani, Greta Thunberg, hingga Ms. Rachel menilai pembelaan terhadap Palestina tidak seharusnya dibungkam.

Sementara tur Ed Sheeran tetap berjalan tanpa Macklemore, perdebatan mengenai kebebasan berekspresi, tekanan terhadap industri hiburan, dan sikap para seniman terhadap krisis Gaza diperkirakan masih akan berlanjut. Macklemore sendiri memilih mengarahkan perhatian publik kepada kondisi warga Palestina, bukan kepada kontroversi yang menimpanya.

Sumber: Cnnindonesia

Post Comment